Terusan lain dari Milist Suara Hati/SUARA... 
semoga bermanfaat...

________________________________________
Dari: dodi syaripudin
Kepada: [EMAIL PROTECTED]
Terkirim: Kamis, 6 November, 2008 08:15 

Sahabat suara ysh.

Sejalan dengan nasihat yang disampaikan sebelumnya, sahabat sejati saya yang 
telah mengalami pencerahan pernah menyampaikan penyesalannya mengenai amal 
kebaikan yang telah dilakukannya. Walaupun kejadiannnya sudah lama sekali, 
kira-kira 11 tahun  yang lalu, tetapi masih relevan dengan topik diatas. 
Sahabat saya ini, walaupun tidak dididik dengan ketat dalam agamanya, namun 
demikian Rukun Islam sudah diterapkan dalam lingkungan keluarganya. Disamping 
itu neneknya selalu menanamkan Nilai kejujuran, kebaikan dan kebenaran dalam 
setiap do'anya. Selalu teringat dalam ingatannya, setiap ketemu neneknya, 
selalu ketiga kata tadi dibisikkan dalam telinganya baik pada saat salam ketemu 
maupun pada saat salam perpisahan. entah darimana kebiasaan tadi diamalkan oleh 
neneknya, namun sampai saat ini sahabat saya selalu konsisten berusaha 
semaksimal mungkin melaksanakan bisikan yang sudah terekam sejak kecil.
Pada Usia 45 tahun, di lingkungan kerjanya beliau termasuk salah satu yang 
diteladani, baik dari sisi prestasinya, dedikasinya, pengorbanan materinya 
maupun kejujurannya. Masa depan kariernya cukup menjanjikan, pimpinannya banyak 
memberikan perhatian serta bimbingan untuk berkarya lebih baik lagi. Namun 
demikian pada saat beliau membaca ayat surat tadi( Al-Kahfi: 45), hati dan 
pikirannya terusik dengan pertanyaan: Untuk siapa aku berbuat semua kebaikan 
ini?. Untuk mendapatkan nama baik? untuk mendapatkan kenaikan pangkat dan 
jabatan? untuk mendapatkan pujian dan tempat terhormat disamping bapak 
pimpinan?. Lalu dimana untuk Allah?. 
Lama beliau galau dan merenung, dan akhirnya kejujuran membimbingnya menemukan 
jawaban bahwa pada saat melaksanakan amal kebaikannya dia lupa tidak diniatkan 
untuk Allah, tetapi niatnya lebih banyak untuk yang disebutkan diatas tadi. 
Atau sebagaimana yang ditulis mas Yos dibawah ini:'Insya Allah. segala apa yang 
kita usahakan dan dapatkan, harta, keluarga, anak, jabatan, kekuasaan, nama, 
popularitas bahkan amal-amal kebaikan itu sendiri akan musnah, kecuali 
amal-amal saleh yang diniatkan dari hati yang tulus. Allah berfirman, "Dan 
berilah perumpamaan kepada mereka (manusia), bahwa Kehidupan dunia bagai air 
hujan yang Kami turunkan dari langit, maka menjadi subur karenanya 
tumbuh-tumbuhan di muka bumi, kemudian tumbuh-tumbuhan itu menjadi kering yang 
diterbangkan oleh angin. Dan adalah Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu." 
(Al-Kahfi: 45).




Allhamdulillah, Allah Maha Pengampun Lagi Maha Penyayang, sahabat saya 
disadarkan dan diberikan kesempatan untuk bertobat. Sejak saat itu beliau 
selalu berniat sebelum bekerja untuk apapun niatnya hanya untuk Allah. 
Namun demikian, ujiannya juga cukup berat. Konsekuensi dari niat tadi, kata 
beliau, kita tidak boleh lagi mengharapkan kepastian upah dari hasil kerjaaan 
kita. Upahku Cukup dari Allah saja. Dengan kata lain perhitungan matematika 
untuk tarif upah honor tidak menjadi tujuan, namun diganti dengan keyakinan 
Janji Allah pasti, 1 kebaikan dibalas dengan 700 kali kebaikan. Sampai saat ini 
beliau hidup tidak kekurangan dan bisa menikmati semua rezeki yang telah 
diberikanNya. 

________________________________________
Dari: WIYOSO HADI
Terkirim: Rabu, 5 November, 2008 05:02
Topik: [SUARA] RE: SYAIR TTG NASIHAT

'Insya Allah. segala apa yang kita usahakan dan dapatkan, harta, keluarga, 
anak, jabatan, kekuasaan, nama, popularitas bahkan amal-amal kebaikan itu 
sendiri akan musnah, kecuali amal-amal saleh yang diniatkan dari hati yang 
tulus. Allah berfirman, "Dan berilah perumpamaan kepada mereka (manusia), bahwa 
Kehidupan dunia bagai air hujan yang Kami turunkan dari langit, maka menjadi 
subur karenanya tumbuh-tumbuhan di muka bumi, kemudian tumbuh-tumbuhan itu 
menjadi kering yang diterbangkan oleh angin. Dan adalah Allah Maha Kuasa atas 
segala sesuatu." (Al-Kahfi: 45)

Al maalu wal banuuna ziinatul hayaatid dunyaa wal baa qiyaatush shaalihaatu 
khayrun 'inda rabbika tsawaabaa wa khayrun 'amalaa. artinya, "Harta dan 
anak-anak adalah perhiasaan kehidupan dunia tetapi amalan-amalan yang kekal 
lagi saleh adalah lebih baik pahalanya di sisi Tuhanmu serta lebih baik untuk 
menjadi harapan." (Al-Kahfi: 46)

wassalamu'alaykum wr.wb.

yos


______________________________________
From: MUH HABBU MASYITH
Sent: Wednesday, November 05, 2008 9:32 
Subject: RE: SYAIR TTG NASIHAT


Terima kasih mas Anton. Saya juga ya. Juga temans yang lain, tolong ditegur 
kalo ada sikap sifat dan perbuatan yang tidak semestinya.

________________________________
Dari: ANTON NUGRAHA DEWA
Terkirim: 05 Nopember 2008 9:30 
Subjek: SYAIR TTG NASIHAT


“Biasakanlah nasihatmu (disampaikan) dalam kesendirianku
Dan hindarilah (menyampaikan) nasehat di perkumpulan orang
Karena sesungguhnya nasehat di tengah orang banyak merupakan salah satu bentuk
Penghinaan yang tidak aku relakan untuk mendengarnya
Jika engkau menyalahi dan melanggar ucapanku ini
Maka janganlah kecewa (kesal) jika tidak ditaati (nasehatmu)”

sEBUaH SYaiR dAri Imam Syafi'i

so don't be shame to advise me when I do wrong or if U think I do something 
wrong. so let give advice to each other. 



[Dikutip dari suaraSUARA: http://groups.yahoo.com/group/suarasuara/ ]






PH PRO
Indonesia


      
___________________________________________________________________________
Dapatkan alamat Email baru Anda!
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan sebelum diambil orang lain!
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/id/

[Non-text portions of this message have been removed]


------------------------------------

********************
Situs untuk Jual Beli Barang
untuk keluar dari mailing list ini silahkan kirim email kosong ke:
[EMAIL PROTECTED] Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/kolom/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/kolom/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke