Saya sungguh terkesan dengan argumen Dr. Mahfud ini. Benar-benar ia mampu mencuri kejernihan ditengah kerancuan. Betul sekali, semua disorder ini terjadi karena tidak adanya legitimasi rakyat terhadap pemimpin. Karena itu, yang perlu bukan another angkatan ke-5 (rakyat dipersenjatai), tapi legitimasi supaya rakyat merasa butuh pemerintah. Lagipulan, konsep "ratih" itu sendiri sebenarnya sudah dijalankan, ada Hansip, Satpam, Wanra, Banpol, dll. Belum lagi "Pam Swakarsa"... Dr Mahfud SU, MD SH: Yang Perlu Bukan Ratih, Tapi Legitimasi Yogyakarta, Pembaruan Pengamat hukum tata negara dari Yogyakarta Dr M Mahfud MD SH SU berpendapat, program Rakyat Terlatih (Ratih) yang dimaksudkan untuk membantu aparat keamanan, karena jumlahnya terbatas, tergantung pada kebutuhan pemerintah sebagai penyelenggara negara. Namun dia tidak melihat urgensi pembentukan rakyat terlatih yang berjumlah 40.000-70.000 orang. Ini bisa mengesankan pemerintah sedang panik. Yang perlu sebenarnya bukan sekadar membentuk ratih, tetapi membangun legitimasi, agar rakyat merasa memerlukan pemerintah, katanya. Dr Mahfud MD SH SU menyatakan hal itu dalam wawancara khusus dengan Pembaruan Sabtu (12/12) sore di rumahnya, di Yogyakarta, Sabtu (12/12) petang. Pakar hukum UGM ini mengaku berbeda pendapat dengan sementara tokoh yang menganggap terbentuknya Ratih dapat membuka peluang penyelewengan terhadap UUD 1945, khususnya pasal 30 yang menegaskan tentang hak dan kewajiban warganegara dalam membela negara. "Saya tidak melihat kaitan langsung ada pelanggaran terhadap UUD 1945. Namun terus terang saya juga tidak melihat urgensinya pemerintah harus membentuk Ratih yang jumlahnya antara 40.000-70.000 orang itu,'' katanya. Langkah ini menurut Mahfud justru memberi kesan bahwa pemerintah sedang panik. Terutama dalam merespons perkembangan situasi di dalam negeri yang berkembang secara dramatis, terutama, akhir-akhir ini. Karena setiap pemerintah mengambil langkah, masyarakat lalu mengambil sikap beroposisi, sehingga pemerintah sangat khawatir jangan-jangan revolusi sosial benar-benar terejadi. Dia mengatakan tidak melihat urgensinya, dalam pengertian siapa yang bisa disebut, rakyat terlatih. Apakah rakyat tertentu yang telah mendapatkan latihan seperti Hansip, atau mirip dengan pengamanan swakarsa yang dihebohkan saat SI MPR. Mahfud khawatir malah merepotkan, jika rakyat terlatih itu tidak jelas pola komando dan pembinaannya. Salah-salah bisa menyulut terjadinya konflik horisontal. Seperti dilaporkan gagasan membentuk Ratih ini menimbulkan kontroversi. Beberapa tokoh militer Indonesia, khususnya beberapa jenderal purnawirawan menganggap ratih akan menimbulkan konflik di masyarakat. Mantan Menhankam Jenderal Purn Edi Sudradjat, akhir pekan (12/12) menyatakan ketidaksetujuannya dengan mengingatkan insiden berdarah akibat pengerahan kekuatan rakyat (Pam Swakarsa) serupa pada saat berlangsungnya SI MPR 1998 lalu. Pengerahan kekuatan sipil itu memancing konflik, yang berakibat empat orang tewas. Alasan pemerintah karena jumlah perbandingan (rasio) antara polisi dengan masyarakat sangat jauh dari yang diperlukan, Mahfud mempertanyakan kenapa pada era sebelumnya kekurangan personel aparat tidak dianggap hal yang mengkhawatirkan. Yang menjadi masalah, menurut dia, karena pemerintah saat ini kekurangan legitimasi. Di mata sebagian masyarakat pemerintah dianggap tidak legitimate, katanya, sehingga upaya yang seharusnya dilakukan bukan membentuk rakyat terlatih, tetapi membangun legitimitas, agar rakyat merasa memerlukan pemerintah. Belum Tegas Mengenai status Soeharto yang kini sudah mengarah sebagai tersangka, Mahfud menilai pernyataan itu masih belum tegas. Seharusnya Soeharto langsung dinyatakan sebagai tersangka. Pemerintah harus memiliki keberanian moral untuk mengadili Soeharto. Namun diakui, bahwa persoalan yang dihadapi sangat politis dan rumit. Misalnya bisa-bisa peradilan Soeharto akan menyeret banyak pihak. (037) ---------------------------------------------------------------------------- ---- Last modified: 12/13/98 --------------------Martin Manurung--------------------------- E-mail: [EMAIL PROTECTED] & [EMAIL PROTECTED] Homepage: http://www.cabi.net.id/users/martin _________________________________________ "If anyone wants to be first, he must be the very last, and the servant of all" -=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=- Current subscriber count: 246
