Gerakan pro-demokrasi dalam sebuah tirani pastilah akan melahirkan ironi. Tirani dan demokrasi memiliki landasan yang saling bertolak belakang - sehingga keduanya akan saling meniadakan. Jadi masing-masing pihak hanya punya satu pilihan: ada atau tiada. Ironi yang timbul adalah konsekuensi dari pilihan tersebut. Kalau keduanya dipaksakan untuk berkompromi, yang muncul adalah: 1. Tirani yang (pura-pura) demokratis - rasanya saya kenal betul pemerintah yang seperti ini, atau 2. Demokrasi yang tiranis (?!@##$#??). Disfungsi (abnormal functioning) ABRI bertentangan dengan prinsip-prinsip demokrasi. Oleh karena itu HARUS dihapuskan kalau kita ingin membentuk negara demokratis. Sebagai ilustrasi: lurah/camat/bupati/gubernur/DPR/MPR adalah pengemban amanat rakyat - bukan pengemban amanat danrem/dandim/pangdam/pangab/pangti. Disfungsi ABRI bukan hanya dalam hal jabatan politis. Penggunaan kekuatan militer oleh penguasa sipil dalam masalah politik/sipil juga merupakan disfungsi ABRI. Disfungsi tidak hanya terjadi pada ABRI. DPR/MPR, Kehakiman, Kejagung, Kepolisian yang seharusnya mengemban amanat rakyat dan hukum lebih muncul sebagai alat penguasa. Saya sebagai rakyat yang "selfish" dan pengecut juga merupakan bagian dari masalah. Perang antara pro-tirani dan pro-demokrasi akan jauh lebih seru dan lebih panjang dibandingkan dengan perang Bharatayudha. Saya curiga bahwa isu "kemurnian gerakan mahasiswa" adalah salah satu senjata jaring yang dilemparkan oleh pro-tiran untuk mengisolasi gerakan mahasiwa. By the way, lewat media ini saya, sebagai mahasiswa PTS, mengucapkan terimakasih atas sanjungan Indarti Sudiro terhadap dengkul saya. Tapi tolong jangan terlalu dibesar-besarkan; Dengkul saya tidak jauh lebih hebat daripada otak para tiran dan anteknya - tapi hanya sedikit lebih baik :-). Basas Widyaseno Indonesia without violence! --------------------------------------------------------------------- To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED] To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] HI-Reliability low cost web hosting service - http://www.IndoGlobal.com
