Ratih + Petih = Rapuh.

Tetangga saya yang bernama si  "Ratih" sudah sejak dua minggu ini senewen
terus,  pasalnya orang-orang sekampung sering memperolokkannya dengan
memanggil namanya  dengan tambahan komentar yang tidak dia mengerti.
Setelah Ketua RT, menjelaskan kepadanya perihal Ratih,  bukannya dia
menjadi maklum tapi sebaliknya menyumpahi  pencetus  istilah namanya itu.

Beginilah katanya :    "Sialan tuh pejabat, nggak punya perasaan, tolong
bilangin ame pejabat yang mencetuskan ide Ratih itu, agar di ganti dengan
"Rapuh" saja.  Karena  Rapuh  begitulah keadaannya sesuai dengan mental
pejabat yang punya gagasan.   Benar benar Rapuh."



Indonesia without violence!

---------------------------------------------------------------------
To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
HI-Reliability low cost web hosting service - http://www.IndoGlobal.com

Kirim email ke