Rekan-rekan semuanya,

Rasanya kita layak mendoakan agar tidak terjadi hal-hal yg lebih buruk lagi!

Salam dari Yogya,
Hoky / Soegiharto Santoso.

----- Original Message -----
From: ��� ANUGERAH �!� <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Wednesday, September 12, 2001 2:15 AM
Subject: [asosiasi-warnet] AMERICA UNDER ATTACK [1]


> FYI:   "Teror Dahsyat di AS"
> ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
>
>
> Warga Palestina Bersuka Cita
> Reporter: Ananda Ismail
>
> detikcom - Jakarta, Ternyata tak semua pihak mengecam aksi teror yang
> melanda AS. Warga Palestina di Tepi Barat justru bersuka cita. Mereka
> merayakan dengan berkeliling kota dengan kendaraan. Suara klakson
terdengar
> bersahut-sahutan.
> Ratusan warga Palestina � yang memang memusuhi AS dan Israel itu � di
> Nablus, Tepi Barat, turun ke jalan 'merayakan' serangan terhadap AS
> tersebut. Beberapa pemuda, dengan mengendarai sepeda motor, membunyikan
> klakson. Sebagian lain, menembakkan senapan ke udara tanda suka cita.
> "Saya merasa ini seperti mimpi. Saya tidak pernah membayangkan sebelumnya
> suatu hari AS akan membayar dukungannya terhadap Israel selama ini," kata
> Mustafa, seorang pemuda Nablus, seperti dikutip Reuters, Selasa
(11/9/2001).
>
>
> "Kami sangat gembira atas serangan terhadap Amerika ini. Amerika
> jelas-jelas melawan kami dengan mendukung Israel," tambah Sulaiman, warga
> Nablus lainnya.
> Sementara itu, pemimpin Palestina, Yasser Arafat, mengutuk serangan
> tersebut. Sedangkan Perdana Menteri Palestina Rafik al Hariri menyatakan
> pihaknya langsung menyampaikan belasungkawa kepada Presiden AS George W.
> Bush. "ini tragedi yang melawan nilai-nilai kemanusiaan dan agama," kata
> Hariri. (ani)
>
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
>
>
> Pakar: Ini Serbuan Kamikaze
> Reporter: Titis W.
>
> detikcom - Jakarta, Chris Yates, seorang pakar sebuah lembaga intelijen
> menyebut teror di AS ini adalah aksi kamikaze. "Mungkin ini adalah salah
> satu serangan teroris paling berani di dunia," kata Yates seperti dikutip
> reuters Selasa (11/9/2001) pukul 23.40 WIB.
> Yates tak percaya ini adalah ulah dari teroris. "Ini adalah perang,"
> tegasnya. Apalagi, empat pesawat yang dibajak salah satunya menjadikan
> markas Departemen Pertahanan AS Pentagon sebagai sasaran. Dua lagi pesawat
> American Airlines hilang.
> "Membajak dua pesawat, mungkin tiga dalam satu langkah dan membawanya
untuk
> menyerang. Saya tidak bisa mengingat ada kejadian seperti ini dalam
sejarah
> penerbangan sipil di dunia," ujar Yates tercengang.
> Sementara itu, Paul Wilkinson pakar dari Pusat Studi Teroris berkata bahwa
> serangan ini sangat mengagetkan. Sejak serangan kamikaze Jepang terhadap
> sekutu di Perang Dunia II, pola ini tidak pernah digunakan lagi.(tis)
>
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
>
>
> Pekerja di LA Dipulangkan
> Reporter: Yogi Arief Nugraha
>
> detikcom - Jakarta, Para pekerja di perkantoran Los Angeles dipulangkan
> lebih awal menyusul terjadinya serangan teroris terhadap gedung World
Trade
> Center dan Pentagon masing-masing di New York dan Washington DC. Hal ini
> dilakukan sebagai bentuk antisipasi, Selasa (11/9/2001) pukul 23.15 WIB
>
> Seperti dikutip Reuters, tercatat sejumlah perusahaan besar yang menempati
> perkantoran di pusat kota Los Angeles seperti Citibank, Arco dan Bank of
> America turut memulangkan para pegawainya. Seluruh pegawai dianjurkan
untuk
> segera menjauhi gedung perkantoran.
>
> Selain pusat perkantoran, sejumlah tempat dan pusat hiburan di kota Los
> Angeles juga menghentikan kegiatannya. Termasuk juga bandar udara
> internasional Los Angeles.
>
> Sejumlah anggota LAPD (Los Angeles Police Department) terlihat sibuk
> mengamankan beberapa sudut kota Los Angeles. Beberapa ruas jalan protokol
> di kota itu dijaga ketat.Khusus jalan menuju bandar udara internasional
Los
> Angeles diblokir oleh polisi.
>
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
>
>
> Korban Jiwa Sangat Besar
> Reporter: Titis W
>
> detikcom - Jakarta, Mungkin keluar pertanyaan dalam benak, berapa korban
> dalam aksi teror dahsyat yang melanda AS. Belum ada hitungan pasti. Yang
> jelas, Walikota New York Rudolph Giuliani menyebut jumlahnya luar biasa.
>
> Untuk diketahui saja, jumlah orang yang bekerja di dua menara WTC di New
> York mencapai 50 ribu orang. Tiap harinya, dua menara yang tertinggi nomor
> dua setelah Petronas Tower itu dikunjungi rata-rata 150.000 orang tiap
hari.
>
> Tidak diketahui apakah saat pesawat itu menabrak, pekerja di dalam gedung
> berlantai 110 itu bisa dievakuasi keluar. Yang pasti, jumlah pekerja di
> lantai yang berada di atas titik tabrakan pasti mencapai ribuan.
>
> Reuters Rabu (12/9/2001) pukul 00.12 WIB mengutip pernyataan pertama
> Walikota New York Rudolph Giuliani pasca kejadian. Giuliani meminta warga
> New York tetap tenang setelah peristiwa menggegerkan ini. Dia juga meminta
> adanya evakuasi segera terhadap warga Manhattan. Kereta bawah tanah juga
> segera dikirim untuk bisa mengamankan warga di kawasan bisnis New York
> itu.(tis)
>
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
>
>
> Bush Akan Buru Pelaku Teror
> Reporter: Ananda Ismail
>
> detikcom - Jakarta, Presiden AS George W. Bush tak bisa menyembunyikan
> kekesalannya atas penyerangan di New York dan Washington. Untuk itu, Bush
> berjanji akan menjamin keamanan warga AS serta memburu dan menghukum
pelaku
> teror.
>
> Tak lama setelah dievakuasi dari Gedung Putih, Washington, Bush segera
> kembali menggelar jumpa pers di markas Angkatan Udara AS, Barksdale,
> Louisiana, seperti dilansir Reuters, Selasa (11/9/2001). "Kami akan
> melakukan seluruh langkah pengamanan untuk melindungi seluruh warga
Amerika
> Serikat," tegas Bush.
>
> Dengan nada mengancam, Bush juga menyatakan tak akan berkompromi terhadap
> pihak yang bertanggung jawab terhadap aksi teror tersebut. "Jangan berbuat
> kesalahan lagi, AS akan memburu dan menghukum pihak-pihak yang bertanggung
> jawab terhadap aksi pengecut ini," kata dia.
>
> Sebelumnya, Bush sudah menyatakan serangan terhadap menara kembar World
> Trade Center, New York dan Pentagon, Washington itu sebagai tragedi
> nasional. Ia mengaku telah memerintahkan instansi terkait, termasuk FBI,
> untuk menyelidiki teror terbesar bagi AS itu. (ani)
>
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
>
>
> AS Berlakukan Keadaan Darurat
> Reporter: Yogi Arief Nugraha
>
> detikcom - Jakarta, Pemerintah Amerika Serikat memberlakukan keadaan
> darurat menyusul tragedi hancurnya gedung World Trade Center dan Pentagon
> masing-masing di New York dan Washington DC akibat diterjang pesawat yang
> diduga dikuasai teroris.
>
> Seperti dikutip Reuters, pemberlakuan keadaan darurat ini disampaikan
> langsung oleh Presiden AS George W Bush, Selasa (11/9/2001) di Louisiana
> Amerika Serikat.Keadaan darurat yang diberlakukan melibatkan secara
> langsung pihak militer.
>
> Dalam kesempatan jumpa pers itu, Presiden Bush juga mengutarakan bahwa
> pihak pemerintah Amerika Serikat telah mengambil segala tindakan
pengamanan
> yang tepat guna menjaga masyarakat Amerika.
>
> "Kami telah mengambil segala tindakan keamanan yang diperlukan untuk
> mengamankan masyarakat Amerika," ujar Bush yang pertama kalinya menghadapi
> persoalan berat setelah menjadi Presiden selama delapan bulan seperti
> dikutip Reuters
>
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
>
>
> Warga New York Penuhi Jalanan
> Reporter: Titis W.
>
> detikcom - Jakarta, Pemandangan seperti dalam film "Independence Day"
> terlihat di New York. Ribuan warga New York turun ke jalan seiring imbauan
> dari walikota dan aparat agar mereka menjauhi gedung.
>
> Jadinya, sebuah parade mengenaskan terlihat di jalanan New York.
> Wajah-wajah warga kota tersibuk di AS terlihat lusuh dengan gurat-gurat
> kecemasan. Dalam tayangan Cable News Network, Rabu (12/9/2001) pukul 1.10
> WIB, terlihat jelas, jalanan di New York penuh manusia.
>
> Dilaporkan juga, beberapa kapal perang AS mendatangi pelabuhan New York.
> Sementara, semua jembatan dan terowongan ditutup oleh otoritas pemerintah.
> Beberapa rumah sakit di New York segera membuka tempat pelayanan bagi
> mereka yang ingin mendonorkan darah. Mobil ambulans mondar-mandir di
> jalanan kota.
>
> Ambulans ini sesekali harus terhalang oleh lalu lalang manusia yang
> mencapai ribuan. Dari Washington dilaporkan, semua jalan kunci menuju
> ibukota ditutup. Hanya petugas medis saja yang boleh lewat.(tis)
>
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
>
>
> ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor ---------------------~-->
> Get your FREE credit report with a FREE CreditCheck
> Monitoring Service trial
> http://us.click.yahoo.com/MDsVHB/bQ8CAA/ySSFAA/vbOolB/TM
> ---------------------------------------------------------------------~->
>
> Subscribe  : [EMAIL PROTECTED]
> Unsubscribe: [EMAIL PROTECTED]
> Web        : http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet
> Archive    : http://www.mail-archive.com/[email protected]
> Official homepage: http://www.warnet.or.id
>
> What's your warnet identity? Register our official domain war.net.id by
click: http://www.idnic.net.id/cgi-bin/WebForm.cgi
>
>
> Your use of Yahoo! Groups is subject to http://docs.yahoo.com/info/terms/
>
>
>


_______________________________________________
Milis Komunitas Sekolah2000 (A.K.A [EMAIL PROTECTED])
Untuk posting kirim email ke : [EMAIL PROTECTED]
Untuk mengubah mode langganan anda, berhenti langganan kunjungi:
http://milis.sekolah2000.org/mailman/listinfo/komunitas

Kirim email ke