Yth. Peserta Milis Kuli Tinta,

Baru saja bulan Ramadhan berlalu dan kenangan Idul Fitri masih membekas hangat, telah 
terjadi insiden kerusuhan berlatar belakang agama di Ambon. Beberapa saat terakhir, 
diterima pula berita bahwa terjadi kerusuhan di Tegal.

Informasi yang dapat dihimpun bahwa gejala-gejala kerusuhan itu sungguh tak terduga. 
Semuanya karena hal yang sepele dan kemudian di-abused menjadi pertentangan agama, 
suku dan ras.

Karena itu, tak salah kesimpulan sebagian orang, bahwa kerusuhan itu lebih disebabkan 
karena faktor eksternal yang sedang "bermain" untuk mencapai tujuan politis kelompok 
yang mencoba mengukuhkan statusnya yang mulai sirna.

Pemilu yang dapat mulai dihitung mundur ini, hanya akan bisa berlangsung bila tercipta 
suasana yang kondusif. Karena itu, baiklah kita demi eksistensi bangsa kita, kiranya 
menjalin komunikasi dan hubungan yang mesra dengan semua orang tanpa memandang 
identitas. Perbedaan yang ada hendaklah dipandang sebagai kekayaan demokrasi tanpa 
harus dipertajam menjadi friksi yang eksplosif.

Hari-hari ke depan ini, akan semakin banyak orang/pihak yang akan memanas-manasi 
setiap moment yang mungkin dieksploitasi menjadi issu yang eksplosif. Hendaklah kita 
bijaksana, waspada dan selalu berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa agar Ia selalu 
melindungi kita, melindungi bangsa Indonesia dalam melakukan reformasi menuju 
Indonesia Baru yang berkeadilan tanpa kekerasan.

Terimakasih,
Moderator.
______________________________________________________________________
To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]

Indonesia Baru: berkeadilan tanpa kekerasan!


Kirim email ke