Dikutip dari penulis Catatan Harian Membuka Hati di mail list komunitas 
suaraSUARA. Semoga bermanfaat. Selamat Menunaikan Ibadah Puasa 1431 H bagi 
rekan-rekan yang berpuasa.

--- Pada Kam, 12/8/10, Yos Wiyoso Hadi <wiyoso.h...@...> menulis:
Dari: Yos Wiyoso Hadi <wiyoso.h...@...>
Judul: [SUARA] RE: SELAMAT MENUNAIKAN IBADAH PUASA 1431 H
Kepada: "SUARA"

Wa'alaykum salam wr.wb,

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ


Selamat buat Prof. Musni, semoga buku Bapak bisa dinikmati oleh banyak 
kalangan. Dan selamat menjalankan ibadah puasa bagi yang menjalankannya dan 
Bapak/Ibu/Saudara-Saudariku yang saya sayangi semua. Mohon maaf karena 
kesibukan kantor dan kegiatan-kegiatan sosial sudah lama tak sempat menyapa di 
mai list ini. Berkaitan dengan Ramadhon, inilah momentum yang amat baik 
khususnya bagi yang muslim/-at tidak hanya sekedar menahan haus lapar tapi 
belajar mengendalikan seluruh panca indra kita, bahkan pikiran, hati dan 
kata-kata kita dari hal-hal yang tidak diridhoi oleh Allah, hadirkan senantiasa 
dalam diri, hati, jiwa, batin kita RASA DALAM HADIRAT ALLAH senantiasa karena 
seseorang yang dapat menghadirkan RASA DALAM HADIRAT ALLAH senantiasa maka 
dengan sendirinya kata-katanya terjaga, penglihatannya terjaga, pendengerannya 
terjaga, seluruh anggota tubuhnya terjaga dari segala macam perbuatan yang 
tercela. Orang-orang ini tidak mudah terprovokasi maupun tidak
 suka memprovokasi menyebarluaskan ataupun mempergunjingkan atau mencemooh 
kekurangan-kekurangan ataupun pendapat orang lain..

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اجْتَنِبُوا كَثِيرًا مِنَ الظَّنِّ إِنَّ بَعْضَ 
الظَّنِّ إِثْمٌ وَلا تَجَسَّسُوا وَلا يَغْتَبْ بَعْضُكُمْ بَعْضًا أَيُحِبُّ 
أَحَدُكُمْ أَنْ يَأْكُلَ لَحْمَ أَخِيهِ مَيْتًا فَكَرِهْتُمُوهُ وَاتَّقُوا 
اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ تَوَّابٌ رَحِيمٌ

" Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan dari prasangka, 
sesungguhnya sebagian prasangka itu adalah dosa dan janganlah kamu mencari-cari 
kesalahan orang lain dan janganlah sebahagian kamu menggunjing sebahagian yang 
lain. Sukakah salah seorang di antara kamu memakan daging saudaranya yang sudah 
mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. 
Sesungguhnya Allah Maha Penerima tobat lagi Maha Penyayang."
( QS. Al-Hujuraat, ayat ke-13 )

Apabila mereka melihat kekurangan-kekurangan pada orang-orang lain maka mereka 
tegur orang-orang itu dengan kata-kata yang bijak, mengajak mereka kembali ke 
jalan kebajikan dengan jalan Welas Asih penuh Kasih Sayang dan Damai dan bukan 
dengan emosi dan cemoohan. Bahkan kepada seorang yang sebengal sedurhaka 
seperti Fir'aun pun Allah ta'ala memerintahkan Nabinya Musa dan Haruun a'layhum 
salaam untuk menegur Fir'aun dan pengikutnya dengan kata-kata yang lembut dan 
bijaksana...

اذْهَبْ أَنْتَ وَأَخُوكَ بِآيَاتِي وَلا تَنِيَا فِي ذِكْرِي
اذْهَبَا إِلَى فِرْعَوْنَ إِنَّهُ طَغَى
فَقُولا لَهُ قَوْلا لَيِّنًا لَعَلَّهُ يَتَذَكَّرُ أَوْ يَخْشَى

" Pergilah kamu (wahai Muusaa) beserta saudaramu (Haaruun) dengan membawa 
ayat-ayat-Ku, dan janganlah kamu berdua lalai dalam mengingat-Ku; Pergilah kamu 
berdua kepada Firaun, sesungguhnya dia telah melampaui batas; maka berbicaralah 
kamu berdua kepadanya dengan kata-kata yang LEMAH LEMBUT (bijaksana), 
mudah-mudahan ia ingat atau takut".
( QS. Thaa Haa, ayat ke-42 sd. 44 )

Dan orang-orang yang dapat menghadirkan RASA DALAM HADIRAT ALLAH senantiasa 
itu, apabila tidak berhasil mengajak seseorang atau sekelompok orang pada Jalan 
Kebajikan/ Jalan Kebenaran, maka ia takkan putus asa yang tercermin dengan 
mulai mencemooh-cemooh kekurangan-kekurangan orang/ sekelompok orang yang tidak 
berhasil ia ajak kembali ke jalan Kebajikan itu... Tapi sebagaimana antara lain 
dicontohkan dengan baik oleh Imam Muhammad bin Idris Asy-Syafi'i ra, beliau 
akan berdo'a kepada Allah ta'ala semoga orang-orang ini dilembutkan hatinya 
sehingga terbuka dan dapat menerima Kebenaran. Contohlah Rasulullah, Baginda 
Mulia Muhammad saw. Beliau tidak membenci dan mencemooh 'Umar bin al-Khaththab 
yang pada waktu itu belum masuk islam, tapi justru mendo'akan agar Allah ta'ala 
melembutkan hati Sayyidina 'Umar bin al-Khaththab ra sehingga terbuka untuk 
menerima Suara-Suara Hati KEBENARAN..

لَقَدْ مَنَّ اللَّهُ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ إِذْ بَعَثَ فِيهِمْ رَسُولا مِنْ 
أَنْفُسِهِمْ يَتْلُو عَلَيْهِمْ آيَاتِهِ وَيُزَكِّيهِمْ وَيُعَلِّمُهُمُ 
الْكِتَابَ وَالْحِكْمَةَ وَإِنْ كَانُوا مِنْ قَبْلُ لَفِي ضَلالٍ مُبِينٍ

" Sungguh Allah telah memberi karunia kepada orang-orang yang beriman ketika 
Allah mengutus di antara mereka seorang rasul dari golongan mereka sendiri, 
yang membacakan kepada mereka ayat-ayat Allah, membersihkan (jiwa) mereka, dan 
mengajarkan kepada mereka (dengan lembut dan bijaksana) Al Kitab dan Al Hikmah. 
Dan sesungguhnya sebelum (kedatangan Nabi Muhammad saw.) itu, mereka adalah 
benar-benar dalam kesesatan yang nyata."
( QS. Ali-'Imraan, ayat ke-164 )

Semoga Allah ta'ala menuntun kita membangun dan membesarkan bangsa ini dan 
masyarakat dengan Semangat Cinta Kasih Persaudaraan dan Penyebarluasan Ilmu 
Pengetahuan dan Kebenaran dengan jalan yang paling bijaksana dan sesantun 
mungkin..

وَمَا أَرْسَلْنَاكَ إِلا رَحْمَةً لِلْعَالَمِينَ

" Dan tiadalah Kami mengutus kamu, melainkan untuk (menjadi) rahmat (kasih 
sayang dan keberkahan) bagi semesta alam."
( QS. Al-Anbiyaa' ayat ke-107 )

amiin


From: musni umar
Date: Wed, 11 Aug 2010 09:30:03 +0800 (SGT)
Subject: SELAMAT MENUNAIKAN IBADAH PUASA 1431 H

Assalamu'alaikum wr. wb.

Saya Musni Umar dan keluarga menyampaikan "Selamat menjalankan ibadah puasa 
1431 H. Semoga amal ibadah kita diterima oleh Allah SWT dan dosa-dosa kita 
diampuni. Amiin.
Mohon doa semuanya, moga-moga buku saya yang bertajuk "DEMOKRASI DAN ISLAM DI 
KALANGAN ORANG-ORANG MISKIN". Hasil penelitian saya di Solo untuk meraih Doktor 
Falsafah (Ph.D) di UKM, Malaysia, segera terbit dengan ukuran buku lebar 15,5 
cm, panjang 23,5 cm, tebal 412 halaman. Terlampir covernya.

Terima kasih.

Wassalam,

Musni Umar


------------------------------------

PH PRO
Indonesia

Kirim email ke