--- On Tue, 9/6/09, lucky junan subiakto <[email protected]> wrote:



hati-hati buat yang mau turing ke Suramadu...



-------------------------------------------
AWAS ANGIN SAAT RIDING 
-------------------------------------------
2009-06-05 19:02:12 
Jangan sepelekan angin yang tiba-tiba berhembus saat sampeyan riding. Paling 
gress peringatan safety buat rider yang bakal melintas jembatan terpanjang di 
Indonesia, Suramadu, Surabaya-Madura. Jembatan sepanjang 5,4 KM. Menurut 
pemerintah daerah Jawa Timur, jembatan ini bakal diresmikan 10 Juni mendatang.

Syukurlah, pengendara motor punya hak yang sama dan diizinkan melintas dengan 
membayar retribusi sekitar Rp 2.000 sampai Rp 2.500. Hal ini ditegaskan Menteri 
PU Joko Kirmanto kepada wartawan saat meninjau Jembatan Suramadu sisi Madura.

"Sedang diatur aturan untuk pengendara, pasalnya saat ini UU melarang motor 
melewati jalan tol. Khusus Suramadu berbeda karena disediakan jalur sepeda 
motor," tandasnya.

Okelah mereka masih menggodok, yang penting bikers menggaris bawahi kajian yang 
lebih penting yakni unsur safety. Untuk masalah ini, pemerintah Jawa Timur 
kabarnya sudah mempersiapkan peringatan dini jika sewaktu-waktu angin kencang 
menerpa jembatan ini. Sebagai ilustrasi, pihak Badan Meteorologi dan Geofisika 
(BMG) memprediksi tak menentunya kecepatan angin terutama di wilayah laut dan 
bisa mencapai 17 knot alias 34 km/jam.

Dari situ kami sharing dengan biker yang pernah mengalami terpaan angin 
kencang. Toz dengan Joegi Herdiawan, peturing yang nggak lama lagi akan 
mengembara melintas Kalimantan dalam program Culture In Borneoland.

"Banyak sekali bahayanya. Selain angin, kendaraan besar seperti bus atau truk 
bisa membuat motor oleng," buka cowok brewok ini. Joe mengaku pernah diserang 
angin besar saat turing di daerah. Kalau terpaksa menembus ia memberi 
tips,"Kurangi manuver tak perlu, jangan goyang kiri-kanan tapi usahakan lurus 
aja. Jika terombang angin jangan dilawan ikuti sambil tetap kontrol perlahan.

Indra Panca, ketua umum Honda Tiger Club Indonesia juga senior di Tigers 
Association Bandung urung rembuk."Mengurangi kecepatan di zona safety, 60 -70 
km/jam sangat direkomendasikan untuk terjangan angin samping alias crosswind 
ini," bukanya.

Ia juga mewanti brothers yang memakai saddle bag juga windshield akan mengalami 
guncangan lebih keras jika terserang. "Termasuk efek turbulensi jika berpapasan 
atau disusul truk,bus dan kendaraan besar lain," kata Indra. Ia pernah 
terserang angin laut saat turing dari Aceh ke Jawa tepatnya di wilayah pesisir 
Painan.

"Motor sampai bergeser, Bro! Saya langsung mengurangi kecepatan," jelasnya 
lagi.Prinspi Indra, semakin kencang motor daya gravitasi akan semakin berkurang 
hingga berbahaya jika ada gangguan termasuk crosswind.

Untuk mengurangi risiko bahaya, gaya gravitasi itu diperbesar dengan cara 
memperlambat kecepatan motor. Jika saat riding tiba-tiba angin kencang melanda 
brothers jangan panik. Jangan sesekali menurunkan kecepatan secara mendadak, 
harus bertahap dengan menurunkan rpm mesin dan tetap siaga agar motor tidak 
limbung. Selamat punya jembatan baru buat brothers di Surabaya dan Madura!

Penulis/Foto: i...@n/CandraSource link: 
http://www.motorplus-online.com/index.php/article/detail/id/960

-- 
Lucky J. Subiakto, 
http://subiakto.wordpress.com
http://rsa.or.id
http://yjoc.web.id
*Kecelakaan Bukanlah Hal Yang Biasa*
http://img36.imageshack.us/my.php?image=trotoar.jpg

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
-----------------------------------------------------------------------------------------
 
Share the Road !!!! 
Untuk posting: [email protected] 
Untuk keluar dari grup: [email protected] 
Website: www.rsa.or.id
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---




      

Kirim email ke