---------- Forwarded message ----------
From: Ahmad Samantho <[EMAIL PROTECTED]>
Date: 2008/10/31
Subject: Fw: al-Haqq dan al-khalq
To: Suara Hati <[EMAIL PROTECTED]>, Suara SUARA <
[EMAIL PROTECTED]>, [EMAIL PROTECTED], Isyraq <
[EMAIL PROTECTED]>, Milist Icas <[EMAIL PROTECTED]>, ACRoSS ICAS
JKT <[EMAIL PROTECTED]>, Islam muhammadi <
[EMAIL PROTECTED]>, [EMAIL PROTECTED], ahmad
samantho <[EMAIL PROTECTED]>
--- On *Thu, 10/30/08, fira adimulya tresnanegara
<[EMAIL PROTECTED]>*wrote:
From: fira adimulya tresnanegara <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: al-Haqq dan al-khalq
To: [EMAIL PROTECTED]
Date: Thursday, October 30, 2008, 8:08 AM
Kata *al-Haqq *dalam karya-karya Ibn 'Arabi memiliki beberapa pengertian
yang berbeda dalam konteks-konteks yang berbeda juga. Dalam hal ini,
makna *al-Haqq
*yang dibicarakan dibatasi dalam konteks hubungan ontologis antara *al-Haqq
*dan *al-khalq*. Dalam konteks ini, *al-Haqq *adalah Allah, Sang Pencipta,
Yang Esa, wujud, dan wajib al-wujud. Sementara, *al-khalq *adalah alam,
makhluk, yang banyak, *al-mawjudat *dan *al-mumkinat*.
Menurut Ibn 'Arabi, hanya ada satu Realitas. Realitas ini kita pandang dari
dua sudut yang berbeda. Ketika kita menganggapnya sebagai Esensi dari semua
fenomena, Realitas itu kita namai *al-Haqq* (*the Real*). Sementara, ketika
kita memandangnya sebagai fenomena yang termanifestasi dari Esensi tersebut,
kita menyebutnya *al-khalq*. *Al-Haqq *dan *al-khalq, *Realitas dan
Penampakan, Yang Satu dan Yang Banyak hanyalah nama-nama untuk dua aspek
subjektif dari Realitas Tunggal.
Lantas, apakah hubungan ontologis antara *al-Haqq *dan *al-Khalq,
*antara Allah dan alam, antara Sang Pencipta dan ciptaan, antara Yang Satu
dan Yang Banyak? Sebelumnya, dalam masalah wujud, telah disebutkan bahwa
satu-satunya wujud adalah Allah; tidak ada wujud selain * *wujud Allah.
Dengan kata lain, wujud dalam pengertian hakiki hanya milik *al-Haqq. *Segala
sesuatu selain *al-Haqq* sesungguhnya tidak memiliki wujud. Karena itu,
wujud hanya satu yaitu *al-Haqq. *Jika satu-satu wujud adalah *al-Haqq*,
bagaimana kedudukan ontologis *al-khalq*? Apakah alam identik dengan Tuhan?
Atau, apakah alam tidak mempunyai wujud sama sekali?
Lebih lanjut di www.amuli.wordpress.com