Bantuan obat-obatan kek... bantuan makanan kek... apa kek... pokoknya ngasih 
duit !!! 


Iluni Keluarkan Rp 80 Juta untuk Bantu Aksi Mahasiswa

JAKARTA, (PR).-
Ikatan Alumni Universitas Indonesia (Iluni) mengeluarkan dana Rp 80 juta untuk 
membantu kelancaran aksi demonstrasi mahasiswa sejak Mei hingga November 1998. 

Ketua Presidium Bidang Organisasi Iluni, Ir. Indradjid Subardjo MM, merinci, 
uang bantuan itu dikeluarkan secara resmi oleh bendahara, dengan alokasi sebagai
bantuan makanan dan obat-obatan peserta aksi. 

Dalam penjelasan kepada wartawan di sebuah hotel kawasan Warung Buncit Jakarta, 
Rabu (19/11), Indradjid menolak secara tegas, bahwa uluran bantuan itu identik 
sebagai donator dan penggerak aksi demonstrasi mahasiswa.  

"Iluni membantu dan mendukung gerakan mahasiswa dalam bentuk bantuan konsumsi 
dan obat-obatan. Ini sekadar dukungan moral, tidak pernah membayar mahasiswa," 
katanya. 

Penjelasan Indradjid didasari beberapa pernyataan, bahwa Iluni membayar gerakan 
mahasiswa untuk menggulingkan pemerintahan yang sah. Bantahan ini sekaligus 
sebagai klarifikasi atas tuduhan keterlibatan tiga tokoh Iluni bersama 14 tokoh 
lain sebagai penandatangan Komunike Bersama di Hotel Sahid.  

Indradjid menyatakan, "Pernyataan Iluni membayar gerakan mahasiswa tidak benar, 
tidak nalar, melecehkan dan merendahkan kemurnian perjuangan mahasiswa," 
tandasnya. 

Menurutnya, tidak satu pun orang atau instansi yang mampu mengatur atau 
mengklaim sebagai pengatur gerakan mahasiswa. Yang mampu mengatur hanya hati 
nurani mahasiswa masing-masing. 

Ia menegaskan, istilah membiayai demonstasi konotasinya Iluni membayar para 
aktivis. "Tak menolak, kami mendukung gerakan mahasiswa. Tetapi, kami menolak 
dikatakan membayar, karena kesannya ada honor, ongkos jalan bagi mahasiswa. Ini 
kan nggak begitu," ujar Indradjid lagi didampingi beberapa pengurus lain.  

Ditanya posisi tiga elit Iluni, Hariadi Darmawan, Haryono Kertohadiprojo dan Sri
Edi Swasono yang dituduh makar, Indradjid menyatakan, undangan rapat 12 November
1998 di Hotel Sahid itu ditujukan atas nama pengurus Iluni.  

Sesuai kapasitas ini, katanya, Iluni menyikapi kasus tuduhan makar kepada tiga 
pengurus sekaligus anggotanya. Apalagi prinsip gerakan reformasi dari Iluni 
menolak jalan kekerasan dan menolak target utama merebut kekuasaan. 

"Sebagai anggota Iluni, saya tidak percaya kedatangan tiga pengurus ke sebuah 
pertemuan itu sebagai momentum untuk aksi makar. Kalau perkembangannya ada 
setuju dan tidak setuju atas kedatangan mereka dalam pertemuan dengan 
mengatasnamakan pengurus Iluni, saya berpendapat, sikap itu mencerminkan 
pendapat pribadi-pribadi anggota," ujarnya.  

Dicontohkan, pendapat Lukman Hakim, Hariman Siregar, Dipo Alam dalam wawancara 
televisi, menurut Indradjid sebagai pendapat pribadi yang tidak setuju 
memposisikan ketiga tersangka kasus makar sebagai pengurus Iluni. "Ini saya kira
perlu dibicarakan dalam rapat interen organisasi," tambahnya.  

Tabur bunga

Ratusan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi menggelar acara tabur bunga 
mengenang Tragedi Semanggi di depan kampus Unika Atmajaya, Jakarta, Rabu. 

Sedangkan gelombang unjukrasa dan aksi keprihatinan yang diikuti ratusan orang 
masih terjadi di Jakarta, Surabaya dan beberapa kota lainnya.  

Menurut seorang mahasiswa, Anton, acara tabur bunga tersebut dimaksudkan untuk 
mengenang tujuh teman mereka yang tewas dalam bentrokan dengan aparat keamanan 
saat melakukan aksi unjukrasa di dekat Jembatan Semanggi, Jumat (13/11) malam. 

Selain tabur bunga, demikian dikutip Antara, aksi damai yang dimulai sekitar 
pukul 14.00 WIB dan berlangsung dengan tertib itu juga diwarnai dengan orasi dan
nyanyian. 

Sementara itu, dari arah Bundaran HI, Jakarta, ratusan mahasiswa dengan 
menyanyikan lagu gugur bunga berjalan kaki menuju kampus Unika Atmajaya untuk 
meletakkan karangan bunga yang mereka bawa. 

Aksi jalan mahasiswa yang memenuhi ruas jalan ke arah Kampus Unika tersebut 
menyebabkan arus lalu lintas menjadi terhambat, karena pengendara tidak bisa 
mendahului rombongan yang tidak dikawal oleh aparat keamanan tersebut.***   
  
-------------------------------------------------------------------------------- 

  HAK CIPTA � PT PIKIRAN RAKYAT BANDUNG, 1997
WEB DIRANCANG DWI SETYADI - BPPTI EDITORIAL
 


____________________________________________________

"Spread the word - Free Email and Homepages!"
         http://www.Pconnections.net

Email - [EMAIL PROTECTED]
Homepage - http://ppage.net/?wach
PCard - http://pcard.net/?wach




Himbauan: Hormati pahlawan REFORMASI, Pasang bendera setengah tiang !

---------------------------------------------------------------------
To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
HI-Reliability low cost web hosting service - http://www.IndoGlobal.com 

Kirim email ke