INDONews Editors wrote:

> ----------------------------------------------------------
> Unsubscribe?, send your mail to: [EMAIL PROTECTED]
> with body mail: "signoff indonews"
> need more help?, send your mail to: [EMAIL PROTECTED]
> with body mail: "info refcard"
> ----------------------------------------------------------
>
> From: ABC KLM
>
> BANGSA YANG BESAR ADALAH BANGSA YANG MENGHARGAI KAUM MINORITASNYA.
>
> Oleh : MORAL BANGSA.
>
> Sering sudah diteriakkan oleh para pemimpin kita bahwa bangsa yang besar
> adalah bangsa yang menghormati para pahlawannya, itu kami setujui.
> Sudah sewajarnya kita berbuat baik terhadap orang yang berbuat baik kepada
> kita, banyak orang berdosa juga melakukannya.   Kalimat ini diambil dari
> salah satu ayat kitab suci.
>
> Ada pendapat baru yang lebih maju sekarang yang diteriakkan oleh
> bangsa-bangsa yang besar   BANGSA YANG BESAR ADALAH BANGSA YANG MENGHARGAI
> KAUM MINORITASNYA  .
>
> Jadi misalnya kalau bangsa AMERIKA SERIKAT mau dikatakan sebagai BANGSA YANG
> BESAR maka mereka harus membuktikan pada dunia luas bahwa kaum mayoritasnya
> menghargai dan membantu dengan keras kehidupan dan penghidupan serta
> kemajuan kaum MINORITASNYA.
>
> Siapakah kaum minoritas di AMERIKA SERIKAT itu ?????
> Antara lain : warganegara kulit hitam, kulit berwarna lainnya, suku indian,
> warga muslim, warga non kristen/katolik lainnya dan lain-lainnya.
>
> Warganegara kulit putih dan warga kristen/katolik disana sebagai kaum
> mayoritas seharusnya menghargai dan memberikan kesempatan yang minimal sama
> kepada kaum minoritasnya.
> Mereka kaum mayoritas disana seharusnya membantu dan mengijinkan warga
> muslim untuk membangun Mesjid dan melakukan Ibadahnya. Begitu pula pada
> warga minoritas agama lainnya.
>
> Warga Kristen/Katolik yang merupakan kaum mayoritas seharusnya akan marah
> besar jika terjadi rumah ibadat agama minoritas dibakar atau dirusak.
> Pemimpinnya yang mayoritas orang Kristen/Katolik harus menindak dengan tegas
> pelaku-pelaku perusakan dan pembakaran rumah Ibadat tersebut bukan hanya
> sekedar mengutuk kejadian itu sehingga peristiwa itu selalu berulang
> terjadi.
> Mereka juga harus memberikan kesempatan seorang kulit hitam untuk menjadi
> presiden atau sebagai jenderal militernya.
>
> Jika semua itu tidak terjadi disana, maka BANGSA AMERIKA SERIKAT TIDAK
> PANTAS DIHORMATI DAN DIANGGAP SEBAGAI BANGSA YANG BESAR.
> DUNIA AKAN MENERTAWAKAN DAN MENGHINA MEREKA.
>
> Bagaimana dengan kita sebagai BANGSA INDONESIA yang jumlah penduduknya No.4
> terbesar didunia setelah China, India, AS ????
> Kita perlu merenung tentang  kebenaran KEBESARAN bangsa kita, yang mungkin
> minimal 99 % penduduknya mengaku beragama dan anti KOMUNIS.
>
> Ada contoh yang diambil dari harian SUARA PEMBARUAN, 21 Januari 1999, hal
> 3.yang berjudul :ORANG RIAU BERPANGKAT BRIGJEN DI MALAYSIA.
> Brigadir Jendral Angkatan Darat Datuk Amir Baharuddin, warganegara Malaysia.
> Ayahnya kelahiran Pariaman Sumatra barat, Ibunya kelahiran Desa Salo,
> Kampar, Riau.  Jadi beliau adalah warganegara Malaysia keturunan asing garis
> pertama.
>   Saya selalu pulang kampung pada hari Lebaran   kata beliau pada saat
> ber-halal bihalal tanggal 20 januari 99 di kediaman Gubernur Riau, Saleh
> Djasit SH.
>
> Bahan renungan kita bersama : Beranikah kita mengangkat seorang Jenderal
> ABRI warganegara keturunan asing garis pertama  dan yang selalu pulang
> setiap tahun ke negeri leluhurnya ?????
>
> Bahan renungan  : Salahkah bangsa di salah satu negara  Amerika Selatan yang
> mempunyai seorang Presiden keturunan Jepang ????
>
> Bahan renungan  : Salahkah di negara SURINAME banyak Menteri dan Jenderal
> yang keturunan Indonesia Jawa dan masih suka bermain wayang dan gamelan
> serta masih sering memakai bahasa jawa ????
>
> Bahan renungan  :  Kita benarkan-kah tokoh No.1 PLO, Yasser Arafat yang
> hadir di Misa Natal, duduk paling depan dan ikut menyanyi serta sangat
> menghormati Yesus Kristus itu ???? ( harian Suara Pembaruan 26-12-98)
>
> Bahan renungan  :  Benarkah Abdulrahman Wahid, ketua NU kita yang mengatakan
> bahwa pada peristiwa Situbondo menyalahkan orang-orang yang menghinakan
> Tuhannya orang Kristen karena itu berarti menghinakan Tuhannya orang Islam
> juga karena Tuhan adalah satu  ???? (lihat buku Melintasi batas agama, kata
> pengantar DR.Nurcholish Madjid )
>
> Bahan renungan  :  Setujukah anda seperti Nabi Muhammad yang menyuruh orang
> Kristen tamunya untuk melakukan kebaktian Kristen di Mesjidnya  ???? (lihat
> buku Melintasi batas agama )
>
> Bahan renungan  :  Setujukah anda seperti yang ditulis di al-Qur an dan
> Hadis penghormatan yang besar kepada Yesus Kristus ( Isa )  dan Mariam
> ibundanya serta menghormati  kaum Nasrani ???? (lihat buku Melintasi batas
> agama )
>
> Bahan renungan  :  Benarkah jika pemerintah Filipina menindas warga Muslim
> Moro yang minoritas itu  ???? Juga terjadi di Bosnia dan lainnya.
>
> Bahan renungan  :  Bisakah INDONESIAKU INI TETAP BERSATU jika Negara dan
> Mayoritas Bangsa terus-terusan menindas kaum MINORITAS  ?????
>
> JIKA ANDA SETUJU PENDAPAT INI DIBACA BANYAK ORANG, E-MAIL KANLAH, COPY
> KANLAH , DISKUSI KANLAH KE/DENGAN TEMAN-TEMAN ANDA AGAR BANGSA KITA BISA
> MENJADI BANGSA YANG BESAR DAN DIAKUI DI SELURUH DUNIA.
>
> ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
> Didistribusikan tgl. 25 Jan 1999 jam 05:24:03 GMT+1
> oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
> http://www.Indo-News.com/
> ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

______________________________________________________________________
To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]

Indonesia Baru: berkeadilan tanpa kekerasan!


Kirim email ke