LAPINDO BERBOHONG TENTANG HASIL KONFERENSI GEOLOGI DI LONDON    
Tags: Lapindo.berbohong
<http://www.berpolitik.com/viewposting.pl?tag_id=8347&tag_name=Lapindo.berbo
hong&param=UarXtRQPCsPEUqZlclKo>        
  <http://www.berpolitik.com/img/star_sm_bg.gif>
<http://www.berpolitik.com/img/star_sm_bg.gif>
<http://www.berpolitik.com/img/star_sm_bg.gif>
<http://www.berpolitik.com/img/star_sm_bg.gif>
<http://www.berpolitik.com/img/star_sm_bg.gif> Rate This!    
Total penilai: 0
Nilai: Belum Ada Penilai
27 views        

Lagi-lagi, PT Lapindo Brantas Inc membohongi publik melalui siaran pers 
yang dikeluarkan 22 Oktober 2008 mengenai hasil Konferensi para ahli 
Geologi di London 21-22 Oktober 2008. Informasi ini yang kemudian 
dikutip banyak media.

Gerakan Menuntut Keadilan Korban Lapindo telah mengkonfirmasi kepada 
Richard Davies, geolog, yang dinyatakan oleh Lapindo dalam siaran 
persnya bahwa dia “yakin bahwa Lusi adalah sebuah mud volcano yang 
merupakan hasil remobilisasi sedimentasi laut jutaan tahun lalu” adalah 
tidak benar dan Richard Davies tetap menyatakan dalam konferensi 
tersebut bahwa Lumpur Lapindo disebabkan oleh operasi pemboran.

Lapindo juga menyatakan bahwa para geolog sepakat bahwa semburan lumpur 
panas di Sidoarjo adalah mud volcano yang merupakan produk remobilisasi 
sediment dan aliran fluida di wilayah cekungan bumi yang lemah. Karena 
itu, semburan lumpur Sidoarjo (Lusi) tidak bisa ditutup. Faktanya, 
konferensi ahli geologi dengan tema “Subsurface Sediment Remobilization 
And Fluid Flow in Sedimentary Basins” tersebut tidak pernah mengeluarkan 
kesimpulan resmi seperti yang diklaim Lapindo Brantas melalui siaran 
persnya.

Tindakan itu bukan pertama kali dilakukan Lapindo Brantas. Korporasi 
tersebut berulangkali mengarahkan opini publik dan menutup-nutupi fakta 
dengan berbagai cara, termasuk membuat iklan-iklan yang menyesatkan di 
berbagai media.

Ironisnya, pemerintah terus menerus membiarkan pembohongan ini terjadi. 
Lebih jauh, pemerintah membiarkan kasus Lapindo menjauh dari upaya 
menemukan penanganan yang adil bagi korban. Komnas Hasil mediasi 
pemerintah dengan korban Lapindo yang difasilitasi Komnas HAM di Jakarta 
29 Agustus lalu, juga tak bergigi. Komnas HAM menyampaikan adanya 
hambatan besar berhadapan dengan aparatus negara lainnya, mulai 
Kehakiman hingga jajaran Anggota kabinet SBY, disaat berupaya menemukan 
solusi bagi kasus yang sudah berumur hampir 3 tahun ini.

Sementara Lapindo terus berbohong dan memecah belah warga melalui proses 
gantirugi. Dan pemerintah SBY JK bersama Abu Rizal Bakrie – Menteri 
Kesra sekaligus pemilik PT Lapindo Brantas, seolah buta tuli terhadap 
tuntutan warga. Di lapang, korban Lapindo berkubang gas-gas berbahaya, 
nasibnya makin tak menentu.

Gerakan Menuntut Keadilan Korban Lapindo (GMKKL) mendesak pemerintah 
SBY-Kalla segera memenuhi tuntutan korban, merehabilitasi kerusakan 
lingkungan, menghentikan semburan lumpur Lapindo, mempercepat proses 
hukum terhadap Lapindo dan mengabaikan siaran pers kebohongan yang 
dilakukan Lapindo.

Kontak Media :
Wardah Hafidz (UPC), 08161161830 - Bambang Sulistomo (GMLL).0818103674 - 
Berry Nahdian Forqan (WALHI) 08125110979 - Chalid Muhammad (aktivis 
lingkungan) 0811847163 - Firdaus Cahyadi (Satu Dunia) 0081513275698 - 
Siti Maimunah (Jatam) hp 0811920462 - Taufik Basari (LBHM) 081586477616 
- Usman Hamid (Kontras), 0811812149

Gerakan Menuntut Keadilan Korban Lapindo
Jatam, Kontras, Walhi, Satu Dunia, LBHM, GMLL, UPC, Imparsial, Gerakan 
Menutup Lumpur Lapindo, PMKRI, GMS, Berita Bumi, SKMP, GMS, YLBHI, ICEL

        


Kirim komentar anda     
 


 

 


[Non-text portions of this message have been removed]


------------------------------------

********************
Situs untuk Jual Beli Barang
untuk keluar dari mailing list ini silahkan kirim email kosong ke:
[EMAIL PROTECTED] Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/kolom/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/kolom/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke