Yang saya herankan dari dulu, mengapa Aparat dan Unsur
terkait lainnya tidak bisa menyelesaikan masalah tawuran
ini. Dulu pada waktu jamannya banyak tumbuh 'gang'
dikalangan anak2 muda Jakarta tahun 70-an, kita
berhasil membubarkan 'gang-gang' tersebut.
Jadi masalahnya kembali kepada bagaimana keseriusan kita
semua menangani masalah 'Tawuran', yang mungkin cuma
ada di Indonesia.
Ini adalah masalah serius, semoga kita mau membuka mata
bahwa Tawuran adalah perbuatan yang memalukan bagi
generasi muda. Masih banyak hal-hal yang bisa dikerjakan
dan membanggakan dibanding dengan Tawuran.
At 19:54 25/12/98 +0700, Dedi Elfira wrote:
>Bukannya gendeng lagi, barangkali mereka lagi belajar perang,
>siapa tahu mereka berfikiran nanti kalau terjadi perang
>sesungguhnya kan sudah pernah belajar menembakkan rudal petasan.
>
>> ----------
>> From: Ali[SMTP:[EMAIL PROTECTED]]
>> Reply To: [EMAIL PROTECTED]
>> Sent: 25 December 1998 22:52
>> To: [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; abri; [EMAIL PROTECTED];
>> [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
>> [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
>> [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
>> [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
>> [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
>> [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]
>> Subject: [Kuli Tinta] TAWURAN DI OTISTA RAYA
>>
>> Di jalan Otista Raya, pagi ini sedang berlangsung tawuran
>> massal. Kendaraan mikrolet yang melewati rute tersebut terpaksa
>> mengambil jalan lain.
>>
>> Tawuran yang dimulai sehabis sahur tadi disebabkan karena
>> pemakaian petasan yang seenaknya sendiri. Bayangkan saja,
>> petasan roket diarahkan ke seberang jalan, yaitu daerah lawan
>> mereka. Persis seperti pejuang Taliban yang menembakan roket
>> mereka. Sementara penduduk di seberangnya berdiri menonton.
>>
>> Begitu terkena petasan tersebut, pecahlah perang saudara
>> di bulan puasa ini. Oalah, puasa bukannya menahan hawa nafsu,
>> kok malah tawuran. Benar-benar gendeng.
______________________________________________________________________
To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
** Jadual puasa Ramadhan @ http://www.indoglobal.com/puasa.html **
Indonesia without violence!