Kasus developer perumahan yang ingkar janji sudah sering kita 
dengar. Tapi mengapa kasus-kasus itu terus berulang? Padahal, 
misalnya kita punya YLKI. Saya yakin banyak korban-korban para 
developer yang pasrah tidak melakukan apa-apa meski menjadi korban 
ingkar janji developer. Saya dan puluhan pembeli rumah di Bintara 
Loka Indah ini mungkin yang termasuk malas untuk memperkarakan 
developer yang ingkar janji ke "meja hijau". Sebabnya tentu banyak, 
salah satunya adalah nggak punya waktu untuk proses pengadilan yang 
belum lagi dipercaya menjamin memberi keadilan bagi orang yang 
duitnya pas-pasan. Barangkali pengalaman buruk saya dan pembeli 
rumah lainnya di bawah ini bisa menjadi bahan pertimbangan yang amat 
penting bagi pembaca yang menjadi konsumen perumahan yang jumlahnya 
amat banyak di Jakarta dan sekitarnya. 

Awal tahun 2004 lalu saya memutuskan untuk membeli sebuah rumah di 
Bintara Loka Indah (antara Pondok Kopi dan Kalimalang Jatibening) 
melalui KPR Bank Tabungan Negara. Kemudian, pada bulan Maret 2005, 
saya beserta puluhan pembeli lain yang membeli rumah di perumahan 
itu "dipaksa" oleh BTN untuk melakukan akad kredit di kantor BTN 
Ciputat, padahal developer, Wismamas Citraraya belum menyelesaikan 
pembangunan rumah-rumahnya. Artinya, setelah akad kredit itu, rumah 
saya dan rumah pembeli lainnya sudah dilunasi oleh BTN, meski 
kewajiban developer Wismamas belum ditunaikan. 

Ternyata hingga tanggal 15 Mei 2005, tak ada satu pun rumah yang 
sudah dibeli itu yang diselesaikan oleh developer, padahal tenggang 
waktu yang diberikan oleh Developer, PT Wismamas Citraraya yang 
berkantor pusat di jalan Terogong Raya No.28, Cilandak Barat, 
Jakarta Selatan, sudah lewat. Setelah capek bolak-balik mendatangi 
developer dengan ngotot serta mengirim fax berkali-kali, akhirnya 
Developer Wismamas Citraraya memenuhi kewajibannya. Sungguh suatu 
proses pembelian rumah yang menyebalkan dan membuang-buang waktu dan 
tidak akan saya ulangi lagi.

Sekarang sudah puluhan rumah ditempati oleh para pemiliknya, tapi 
masih banyak kewajiban developer yang belum dipenuhi. Misalnya yang 
paling penting atau vital adalah 1. Aspal jalan (baru sebagian kecil 
saja yang diaspal), 2. Saluran pembuangan air yang cuma pura-pura 
ada (setiap kali hujan menjadi banjir hingga sebetis), 3. Pembuatan 
Jalan tembus ke arteri Pondok Kopi – Kranji seperti yang sudah 
dijanjikan agar warga tidak berputar-putar dahulu di perumahan lain 
untuk bisa keluar dan masuk ke dan dari Bintara Loka Indah. 4. 
Fasilitas Umum, seperti taman dan kolam renang yang tak kunjung 
dibangun, meski dijanjikan. 5. Tidak ada jaminan keamanan dari 
Developer, sementara itu untuk membentuk satuan keamanan swadaya 
belum bisa dilakukan karena penghuninya masih sedikit (mungkin 
pemilik rumah masih takut untuk menghuni rumahnya karena rawan 
keamanan dan tidak ada kenyamanan).

Sudah berkali-kali warga perumahan mendatangi developer untuk 
menagih janji developer sebagaimana yang terlihat di dalam email-
email perkumpulan warga Bintara (Griya Bintara dan Bintara Loka) di  
http://groups.yahoo.com/group/Griya_Bintara_Indah . Namun developer 
juga bahkan berani berbohong kepada warga perumahan, bahwa pemilik 
tanah yang akan dibebaskan untuk jalan tembus itu (janji no.3) tidak 
bersedia dibeli. Padahal pemilik tanah itu mengaku kepada warga 
belum pernah dihubungi oleh developer. Meski developer Wismamas 
ngibul terus, tapi warga belum melakukan tindakan yang serius, 
kecuali protes ke karyawan (bawahan) Wismamas yang pasti bukan 
pengambil keputusan.

Warga sekarang menjadi amat yakin, bahwa developer Wismamas 
Citraraya adalah developer yang bejat. Terutama sekali setelah 
beberapa bulan terakhir ini penghuni perumahan yang dibangun PT. 
Wismamas ini diteror oleh serangkaian pemobobolan rumah, bahkan 
perampokan di pagi hari jam 9:30 hari Sabtu. Kasus pencurian dan 
kasus perampokan menjadi perkara yang biasa (lihat datanya di 
http://groups.yahoo.com/group/Griya_Bintara_Indah. Ini tidak lain 
disebabkan oleh tidak adanya tanggungjawab PT. Wismamas untuk 
menyediakan jaminan keamanan, padahal perumahan ini berbatasan 
dengan banyak perkampungan di sekitarnya dan tidak diberi tembok 
pemisah, sehingga pencuri dan perampok bisa leluasa menyerbu dari 
segala arah, baik malam maupun siang bolong…. Bahkan ada beberapa 
titik yang sering dijadikan tempat mabuk dan bernyanyi-nyanyi bikin 
ribut tanpa perduli siang atau malam. Beberapa orang yang lewat 
titik-titik itu telah menjadi korban penodongan, meski kemudian 
ditangani polisi, tetapi titik-titik itu tetap menjadi tempat yang 
liar, tempat berkumpulnya orang yang bukan warga perumahan.

Karena terheran-heran dan resah, saya mencoba mencari tahu tentang 
pihak developer PT. Wismamas di Internet. Ternyata banyak sekali 
proyek yang sedang dikerjakan oleh PT. Wismamas ini. Ada ruko, 
appartment, dan mall. Alamatnya di Internet adalah www.wismamas.com 
nampak hebat, namun sudah sering beredar di milis-milis yang 
menyebut punya proyek yang banyak, tapi amburadul. Apakah ini yang 
menjadi penyebab raibnya uang yang seharusnya digunakan untuk 
menyelesaikan penyelesaian pembangunan rumah di Bintara Loka Indah? 
Di websitenya ini terpampang dengan penuh gaya Direkturnya, yang 
bagi saya tidak lebih dari sekedar kera baboon yang sembarangan 
ingkar janji kepada pembeli rumahnya.

Saya menghimbau agar pembeli lain yang merasa dikecewakan oleh PT. 
Wismamas agar mengunjungi mailing list para penghuni perumahan yang 
dibangun oleh PT. Wismamas di 
http://groups.yahoo.com/group/Griya_Bintara_Indah yang sudah dibuat 
sejak tahun 2002 lalu. Dan bagi calon konsumen PT. Wismamas, 
berpikirlah seribu kali sebelum membeli produknya, atau lakukan 
persiapan sebelum membeli produknya.

Gandhi Moehammad
Bintara Loka Indah







------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Yahoo! Groups gets a make over. See the new email design.
http://us.click.yahoo.com/XISQkA/lOaOAA/yQLSAA/vbOolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

********************
Situs untuk Jual Beli Barang
untuk keluar dari mailing list ini silahkan kirim email kosong ke:
[EMAIL PROTECTED] 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/kolom/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke