LANJUTAN POSTING SEBELUMNYA....

Bismillahirrahmanirrahim
Assalamu'alaikum wr.wb.

     BINCANG-BINCANG DALAM DALAM SEBUAH SEMINAR IMAJINIER...5/15)
     _________________________________________________________________

     
     Pada  kesempatan  ini  ingin saya jelaskan disini  bahwa  tafsiran
     saya  tentang AKHIRAT dengan YANG DITURUNKAN KEMUDIAN   atau  WHAT
     IS  EVER YET TO COME adalah diambil dari Tafsir yang dikarang oleh
     Sheir  Ali  seorang Penafsir dari Pakistan yang  mengatakan  bahwa
     kata  AL  AKHIRAH  (  dengan ta marbuthah diakhirnya)  itu  adalah
     suatu  kata  dengan jenis MUANNATS atau FEMININ atau bentuk betina
     dari  kata  asal  AL  AKHIR yang berarti YANG TERAKHIR  atau  YANG
     BELAKANGAN  atau  YANG  KEMUDIAN  atau  YANG  TERTUNDA  atau  YANG
     KEMUDIAN  atau dalam bahasa Inggerisnya TO DELAY. Kata AL  AKHIRAH
     biasanya  digunakan  sebagi  kata sifat  atau  kata  keadaan  yang
     membutuhkan suatu OBJEK. Jadi objek kata sifat AL AKHIRAH  didalam
     ayat  ini  cukup  dimengerti,  dan  kebanyakan  ahli  tafsir  kita
     mengganggapnya  ADDAARR  atau  AL  YAUUM  karena  itulah  ungkapan
     selengkapnya   ADDAARUL  AKHIRAH  atau  YAUUMIL  AKHIRAH   (TEMPAT
     KEDIAMAN  TERAKHIR  atau  HARI  TERAKHIR)  atau  KAMPUNG   AKHIRAT
     sebagaimana yang diyakini MAYORITAS MUSLIMIN."

     Pak  Mantiko  berdiam sejenak dan menoleh kepada  Pak  Malin  yang
     menatapnya   tanpa  berkedip.  Suasana  seminar   kembali   tenang
     mendengarkan  replik  dari Pak Mantiko atas  sanggahan  Pak  Malin
     sebelumnya.  Dengan  tenang  sembari  berdo'a  kepada  Tuhan   Pak
     Mantiko melanjutkan uraiannya.

     "  Saudara-Saudara peserta seminar yang terhormat. Izinkanlah saya
     melanjutkan  tanggapan saya ini. Izinkanlah saya untuk menjelaskan
     kenapa  ayat  ini  ditafsirkan dengan WAHYU YANG  DATANG  KEMUDIAN
     bukan KAMPUNG AKHIRAT sebagaimana kita tafsirkan sebelumnya.  Saya
     tidak   mengingkari  akan  adanya  KAMPUNG  AKHIRAT  dimana   kita
     meyakini  akan  adanya,  dimana kita  semua  yang  ada   ini  akan
     dihimpun  kelak  di  YAUMIL MAHSYAR untuk mempertanggung  jawabkan
     segala   perbuatan  kita  didunia  ini.  Kepercayaan  akan  adanya
     KAMPUNG  AKHIRAT   adalah salah satu RUKUN IMAN  yang  ENAM   yang
     tidak  boleh  kita ingkari. Adalah suatu tuduhan yang  keliru  dan
     tidak  pada  tempatnya  kalau  Pak Malin  mengganggap  saya  telah
     melecehkan  arti  AKHIRAT  pada  ayat  4  ini  dan  adalah   suatu
     penghinaan  terhadap  saya sebagai seorang MUSLIM  yang  dikatakan
     telah   mengurangi  RUKUN  IMAN  saya  jadi  LIMA   karena   tidak
     mempercayai  HARI  AKHIRAT lagi. Jadi  tak  perlu  lah  Pak  Malin
     menghimbau  saya  agar  bertobat dan  kembali  kepada  Islam  lagi
     karena  saya tak pernah merasakan telah keluar dari Islam.  Sampai
     sekarang  saya  masih  merasakan akan diri  saya  sebagai  seorang
     ISLAM,  dan INSYA ALLAH saya juga akan mati sebagai seorang  ISLAM
     ".

     Moderator  memperingatkan Pak Mantiko jangan lari dari topik  yang
     dibicarakan  dan  meminta agar ia TO THE POINT saja  karena  waktu
     sudah  hampir habis. Pak Mantiko  sadar atas teguran  Ir.   Rahman
     Nasution  dan  kembali ia mengarahkan pembicaraannya  kepada  kata
     AKHIRAT yang dipertengkarkan itu.

     Akan  tetapi menurut tafsir yang saya baca ini objek  kata  AL-
     AKHIRAH   itu  cenderung kepada kata AR-RISALAH  sehingga  konteks
     kata   AL-AKHIRAH  menjadi  AR-RISALATUL  AKHIRAH   YANG   BERARTI
     MESSAGE  YET TO COME atau WAHYU YANG DATANG KEMUDIAN sehingga  AL-
     AKHIRAH   itu  lebih tepat untuk diartikan dengan  APA  YANG  AKAN
     DATANG KEMUDIAN, WHAT IS YET TO COME. Jadi jelaslah dalam hal  ini
     kita  hanya bebeda penafsiran dari objek kata AL-AKHIRAH tsb yaitu
     WAHYU   YANG  DATANG  KEMUDIAN  sebagai  mana  tafsir  yang   kami
     kemukakan dan HARI KEMUDIAN ATAU KAMPUNG AKHIRAT sebagaimana  yang
     diyakini mayoritas MUSLIMIN di kota kita ini. -

     Moderator  nampaknya  tidak  sabaran lagi  dan  langsung  memotong
     pembicaraan  Pak  Mantiko  dan meminta  Pak  Mantiko  menghentikan
     uraiannya.  Dan  kepada  para  peserta  SEMINAR  SEHARI  itu   Ir.
     Nasution   mengumumkan  bahwa  akan  diadakan  SEMINAR  berikutnya
     dengan  pembawa  maklah adalah Pak Malin yang akan  mengetengahkan
     bahasan  arti  dari  WABIL AKHIRATI HUM  YUQINUUN   DITINJAU  DARI
     ASPEK BAHASA DAN AYAT-AYAT AL-QUR+AN.

     Seminar   akan diadakan insya Allah sekitar dua minggu  mendatang,
     untuk  memberikan  kesempatan  bagi Pak  Malin  menyusun  papernya
     sekali   gus   memberikan  kesempatan  bagi  Pak   Mantiko   untuk
     memperkuat hujah-hujjahnya. Terakhir moderator mengucapkan  ribuan
     terima  kasih  atas partisipasi semua peserta dan sampai  berjumpa
     dua minggu mendatang.

     Anda  ingin  tahu  apa  yang  akan  disampaikan  Pak  Malin  dalam
     makalahnya dua minggu mendatang? Kita tunggu saja.    

    

BERSAMBUNG...

Wassalamu'alaikum wr.wb.
Nadri Saaduddin,
Jalan Rambutan B-32
Duri 28884,
Riau Daratan, INDONESIA
----------------------------------------------------------------------------
---------------------------
THERE IS NO GOD BESIDE ALLAH AND MUHAMMAD SAW IS HIS MESSENGER...
LOVE FOR ALL, HATRED FOR NONE....!
Hearken! The Messiah Has Come, The Messiah Has Come....
For further details contact Ahmadiyya Mission anywhere over the world.
----------------------------------------------------------------------------
---------------------------


______________________________________________________________________
To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]

Indonesia Baru: berkeadilan tanpa kekerasan!


Kirim email ke