> -----Original Message-----
> From: Tedy [mailto:[EMAIL PROTECTED]]
> Sent: 01 Januari 1999 14:10
> To: Kuli Tinta
> Subject: [Kuli Tinta] Fw: Pers Terjebak Siarkan Aib
>
>
>
>
>
>
> >Pers Terjebak Siarkan Aib
> >
> >detikcom. Jakarta. Selama tahun 1999 media massa Indonesia telah terjebak
> >pada pemberitaan yang menyalahi norma moral, etika, kepatutan dan kaidah
> >agama. Demikian kesimpulan akhir tahun Asosiasi Wartawan Muslim (AWAM)
> dalam
> >siaran persnya yang sampai ke tangan detikcom, Kamis (31/12) .
> >
> >"Apapaun alasannya, media massa Indonesia dalam penilaian AWAM
> selama 1998
> >lebih sering membuka aib sesorang ketimbang menginformasikan kebenaran,"
> >tulis AWAM yang ditandatangani ketua AWAM Satya Darma dan Sekjen WS
> Kuntoro.

Jadi, apa standart KEBENARAN INFORMASI menurut AWAM?
Batasan apa yang membedakan antara KEBENARAN INFORMASI dengan "MEMBUKA AIB"?
Apakah dengan mengatakan bahwa seseorang dengan nama X (SOEHARTO misalnya)
itu adalah KORUPTOR yang menyengsarakan rakyat dan lebih jahat dari penjahat
manapun sehingga harus diadili, maka itu berarti "lebih membuka aib esorang
ketimbang menginformasikan kebenaran" ?

> >
> >Ini terjadi setelah jatuhnya Soeharto sebagai Presiden R. Dan, tak pelak
> >lagi bila Soeharto dan keluarganya kemudian jadi bulan-bulanan pers
> >Indonesia. Begitu juga media televisi dan radio dalam pandangan
> AWAM lebih
> >banyak berfungsi sebagai corong pengamat ketimbang menyuarakan nurani
> >rakyat.

Nah, tentang TV dan RADIO, koq menurut saya justru dalan era post-SOEHARTO
ini lebih banyak acara yang interaktif-dialogis ya?
Bukankah ini menunjukkan TV dan RADIO sekarang lebih objektif dalam
menyuarakan nurani rakyat? Karena dari acara-acara interaktif-dialogis
tersebut bukankah rakyat dilibatkan sebagai subject penderita (pada jaman
ORBA rakyat menjadi object penderita, pada masa sekarang ini RAKYAT hampir
menjadi subject tetapi masih menderita) sekaligus PENGAMAT sehingga TV dan
RADIO di masa ini menjadi CORONG dan media demokrasi rakyat Indonesia ini?

salam,
TEDY THE KION


______________________________________________________________________
To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
** Jadual puasa Ramadhan @ http://www.indoglobal.com/puasa.html **

Indonesia without violence!

Kirim email ke