LANJUTAN POSTING SEBELUMNYA....
Bismillahirrahmanirrahim
Assalamu'alaikum wr.wb.
BINCANG-BINCANG DALAM DALAM SEBUAH SEMINAR IMAJINIER...6/15)
_________________________________________________________________
Seminar yang diadakan lima belas hari yang lampau itu nampaknya
memberikan feed back yang bagus bagi kehidupan kehidupan
keagamaan para karyawan di perusahaan itu. Beberapa hari sehabis
seminar itu berbagai komentar muncul dikalangan karyawan. Banyak
diantara mereka yang merasa rugi karena tidak menghadiri seminar
yang pertama itu. Selain itu nama Pak Mantiko dan Pak Malin
menjadi perbincangan dimana-mana. Dikantor-kantor untuk beberapa
hari belakangan ini , WABIL AKHIRATI HUM YUQINUUN menjadi topik
aktual yang dibicrakan dikalangan karyawan.
Disamping ada juga yang memuji Pak Mantiko sebagai pembawa angin
segar dalam pembaharuan pemikiran keIslaman dalam penafsiran Al-
Qur'an, tidak sedikit pula yang mencerca dan mencaci makinya
sebagai orang yang sudah terperangkap dalam kesesatan dengan
menafsirkan kata AKHIRAT dengan BUKAN KAMPUNG AKHIRAT bukan
sebagai mana yang umumnya ditafsirkan orang.
Seorang muballigh kondang yang juga beken dikota kami,
Doktorandus Wan Malintang (bukan nama sebenarnya) telah menuding
Pak Mantiko sebagai orang yang tidak mempercayai Kitab Suci Al-
Qur'an sekaligus tidak mempercayai Nabi Muhammad SAW sebagai Nabi
penutup dan mengingkari hadits LA NABIYA BAKDAHU karena masih
mempercayai adanya wahyu sesudah Nabi Muhammad SAW dan yang lebih
celaka lagi kata sang muballigh , Pak Mantiko malah mengajak
orang lain pula untuk mempercayai adanya wahyu sesudah Nabi
Muhammad SAW.
" Jelas dia itu telah kafir, murtad, sesat dan menyesatkan lagi
serta telah keluar dari Islam, untuk kembali kepada Islam lagi ia
harus bertobat mengucapkan syahadat lagi dihadapan para ulama ",
fatwanya dalam sebuah khutbah Jum'at pada salah satu masjid
terkenal dikota kami lepas seminggu sesudah seminar itu.
Akan halnya Pak Malin nampaknya begitu sibuk kesana kemari
mencari bahan papernya sekaligus untuk memperkuat argumentasinya
bahwa memang tidak ada arti yang lain dari kata AKHIRAT kecuali
HARI AKHIRAT yang merupakan RUKUN IMAN YANG ENAM itu. Dia telah
menghimpun sejumlah referensi dari Tafsir-Tafsir dan kamus-kamus
yang akan dijadikannya sebagai bahan rujukan dari argumentasinya.
Selain itu Pak Malin juga nampak sering berkonsultasi dengan
Pimpinan sebuah Pesantren dikota kami dalam rangka menyusun
makalahnya untuk menghadapi Pak Mantiko itu.
Demikian juga halnya dengan Pak Mantiko yang sejak peristiwa
seminar itu agak sedikit strees , nafsu makannya juga mengalami
penurunan dan istirahatnyapun tidak teratur, dimana dia lebih
banyak bangun dari pada tidur. Menurut dokter Agita Candra yang
memeriksanya dirumah sakit perusahaan tensi darahnya mengalami
kenaikan.
Dokter spesialis Internis, yang juga Pengurus Masjid dikompleks
perumahan perusahaan itu, menyarankan agar Pak Mantiko mengambil
cuti saja dan istirahat dirumah serta tidak pergi kemana-mana.
Demikianlah hari-hari Pak Mantiko lebih banyak banyak
dihabiskannya dirumah untuk membolak-balik Al-Qur'an dan Kitab-
Kitab Hadits. Telepon dirumah dan dikantornya lebih sering
berdering-dering dari yang biasanya dan banyak orang menanyakan
kepadanya tentang kebenaran pelecehan tafsiran WABIL AKHIRATI HUM
YUQINUUN yang dikemukakannya pada seminar yang lalu itu. MCS dan
MS-MAILnya penuh dengan note-note yang ditujukan kepadanya,
menanyakan tentang kesahihan berita yang meyatakan Pak Mantiko
telah mempelesetkan arti ayat 4 Surat Al-Baqarah itu. Sebuah
beban pikiran yang cukup berat ia rasakan dan dalam keadaan
begini tiada lain yang dikerjakan Pak Mantiko kecuali berdo'a
mengadukan nasibnya dan peruntungannya itu kepada Tuhan.
Seminar kali ini direncanakan dua hari dengan dua pembicara
utama, masing-masing Pak Malin dengan makalahnya TINJAUAN ARTI
WABIL AKHIRATIHUM YUQINUUN DARI ASPEK BAHASA DAN AYAT-AYAT AL-
QUR'AN dan Asril Datuk Sinaro SH dari Bagian Public Relation
yang mengetengahkan makalahnya yang berjudul PERLUNYA UMMAT ISLAM
BERSATU DALAM JAMA'AH UNTUK MEWUJUDKAN KEBANGKITAN ISLAM KEDUA
KALINYA.
Session pertama dari seminar ini akan diberikan kepada Pak Malin
Marajo (Memang betul ia orang Padang rupanya) untuk menyampaikan
makalahnya yang kemudian akan ditanggapi oleh Pak Mantiko sekali
gus mengemukakan hujjah-hujjahnya pula untuk menyakinkan orang
bahwa Tafsirnya tentang kata AKHIRAT itu adalah tidak melenceng
dan sesuai dengan kaidah Bahasa Arab.
BERSAMBUNG...
Wassalamu'alaikum wr.wb.
Nadri Saaduddin,
Jalan Rambutan B-32
Duri 28884,
Riau Daratan, INDONESIA
----------------------------------------------------------------------------
---------------------------
THERE IS NO GOD BESIDE ALLAH AND MUHAMMAD SAW IS HIS MESSENGER...
LOVE FOR ALL, HATRED FOR NONE....!
Hearken! The Messiah Has Come, The Messiah Has Come....
For further details contact Ahmadiyya Mission anywhere over the world.
----------------------------------------------------------------------------
---------------------------
______________________________________________________________________
To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Indonesia Baru: berkeadilan tanpa kekerasan!