Islam yang murni saya maksud adalah pemahaman islam bersumber dari
wahyu2 ALLAH, tampa terkontaminasi dari hadits2 budaya Arab. Inilah makna taqwa
dari Islam progressive yang berwawasan ilmu dan maju.
Kalau anda mengikuti shalat tarawih dimana saja pasti ada ajakan dari kotip2
"Mari kita tingkatkan taqwa kita kepada ALLAH swt",
tapi pada umumnya jemaah tidak mengerti apa sesungguhnya makna taqwa itu? Kalau
salah menjelaskan arti taqwa kepada umat Islam maka akibatnya fatal dan buruk
sekali kepada umat .
Begitu bukan?
Bismilahirrahmanirrahiim.
1. Siapa2 yang benar2 melaksanakan latihan puasa dgn baik ALLAH akan
berikan seorang tingkat muslim Taqwa.(QS 2: 183).
Apa makna taqwa? Tahukah anda arti taqwa itu?
Dalam Al quran ada 251 kali kata kata takwa di tulis, namun tidak ada satu pun
tertulis "Definisi " taqwa itu sendiri. Definis taqwa itu sudah tertulis di
kitab Taurat
Contoh lainnya adalah definisi Riba dan perintah bersunat,kedua duanya tidak
ada dalam Al Quran, tapi sudah di jelaskan oleh ALLAH di Taurat.
Oleh karena itu ALLAH memerintahakan kepada Nabi Muhammad untuk beriman atau
mempelajari kitab2 sebelumnya. Perintah untuk mempelajari kitab2 sebelumnya itu
ada 7 kali.Begitu pentingnya mempalajari kitab2 ALLAH sebelumnya,agar mendapat
cahaya ilahi.
Sering kita mendengar disetiap khotbah Jummat, dan apa lagi dalam bulan puasa
ini selama 30 hari, kalau anda mengikuti shalat tarawih pasti anda mendengar
khotip atau penceramah mengatakan; Mari kita tingkatkan taqwa kita kepada ALLAH"
Begitu bukan? Apakah anda mengerti itu, bagaimana pengaplikasian taqwa itu
dalam kehidupan sehari hari?
Setiap penceramah atau kothip akan berbeda beda menjelasakannya sesuai dengan
ilmu dan kemampuan mereka mengartikan makna taqwa itu.
Tentu anda bertanya,kenapa setiap kothip memberikan makna yang berbeda beda?
Apakah tidak ada "Definisi" makna taqwa itu dalam Al Quran?
Tidak ada, oleh karena itu setiap kothip dan penceramah , atau ulama2 berbeda
beda memahaminya, mereka merdeka berijmak menurut keyakinan masing2.
Oleh karena tidak ada definisi atau arti sesunggunya dari kata taqwa itu, maka
tidaklah salah kalau kothip2 atau ulama2 salah atau tidak tepat memberikan
keterangan kepada
masarakat Islam.
Akibatnya umat islam bukan menjadi umat yang maju, kuat ekonomi
dan baik akhlaqnya, tapi sebaliknya, yaitu umat islam kita yg terebelakang
terutama lemah ekonomi.Kita harus berani mengatakan itu agar kita dapat
memperbaikinya. Begitu bukan?
Definisi makna taqwa itu sudah dijelaskan oleh ALLAH di kitab Taurat, tapi
ulama2 dan kothip2 tidak mau merujuk dan mempelajari kitab2 sebelumnya
itu.Ulama2 dan kotip2 berpedapat bahwa al quran itu sudah sempurna.Selain dari
itu ulama dan kotip2 berpendapat haram merujuk kepada kitab2 sebelumnya.Begitu
bukan yang kita dengar selama ini. Apakah saya salah?
Sesungguhnya ALLAH memerintahkan kepada Nabi beberapa kali di Al quran
untuk 'Beriman' atau belajar kepada kitan2 sebelumnya agar kamu mendapat cahaya
ilahi ,atau dengan kata lain agar kamu mendapat petunjuk2 dari wahyu2 ALLAH.
Katakanlah orang2 mukmin;"Aku beriman kepada semua Kitab yang diturunkan Allah(
Taurat,Zabur,Injil. ) dan aku diperintahkan supaya berlaku adil di antara
kamu(yahudi,nasrani dan mukmin). Allah-lah Tuhan kami dan Tuhan kamu.QS 42:15,
QS.5:8
Inilah wahyu ALLAH yang menjelaskan makna Taqwa di Taurat;
Joshuo; 1:8-9
"Be sure that the book of law is always read in your worship.Study it day and
night,and make sure that you obey everything written in it. Then you will be
prosperous and successful.
Remeber, determined and confident! Do not afraid or discouraged, for I the Lord
your God am with you where ever you go.
Orang2 yg mentaati peraturan2 ALLAH dgn sempurna, maka dia akan mendapat
kehidupan yang sukses dan sejahtera.
Prosperous artinya adalah kehidupan yang sejahtera, kaya harta dan uang.
Successful artinya adalah orang2 yang sukses hidupnya dalam segala macam
aktifitas kehidupan sehari hari dan berakhlaq mulia.
Perbandingkan dgn Hadits;
Sebaik baik pertolongan atas taqwa kepada Allah swt adalah "harta-uang".HR
Baihaqi.
(Betapa tidak, seseorang yang tidak memiliki harta-uang (alias miskin), akan
habislah waktunya untuk mencari makan, pakaian, rumah dan kebutuhan anak-anak,
sekolahnya, kebutuhan pokok lainnya dalam kehidupan sehari harinya. Belum lagi
diharapkan kepada kesulitan-kesulitan yang tidak bisa diatasinya, kecuali
dengan harta-uang. Hal mana akan menghalangi dia untuk berzikir dan berpikir.
Kemudian tidak akan mendapat kesempatan beribadah haji, zakat, sedekah dan
amal-amal saleh lainnya. Kemiskinan mudah menjadikan orang kepada kufur.)
Jelaslah bagi kita sekarang makna dari kata taqwa itu.
Semoga wahyu2 ALLAH diatas itu dapat memperbaiki aqidah dan keimanan kita
selama ini.
Mari kita sebar luaskan kepada teman2 dan saudara2, dan ustad2,kotip2 yang suka
memberikan ceramah Islam.
Semoga ALLAH memberikan hidayah ilmu kepada kita selama bulan puasa ini amien
SELAMAT MENUNAIKAN LATIHAN MENAHAM DIRI DARI LAPAR DAN HAUS
SEMOGA KITA BISA MENJADI SEORANG YANG KAYA RAYA DAN SUKSES.
AMIEN
Wassalamu'alaikum wrwb
Creative alQuran Study.
Al Quran give the true solution
Book seri I.
Abdullatif.
http://latifabdul.multiply.com/journal/item/752/Makna_taqwa_dari_propspektif_Islam_Yang_Murni_Liberal