***************************************************
Simaeru eNewsletter
Edisi 11/I/2005

Rekan Profesional, Entrepreneur dan Pembelajar Yth.,

SEMANGAT PAGI!

Setiap dua minggu Simaeru Learning Center memilih artikel "baik dan 
indah" yang membangkitkan inspirasi dan gagasan kreatif yang diambil 
dari berbagai sumber.

Bagi Anda yang berminat berlangganan dapat mengirimkan email ke 
[EMAIL PROTECTED] Anda akan memperoleh Simaeru eNewsletter secara 
berkala yang akan kami kirimkan melalui email. Jangan lupa 
menuliskan subyek email Anda: Simaeru eNewsletter. Terima kasih.

Salam Pembelajaran. Mari Belajar Sambil Beramal!
Benyamin Ruslan Naba (Chief Entrepreneur Officer)
[EMAIL PROTECTED]
Simaeru Learning Center - Delivering Edutainment
www.simaeru.com 
T: 021-780 1563, SMS: 0812 8046 909

***************************************************************
Investing in human capital is not a new idea – but it needs to be
pursued aggressively, not merely given lip service – Business Week
***************************************************************

*ARTIKEL PILIHAN SIMAERU MINGGU INI*

Cita-cita dari Tepi Danau Toba 
Oleh: Ninok Leksono, Dudy Sudibyo dan Hamzirwan
(dikompilasi dari harian KOMPAS, 19 September 2005 dan 7 Oktober 
2003)

Lazimnya, bicara soal pendidikan teknik informatika yang masih 
sering dicitrakan sebagai salah satu representasi teknologi canggih 
umum dilakukan oleh anak-anak muda di kota-kota besar, dan juga 
mungkin lebih banyak di Jawa.

NAMUN, YANG TERJADI PADA MAHASISWA Politeknik Informatika (PI) Del 
termasuk tidak biasa karena mereka bicara tentang teknologi maju ini 
di kota kecil Sitoluama Laguboti, Kabupaten Toba Samosir, Sumatera 
Utara. Del berasal dari bahasa Ibrani yang artinya pemimpin yang 
maju selangkah. 

POLITEKNIK INFORMATIKA DEL berada di sekitar 250 Kilometer dari 
Medan. Lokasinya yang persis di tepi Danau Toba memberikan kesan 
betapa luasnya kampus tersebut. Semilir angin di kala siang dan 
gemericik riak danau, kebanggaan Sumatera Utara ini, makin membuat 
suasana kampus PI Del bertambah nyaman, aman dan teduh. Dengan 
suasana yang sangat kental alami inilah, semua aktivitas PI Del 
berjalan sehari-hari. Kampus yang tertata apik dengan gedung 
berarsitektur modern itu memiliki perpustakaan dengan koleksi 
ratusan judul buku, dilengkapi Internet, auditorium yang mampu 
menampung sedikitnya 600 orang, ruang kelas dan laboratorium 
komputer berlantai dua, dan pendopo yang sejuk dihiasi kolam ikan 
mas berair jernih menghiasi kompleks tersebut.

EMBUSAN SEMILIR ANGIN DANAU TOBA semakin menyejukkan suasana kampus 
yang tampak sepi sejak pukul delapan pagi sampai pukul lima sore 
itu. Beragam kegiatan dijalani mahasiswa di sana. Pagi sampai siang 
hari, mereka belajar teori teknologi informatika. Selepas istirahat 
makan siang, kegiatan kembali dilanjutkan dengan belajar di 
laboratorium komputer yang mampu menampung 25 orang. Namun, kegiatan 
tersebut bergantung pada jadwal yang telah disusun masing-masing 
angkatan.
PI Del memiliki tiga laboratorium dengan tingkat yang berbeda-beda 
berdasarkan "strata" mahasiswa. Tingkat I akan berpraktik di 
laboratorium I yang berfasilitas komputer dengan kecepatan memori 64 
megabyte (MB). Untuk mahasiswa Tingkat II, berhak memakai 25 
komputer yang memiliki kecepatan dua kali komputer milik Tingkat I. 
Sebagai kelas terakhir yang menekankan spesialisasi, Tingkat III 
memakai laboratorium dengan komputer keluaran terbaru berkecepatan 
256 MB. Sebagai sekolah informatika, keberadaan jaringan Internet 
merupakan syarat mutlak yang harus dipenuhi. Untuk memenuhi 
kebutuhan itu, PI Del memiliki satu terminal satelit berkekuatan 512 
kilobytes per detik. Jaringan Internet di lingkungan kampus memakai 
empat server yang kekuatannya tidak seragam.

MAHASISWA POLIKTEKNIK INI boleh jadi mendapatkan privilese untuk 
belajar di kampus seluas tujuh hektar yang tenang di tepi Danau Toba 
yang permai. Di tempat yang sedikit terisolasi ini, mahasiswa PI Del 
yang berdiri tahun 2001 itu bisa berkonsentrasi untuk mempelajari 
bidang studi mereka karena mereka tinggal di asrama, tak perlu harus 
bermacet-macet seperti halnya di kota-kota besar di Pulau Jawa.
Bahwa ada kampus dan lembaga pendidikan seperti itu di tepian Danau 
Toba pastilah ada visi kuat yang melatarbelakanginya. Ketua Dewan 
Pembina Yayasan Del Jenderal (Purn) Luhut B Panjaitan MPA menulis 
bahwa PI Del dibangun dengan tujuan mendidik dan menghasilkan sumber 
daya manusia (SDM) dengan kemampuan unggul di bidang teknologi 
informatika (TI) yang mampu berkompetisi secara nasional maupun 
internasional.

Kegundahan
PI DEL TAMPAKNYA INGIN MENJAWAB kegundahan yang makin meluas bahwa 
antara negara maju dan negara berkembang menganga jurang digital 
(digital divide) yang makin lebar. Lebih buruk dari itu, seperti 
diyakini Direktur PI Del Prof. Ir. Saswinadi Sasmojo MSc., Ph.D, 
bangsa yang tidak memiliki kemampuan TI akan dijajah.

DENGAN MENCETAK TENAGA yang memiliki keterampilan dalam pemrograman 
komputer (C, Visual Basic, Java, NET), manajemen database (MS 
Access, SQL, Oracle), desain dan pemrograman web (HTML, JavaScript), 
PHP, Macromedia Flash, Adobe Photoshop), sistem operasi (MS Windows, 
Linux), dan manajemen local area network, Indonesia akan mendapat 
suntikan SDM yang kuat sebagai administratur jaringan, administratur 
database, dan asisten analis sistem atau programmer.

TENAGA-TENAGA DENGAN KEMAMPUAN DASAR seperti itulah yang kini secara 
universal dibutuhkan di berbagai penjuru dunia karena internet 
sebagai salah satu representasinya menggunakan sebutan www (world 
wide web) sebagai lambang universalitasnya. Bahkan, lebih dari 
sekadar tenaga terampil yang mampu memberikan solusi di bidang TI, 
lulusan yang dihasilkan juga diharapkan punya sikap memimpin, 
kreatif, dan berdisiplin tinggi. 

MELIHAT SECARA UMUM KEHIDUPAN di Kampus PI Del, tampaknya berbagai 
aspek pendidikan yang mengombinasikan profesionalitas teknis dan 
karakter tadi terasa atmosfernya. Semua idealisme tadi coba 
diwujudkan dengan fasilitas pendidikan modern yang ditata apik 
bersama asrama mahasiswa dan fasilitas olahraga yang sementara bisa 
menampung 300 mahasiswa.

DENGAN ITU SEMUA, PI Del mulai menerima mahasiswa, mula-mula 50 
orang (2001), lalu 98 (2002), 62 (2003), dan 34 (2004). Dari jumlah 
itu, angkatan pertama lulus sebanyak 48 orang. Dari jumlah ini, 
sebagian memilih menjadi karyawan perusahaan dan sebagian memilih 
melanjutkan studi ke tingkat S1. Untuk yang terakhir ini, misalnya 
saja Inte Bu'ulolo yang kini melanjutkan ke Teknik Informatika 
Institut Teknologi Bandung (ITB). Lulusan lain, seperti Nicholas 
Sihotang yang kini bekerja di sebuah perusahaan di Batam, mengenang 
interaksi mahasiswa dengan tenaga pengajar yang efektif di kampus. 
Itu telah membuatnya bisa mempelajari materi studi secara mendalam, 
baik pada jam belajar maupun pada waktu luang.

UNTUK MENJADI MAHASISWA PI Del bukan sesuatu yang gampang. Setelah 
melalui ujian teori, calon mahasiswa masih harus mengikuti tes 
psikologi yang dilaksanakan oleh Dinas Psikologi Tentara Nasional 
Indonesia (TNI) Angkatan Udara. 

SETIAP HARI KULIAH tentu dapat menimbulkan kejenuhan. Akhir pekan, 
teater terbuka yang dibangun mirip stadion tempat menonton 
pertarungan Gladiator di Roma, Italia, selalu penuh oleh mahasiswa 
yang unjuk kebolehan berkesenian. Selain mahasiswa tingkat terakhir, 
seluruh mahasiswa PI Del diasramakan di dalam kampus. Antara asrama 
putra dan putri dibangun berjauhan, dipisahkan oleh kompleks 
bangunan utama yang memanjang ke barat. Setiap kamar asrama memiliki 
dua tempat tidur bertingkat dan berlantai keramik.

Wawasan maju
SEBAGAI LEMBAGA BARU, PI Del (www.del.ac.id) tentu saja masih 
membutuhkan pengakuan lebih luas. Untuk itulah digalang kerja sama 
strategis dengan sejumlah institusi yang telah dikenal secara 
internasional dalam bidang teknologi informasi, seperti ITB (antara 
lain untuk desain kurikulum dan pengawasan kualitas pengajaran), 
National Institute of Information Technology (NIIT) India (dalam 
penyesuaian kurikulum dengan kebutuhan pasar, juga dalam perekrutan 
dosen asal India), dan Singapore Polytechnic (untuk penilaian 
penyelenggaraan pendidikan). 

INTERAKSI DENGAN DUNIA INTERNASIONAL ini sendiri memang sisi kontras 
dengan fakta bahwa PI Del ada di Toba Samosir. Mungkin saja dari 
awalnya Jenderal (Purn) Luhut Panjaitan memberikan perhatian khusus 
kepada siswa pintar tetapi dengan latar belakang ekonomi kurang 
mampu asal Sumut, khususnya dari daerah Toba Samosir. Dari sini 
memang kelihatan benang merah mengapa selain diharapkan menjadi 
profesional TI, lulusan juga diharapkan memiliki jiwa kepemimpinan. 
Itu karena alumni juga diharapkan dapat melahirkan entrepreneur baru 
di bidang TI dan juga inisiator pembangunan di Toba Samosir.

Keahlian
KINI, IMPIAN UNTUK MENYUMBANGKAN keahlian TI bagi masyarakat dan 
bangsa terus hidup. Tema simposium yang dipilih seiring dengan acara 
kunjungan Presiden adalah peningkatan tata laksana pemerintahan 
dengan pemanfaatan TIK (ICT), yang melambangkan keyakinan pengasuh 
PI Del, bahwa penguasaan teknologi ini bukan saja besar faedahnya 
bagi pembangunan ekonomi, tetapi juga bisa memperkuat pelaksanaan 
tugas-tugas pemerintahan, baik pusat maupun daerah.

SELAIN ITU, secara institusional, Yayasan Del juga akan 
mengembangkan politeknik menjadi institut yang bertumpu pada 
ide "mengindustrikan intelegensia". Prof Saswinadi menjabarkan 
konsep ini sebagai ikhtiar untuk membangun dinamika baru teknologi 
dan ekonomi berdasar tiga bidang, yang diyakini memiliki basis kuat 
di Indonesia. Ketiga bidang itu adalah kriya (kerajinan), manufaktur 
hasil pertanian, dan turisme. 

UNTUK MEWUJUDKAN CITA-CITA ITU, selain kapital dan pengembangan 
dukungan internasional, yang tidak kalah pentingnya adalah menempa 
kerja sama tim agar menjadi sekokoh mungkin. Visi seorang Luhut 
Panjaitan yang penuh keyakinan dan idealisme harus bisa 
dioperasionalkan oleh sosok seperti Saswinadi Sasmojo yang cendikia 
dan kuat dalam administrasi.

(Tulisan ini disajikan – untuk memacu pengembangan "pendidikan masa 
depan" – dan untuk mendukung semangat "Menuju Indonesia yang Lebih 
Baik" – BRN).
-----------------------------------

CREATING THE FUTURE SCHOOL
Student Outcomes and the Reform of Education
(Disarikan dari buku karya Hedley Beare, Profesor Emeritus dari 
University of Melbourne)

Semakin jelas bahwa sekolah-sekolah, khususnya di negara berkembang, 
akan mengalami perkembangan dunia pendidikan yang demikian 
menakjubkan:

*  Sekolah-sekolah akan menjadi swa-kelola, sebagian swa-dana dan 
didukung untuk mengelola sekolahnya sebagaimana layaknya suatu 
enterprise yang mandiri.

*  Mereka menerima bantuan dana dari pemerintah dengan kesepakatan 
untuk mengajarkan beberapa mata ajaran tertentu.

*  Sekolah-sekolah akan memperoleh dana dari berbagai perusahaan dan 
memanfaatkan dana tersebut untuk membangun gedung dan ruang-ruang 
sekolah yang dapat disewakan kepada penyelenggara pendidikan lainnya.

*  Sekolah-sekolah, baik umum maupun swasta, cenderung untuk memilih 
stafnya, baik dari kalangan pengajar (Guru) maupun tenaga 
profesional yang terlibat dalam tugas tertentu (project-based) yang 
bekerja secara tidak permanen. 

*  Sekolah-sekolah akan menjadi suatu jejaring seiring dengan 
bertumbuhnya aliansi dan interaksi. Mereka mempunyai hubungan formal 
dengan dukungan multimedia yang intensif, serta melakukan aliansi 
strategis dengan berbagai biro jasa.

*  Secara progresif, sekolah-sekolah terkemuka akan menjadi global. 
Mereka membangun jaringan dengan sekolah-sekolah di luar negeri dan 
menjadi sekolah 'kelas jauh'.

*  Sekolah-sekolah akan menambah berbagai fungsi lain seperti 
membangun fasilitas-fasilitas komunitas: lapangan olah raga, 
theatre, pusat-pusat komputer untuk menambah pendapatan 
sekolah. "Full-service school center" adalah aliansi antara 
kesejahteraan dan agen-agen pengembangan komunitas, kesehatan 
masyarakat, dan agen-agen rekreasi edutainment  yang memadukan unsur 
edukasi dan entertainment. Banyak sekolah akan menjadi sumber 
produksi materi pembelajaran dan konsultasi bagi siswa dan orang tua 
mereka.

*  Edukasi, khususnya sekolah, menawarkan tempat lain selain di 
gedung sekolah, seperti rumah anak-anak dan para orang tua; dapat 
dilakukan di rumah-rumah sewa; serta di berbagai fasilitas yang 
dibangun oleh perusahaan swasta dan disewakan. Home Schooling akan 
menjadi komponen terbesar dalam pendidikan di masa depan.

**********************************
*PERCIKAN PERMENUNGAN*

Suatu ide lebih daripada sekadar informasi; ide adalah informasi 
yang mempunyai kaki dan sedang berjalan menuju suatu tempat.

Ide-ide merupakan hal-hal kecil yang lucu ... mereka tidak akan 
bekerja kalau Anda tidak bekerja.

Keberhasilan datang di dalam "sikap bisa" – kegagalan datang di 
dalam "sikap tidak bisa" – Robert Schuller

Mata melihat apa yang kelihatan dan yang terjadi sekarang ini, visi 
melihat apa yang tidak kelihatan dan yang akan terjadi – Michael 
Hodgin

Selalu harapkan yang terbaik dari orang lain, dan Anda akan 
mendapatkan yang terbaik.

-----------------------------------------
Simaeru Learning Center - lembaga pembelajaran kreatif bagi para 
profesional, entrepreneur dan keluarga yang memadukan unsur edukasi 
dan entertainment. Simaeru Learning Center (www.simaeru.com) aktif 
mempromosikan leadership dan entrepreneurship dan kelak merupakan 
cikal bakal sekolah Simaeru Business School.

Simaeru adalah sebuah kata dalam Bahasa Mentawai, suku terasing di 
Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, yang berarti baik dan indah 
(good and beautiful).
------------------------------------------






------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Get fast access to your favorite Yahoo! Groups. Make Yahoo! your home page
http://us.click.yahoo.com/dpRU5A/wUILAA/yQLSAA/vbOolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

********************
Situs untuk Jual Beli Barang
untuk keluar dari mailing list ini silahkan kirim email kosong ke:
[EMAIL PROTECTED] 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/kolom/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke