----- Original Message ----- 
  From: mohammad syaefulloh 
  To: [email protected] 
  Sent: Monday, February 16, 2009 2:06 PM
  Subject: Re: [www.suzuki-thunder.net] Curhat



  Boleh urun embuk saran....?
  Coba ditanyakan dulu bbrp hal ini utk saling urun rembuk :
  1. Apa tujuan touring ? Jika baksos berarti pake kendaraan spt apapun yg 
utama adlh berperan serta utk bakti sosial tsb..spt waktu tenaga dan finansial.

  > Tujuan touring adalah baksos ke suatu desa terpencil daerah banten 
sekaligus pelantikan angkatan pertama biker kantor.

  2. Jika ada persyaratan kendaraan, tanyakan berdasarkan apa ? Apakah undang2 
lalu lintas dan/atau panduan standar safety riding.
  3. Kenapa dan apakah  iya bbrp part/asesoris mtr bro tidak lulus/melanggar 
persyaratan,  berdasarkan apa ? (kembali ke no 2). 
  - Jika surat2 bro lengkap : lolos donk
  - Jika kondisi mesin prima : lolos donk
  - Jika spion berfungsi dgn baik : lolos dong (apapun merk dan typenya)
  - Jika Jika klakson bersuara besar dianggap pelanggaran, dasarnya apa ? tp 
utk toleransi gak susah kan pake yg standar dulu.
  - Jika LED Strobo dan hazard dianggap pelanggaran, dasarnya apa ? tp utk 
toleransi cukup beri kepastian bahwa kedua fasilitas itu tdk akan digunakan 
(gak perlu dicopot kan..)
  - Jika stang trail dianggap pelanggaran, dasarnya apa ? Sampaikan bahwa stang 
trail pd thunder punya banyak manfaat,bro jabarkan aja kepadanya...
  - Jika knalpot racing dianggap pelanggaran, dasarnya apa? Jika tetap 
dipaksakan, minta rekan anda yg menanggung seluruh biaya penggantian knalpot 
menjadi standart dan penggantian pemasangan kembali knalpot racing saat kembali 
dr touring.
  - Sampaikan bahwa biaya yg timbul akan jauh lebih bermanfaat utk acara utama 
yaitu BAKTI SOSIAL !!
    
  > 2  & 3
  Kurang lebih mereka sudah menjelaskan harus sesuai dengan UU lantas dan 
prosedur safety riding, namun ga bisa menjelaskan pasal2 mana, sepertinya 
menyadur dari safety ridingnya versi bebek (sama ato ga tiap jenis motor??).

  Faktor lainnya, kemungkinan karena acaranya di desa terpencil diharapkan 
kedatangan para biker tidak membuat gaduh jalanan maka dari itu lampu2 yg 
mencolok (hazard, strobo etc) dan suara2 menggelegar ditiadakan (raungan 
sirene, klakson suara gede, knalpot racing etc).

  Gw memaklumi keadaan ini, gw dan mereka baru pertama kali touring bareng 
dengan motor2 yang berbeda dan komunitas yang berbeda, perlu ada sedikit 
pelarasan dan pemahaman yang standar, versi gw yang gw dapet di koster dan 
versi mereka.

  Selebihnya silahkan improvisasi bro....orang mau beribadah kok 
dipersulit....ck..ck..ck...

  > Tadi gw juga udah koordinasi sm panitianya, untuk stang boleh tetap 
dipasang asal tdk mengganggu kenyamanan saat berkendara. Hazard krn sudah built 
in dengan sein, boleh ada tak perlu dibongkar tapi jangan diaktifkan. Strobo 
dan knalpot harus di ganti/copot. capek deh.

  Oke bro eep, makasih atas masukannya yg berharga. 



------------------------------------------------------------------------------
  From: Mas Iwan <[email protected]>
  To: [email protected]
  Sent: Sunday, February 15, 2009 9:44:11 PM
  Subject: [www.suzuki-thunder.net] Curhat


  Salam koster brogader sekalian,

  Gimana yang ikutan famgat malam minggu kemaren? pastinya seru dan asyik 
yah... maaf ane cuma sekedar mampir dan gak bisa sampe pagi dikarenakan ada 
acara urgent pada paginya dan musti fit malamnya.

  Begini bro sekalian,

  Sekedar sharing atau curhat atau apalah namanya, diantara 70-an motor gedung 
kantor tempat ane bekerja, mungkin bisa dihitung yang ikut club atau komunitas 
biker, sekitar ada 4 biker yg ikut komunitas, 1 anggota NSC (new shogun club), 
1 anggota YJOC (Yamaha Jupiter Owner Club), 1 anggota pasif Detic (Depok Tiger 
Club) dan ane sendiri, KOSTER.

  salah satu biker bebek tersebut mempelopori berdirinya komunitas biker di 
kantor dan berencana mo mengadakan touring dan baksos di suatu daerah di daerah 
banten, 1 maret nanti.

  Menjelang touring ini, diadakan inspeksi dan persyaratan kendaraan bermotor. 
Kemudian setiap kendaraan yang terdaftar untuk touring perdana ini di cek 
satu-satu, mulai dari kelengkapan, kondisi kendaraan dan surat2.

  Tiba giliran motor ane, ternyata gak lulus inspeksi padahal secara fisik 
kendaraan dan mesin, sudah sangatlah oke. Beberapa perlengkapan tidak memenuhi 
standar seperti knalpot racing yoshimura, kaca spion yg berfungsi sebagai lampu 
sein,strobo LED,hazard, stang trail dan terakhir klakson tet tot (yang ane 
pasang model stebel). Ane disarankan mengganti itu semua dengan standar 
pabrikan.

  Agak kesal juga, standar motor touring spt thunder kok disamakan dengan motor 
bebek kayak jupiter dan shogun yang memang gak pantas dijadikan motor touring. 

  Okelah klo strobo bisa dicopot dan klakson bs di switch ke standar punya yg 
masih nempel di body, tapi klo spion dengan lampu, knalpot, stang trail dan 
hazard di copot, ane menolak keras. Lebih baik gak perlu ikut touring dan 
bantuin baksos daripada ane harus mempreteli thunder ane. Mempreteli part itu 
berarti merusak keindahan dan fungsionalitas thunder sebagai motor touring 
hingga 40%.

  So... brogader sekalian, ada saran dan masukan untuk ane? ane sebenarnya 
ingin touring perdana ini yg diadakan kantor tapi syaratnya motor harus standar 
banget atau klo gak diganti dengan motor tipe lain yg masih standar lom 
diapa2in.

  Bingung....

  Thanks,

  Iwan K-310






  

Kirim email ke