Bila anda perhatikan persentasinya, maka bisa dibilang prioritas umat yang sama.
( aku juga menulis di Tanggerang sebagai perbandingan, dimana SMA negeri isinya 
malah banyak Tionghoanya dan menjadi tidak berlaku di Bogor )

sur.
http://indolobby.blogspot.com
  ----- Original Message ----- 
  From: [EMAIL PROTECTED] 


  Tergantung sekolahnya seh om, sy sekeluarga dr tk-sma sekolah katolik, tp 
bukan katolik, 99% sekolah bagus dikampung sy n sumatera umumnya dikelolah ama 
yayasan katolik, tp kayak jarang sekali mempermasalahkan agama murid selain 
otomatis hrs ikut belajar katolik krn memang cuma itu yg diajarin, ga ada 
pelajaran agama laen. Tentu itu resiko n konsekuensi yg menurut sy seh 
sepantasnya. Memang ada beberapa anak yg diterima karena " dekat" dengan gereja 
or yayasan. Tp ada juga kok anak2 agama laen yg tidak mampu yg diterima juga. 
  Sent from my BlackBerry?

Kirim email ke