alhamdulillah kasusnya udah selesai ....puasa gw gak jadi batal....cuma bolong 
dua...xixixixiiiiiii.............







tege




--- THUNDER RIDER <[EMAIL PROTECTED]> schrieb am Mo, 22.9.2008:
Von: THUNDER RIDER <[EMAIL PROTECTED]>
Betreff: [www.suzuki-thunder.net] KASUS DITUTUP: KOSTER - TIC
An: [email protected]
CC: "Koster Pengurus" <[EMAIL PROTECTED]>
Datum: Montag, 22. September 2008, 15:22










    
            




  
  
     Administrator dan Moderator Milis KOSTER dengan ini menyatakan 
      bahwa:

KASUS DITUTUP untuk surat-menyurat tentang KOSTER dan 
      TIC.

Pernyataan dan sikap KOSTER sudah jelas:

KONSEP 
      PEMBENTUKAN WILAYAH KOSTER:
BOTTOM-UP, DARI BAWAH KE 
      ATAS 
      
        Adalah sudah menjadi tradisi dan standar manajemen KOSTER, yang 
        telah ditetapkan dalam rapat pengurus pusat KOSTER, bahwa bila dalam 
        satu wilayah kecamatan, kabupaten, atau kotamadya, sudah ada anggota 
        KOSTER sedikitnya 3 orang, maka secara otomatis akan membentuk satu 
        KorWil (Koordinasi Willayah) dan dipimpin oleh seorang koordinator atau 
        ketua KorWil.

        Daerah setingkat kecamatan terdiri maksimum satu KorWil.

        Daerah setingkat kabupaten atau kotamadya terdiri dari minimum satu 
        KorWil dan maksimum sebanyak kecamatan dalam kabupaten atau kotamadya 
        tsb.

        Dengan demikian KOSTER saat in mencakup KOSTER kotamadya Bogor, 
        KOSTER kabupaten Bogor, KOSTER kotamadya Depok, KOSTER kotamadya 
Jakarta 
        Selatan, KOSTER kotamadya Jakarta Timur, KOSTER kotamadya Jakarta 
Barat, 
        KOSTER kotamadya Jakarta Utara, KOSTER kotamadya Jakarta Pusat, 
dlsb.

        KOSTER kotamadya Bogor dan KOSTER kabupaten Bogor membentuk KOSTER 
        Bogor Raya, KOSTER kotamadya Jakarta Selatan, KOSTER kotamadya Jakarta 
        Timur, KOSTER kotamadya Jakarta Barat, KOSTER kotamadya Jakarta Utara, 
        dan KOSTER kotamadya Jakarta Pusat, membentuk KOSTER Jakarta Raya.

        Jadi, KOSTER Jakarta Selatan, Timur, Barat, Utara sudah terbentuk 
        lebih dulu sebelum ada KOSTER Jakarta Raya.

        Ini adalah menyangkut manajemen standar KOSTER tentang pengelolaan 
        personel dalam kuantitas besar, yang berbasis pada struktur perpaduan 
        manajemen organisasi militer dan perusahaan.

        Dengan demikian pembentukan wilayah KOSTER adalah "dari bawah ke 
        atas" atau "bottom-up", bukan dari atas ke bawah atau "top 
        down. " Jadi KOSTER suatu wilayah ada atau dibentuk, karena memang ada 
        anggotanya berdomisili di wilayah tsb. 
      KESIMPULAN
      Jadi, secara KOSTER, keberadaan KOSTER Jakarta tak 
      mungkin ada tanpa KOSTER JakSel, KOSTER JakTim, KOSTER JakBar, dan 
      JakUt.


Pernyataan TIC juga sudah jelas:

saya Dzumanji 
      TETAP "MENJAGA dan MENJUNJUNG TINGGI BRODHERHOOD" dengan 
      KOSTER

TiC-kemayoran hanya mengakui KOSTER (JAKARTA).
      
      CATATAN:
      Administrator dan Moderator Milis KOSTER dengan ini menyatakan 
      bahwa:

Dengan telah ditutupnya kasus ini, bilamana ada pesan 
      setelahnya, harap diabaikan,
dan Administrator dan Moderator Milis 
      KOSTER berhak menghentikan  keanggotaan bersangkutan dalam milis ini. 
      Harap maklum dan terimakasih.



Administrator forum 
      dan milis KOSTER
dalam kedudukannya bertindak untuk dan atas nama 
      KOSTER





      

    
    
        
         
        
        








        


        
        

__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Sie sind Spam leid? Yahoo! Mail verfügt über einen herausragenden Schutz gegen 
Massenmails. 
http://mail.yahoo.com 

Kirim email ke