Rekan Rekan yang budiman, Berikut adalah konsep seruan : "MARILAH KITA HENTIKAN PERTIKAIAN" yang direncanakan akan dibacakan dan ditanda-tangani oleh berbagai Tokoh dan Pemuka Masyarakat serta oleh siapa saja yang berkemauan baik, pada hari ini jam 1 siang di kediaman Gus Dur (Ciganjur). Salam, bRidWaN ***************************************************************** MARILAH KITA HENTIKAN SEGALA PERTIKAIAN Berbagai kekerasan yang terjadi dan terus meningkat jumlahnya akhir-akhir ini membuat sedih dan prihatin bagi siapa saja yang masih menghargai hati nurani. Nampaknya akal sehat manusia beradab sudah tidak difungsikan lagi. Kami, dengan sedih dan prihatin menginginkan agar semua pertikaian dan tindakan kekerasan yang terkutuk ini segera dihentikan. Kami ingin agar kehidupan bersama yang penuh kedamaian, kerukunan dan persaudaraan yang dinamis segera ditumbuhkan lagi. Untuk itu kami mengajak seluruh anggota masyarakat agar: 1. Membentuk atau lebih menghidupkan forum-forum kebersamaan, khususnya forum kebersamaan antarumat beragama, untuk mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan persaudaraan 2. Bersatu padu mewaspadai setiap penyebaran isu atau provokasi yang meresahkan. Berusaha mencari mereka yang menyadi penyebarnya, membawa mereka itu kepada aparat keamanan dengan mendampinginya bersama dengan mereka yang bergabung di dalam forum-forum kebersamaan antar umat beragama agar para penyebar itu tidak dianiaya. 3. Membangun ketahanan lokal dengan meningkatkan komunikasi antara berbagai kelompok di dalam masyarakat, khususnya kelompok antarumat beragama. 4. Menjaga diri agar tidak mudah terpancing oleh isu dan provokasi. Bila menemukan isu atau provokasi hendaknya membicarakan dan mencari sarana penanggulangan dan penyelesaiannya melalui forum-forum kebersamaan tersebut di atas. Demikian juga, kami mendesak kepada elit politik agar: 1. Segera mengakhiri pertikaian mereka, tidak lagi memberikan pernyataan-pernyataan yang mengaburkan persoalan yang sebenarnya, karena pernyataan-pernyataan itu hanya membingungkan dan memecah belah masyarakat. 2. Lebih mengutamakan kepentingan bersama dari pada kepentingan pribadi dan golongan, mengakhiri segala rekayasa lebih-lebih yang mempolitikkan agama, karena hal itu hanya membawa akibat pembunuhan, perusakan harta termasuk rumah ibadat dan berbagai pertentangan yang membawa kehancuran bangsa. 3. Memberlakukan kearifan dengan lapang dada sehingga dalam waktu singkat mengupayakan rembug nasional demi kepentingan seluruh masyarakat, bangsa dan negara. 4. Mengembalikan kepercayaan masyarakat sipil agar dapat ambil bagian secara aktif dalam mencari jalan keluar dari kemelut yang menimpa bangsa ini. Demikianlah pernyataan kami; kami sampaikan dengan keprihatinan yang mendalam. Sambil berusaha mengupayakannya dalam bentuk kerjasama nyata dengan siapa saja yang berkehendak baik, kami akan terus menyampaikan ajakan ini sampai bangsa Indonesia yang kita cintai bersama ini menjadi betul-betul bangsa yang beradab. Dinyatakan di Ciganjur, pada hari Senin Kliwon, tanggal 25 Januari, 1999. ***************************************************************** ______________________________________________________________________ To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED] To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] Indonesia Baru: berkeadilan tanpa kekerasan!
