Saya juga kasihan dengan nasib umat Islam apalagi setelah kejadian baru
lagi 
   ini di Kupang. Sudah difitnah sebagai Pamswakarsa, dituding sebagai biang 
   kerusuhan, dituduh dukun santet sampe dibunuhin segala dan masih banyak
lagi 
   ternyata reformasi masih juga belum berpihak pada umat islam saya turut 
   simpati atas berbagai tragedi yang tak kunjung berakhir. Tapi saya tetap 
   yakin, ketika ada berusaha yang membela seperti AQ Jaelani, dituduh bahaya
lah 
   atau gila atau segala macem, padahal sah-sah saja semua orang berpendapat, 
   kalau ragu ya dibuktikan, kalau salah dihukum, kalau benar ya mau tidak mau

   diamini. Kalau saya sendiri pendapatnya seperti lagu Katon aja ah........ 
   Semua kulakukan demi cinta 
   Saling berbeda itu wajar saja 
   Kuyakin kita tlah sama dewasa 
   Mampu bicara dengan logika 
   (Dengan Logika, 1995) 
   Dengan begitu kayaknya nggak akan ada deh yang namanya perpecahan mau 
   seseorang fanatik atau tidak pada agamanya, mau islamisasi atau
kristenisasi, 
   mau menjadikan agama sebagai pegangan atau sekedar komoditas politik, itu
mah 
   bukan urusan orang lain karena adanya di level niat dan sangat subyektif
dan 
   tersembunyi sekali, nggak ada jaminan bahwa semua dugaan itu benar atau
salah 

____________________________________________________________________
Get free e-mail and a permanent address at http://www.netaddress.com/?N=1

-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=- Current subscriber count: 246

Kirim email ke