Benarkah aparat kita tak mampu menyelesaikan pertikaian antar preman di
Manggarai ? Aneh !

Pernyataan Kapolsek Menteng dalam kutipan berikut sangat tak masuk akal.
Persoalannya hanya ada di goodwill saja, ada atau tidak ?

Mengerahkan pasukan beribu-ribu saja mampu, kok, apalagi cuma mengatasi
'kasus kecil' seperti pertikaian antar preman. Atau memang mereka tak
biasa bertemu dengan 'orang-orang perkasa' dan lebih terbiasa bertemu
demonstran tanpa senjata dan tak berniat baku-hantam ? Di Jakarta saja,
mereka bisa datangkan puluhan ribu pasukan keamanan untuk menghadapi
'orang-orang takut darah' yang nyata-nyata tak hendak merusak dan
sebagainya. Eeee..... kok menghadapi puluhan preman saja takut........

Kembali ke soal goodwill, banyak orang sudah tahu. Bahwa preman dengan
aparat (dimanapun) biasanya banyak yang berkawan karib. Simbiosis
mutualisma ada dalam spirit 'preman-preman' itu.


-----------------------------------------------
Jagoan Tawuran Manggarai Akan
"Dicomot"

Jakarta, Pembaruan (22/11)

-------------sengaja-dipotong------------------

Aparat keamanan dan kelurahan/kecamatan diharapkan menindaklanjuti dengan
membina satgas gabungan. 

Wali kota mengakui selama ini belum terlihat adanya tindakan law
enforcement.
"Kita persuasif dulu, tapi kalau masih saja tawuran maka kita akan
tindak," katanya. 

Tawuran beberapa kali di lingkungan Jl Tambak ini sedikitnya telah
menewaskan
empat warga dan melukai puluhan orang serta terbakarnya puluhan rumah. 

Namun belum ada pelaku yang ditangkap. "Kita kesulitan baik karena
keterbatasan
aparat juga karena tawuran melibatkan banyak orang," kata Kapten Firman,
Kapolsek Menteng.(A-15)
(http://www.suarapembaruan.com/News/1998/11/221198/index.html)



---------------------------------------------------------------------
To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
HI-Reliability low cost web hosting service - http://www.IndoGlobal.com 

Kirim email ke