LANJUTAN POSTING SEBELUMNYA....

Bismillahirrahmanirrahim
Assalamu'alaikum wr.wb.
    

     
     BINCANG-BINCANG DALAM DALAM SEBUAH SEMINAR IMAJINIER...13 /15)
     _________________________________________________________________


     13).....
     Insinyur  Rona Mayang Sori mengumumkan bahwa karena satu dan  lain
     hal  Pak Malin tidak dapat hadir dalam session pertama hari  kedua
     itu.Pak  Malin  hanya  menitipkan sepucuk  surat  untuk  dibacakan
     dimajlis  itu  agar   Pak  Mantiko  langsung  saja  mengemukakakan
     contoh-contoh  ayat agak dua buah saja dalam Kitab  Suci  Al-Quran
     yang  menunjuk  kan   bahwa  kata  AKHIRAH  dengan  THA  marbuthah
     diakhirnya  bisa  di  artikan selain dari  kampung  akhirat.......
     sehingga  kata  akhirat yang  terdapat  pada   ayat  4  Surat  Al-
     Baqarah  itu  bisa  diartikan  selain   kampung   akhirat.  Karena
     menurut   pengamatan  Pak Malin diantara "99" kata   akhirat  yang
     terdapat  dalam  Al-Qur'an beliau tidak  menemukan  satupun  yangh
     bisa   diartikan   kampung  akhirat..........   sebagaimana   yang
     disinyalir  oleh  Pak  Mantiko itu. Dengan  tidak  mengulur-ngulur
     waktu   Insinyur   Rona   langsung   mempersilakan   Pak   Mantiko
     mengetengahkan apa yang diminta Pak Malin itu.

     Pak   Mantiko  telah  memperkirakan  sebelumnya  bahwa   ia   akan
     ditantang  oleh  Pak  Malin agar menampilkan contoh  kata  AKHIRAT
     dalam  ayat Al-Qur'an yang bisa diartikan selain "kampung akhirat"
     .  Suatu peluang bagi Pak Mantiko apabila bisa menemukan arti yang
     lain  dari  kata AKHIRAT tsb, dengan sendirinya kesempatan   untuk
     menafsirkan  ayat 4 Surat Al-Baqarah dengan tafsiran yang  berbeda
     dengan  mayoritas  Muslim   itu dengan  sendirinya   tidak  begitu
     dipersoalkan lagi.  Tetapi untuk menelusuri seluruh ayat-ayat  Al-
     Qur'an  untuk  mencari kata AKHIRAT tsb bukanlah hal  yang  mudah,
     yang mungkin memakan waktu berbulan-bulan.

     Ini  adalah suatu kerja yang maha sulit untuk berkelana  memeriksa
     seluruh  ayat-ayat  Al-Qur'an yang mengandung  kata  akhirat  tsb.
     Apalagi  konon jumlah kata tsb ada 99 buah banyaknya sebagai  mana
     juga  disinyalir oleh Pak Malin sebelumnya. Dengan  bantuan  anak-
     anaknya,  mulailah Pak Mantiko memeriksa ayat demi  ayat   mencari
     kata  "akhirat" yang berakhiran "tha marbuthah" itu. Memang  suatu
     pekerjaan  yang meletihkan juga tapi untunglah diantara  118  buah
     kata  yang  diperiksa, salah seorang anak Pak Mantiko  yang  masih
     kelas  III  SMP  itu menemukan 3 (tiga) buah ayat yang  mengandung
     kata  tsb  yang  jelas-jelas  para  mufassirin  memberi  arti  dan
     tafsiran  yang  lain  ,  bukan KAMPUNG  AKHIRAT  sebagaimana  yang
     disangka banyak orang.

     Menurut  Pak  Mantiko  diawal  pembacaan  makalahnya,  temuan  ini
     belumlah  memadai  adanya tetapi setidak-tidaknya  apa  yang  akan
     disampaikannya  nanti  bisa menjadikan  Pak  Malin  berpikir-pikir
     kembali  tentang   bagian  III  dari  makalahnya  dan  merevisinya
     kembali  apa  yang disimpulkannya sebelumnya. Adalah  tidak  benar
     sama  sekali  menurut  Pak Mantiko semua mufassirin  itu  berhasil
     membelokkan arti kata akhirat itu menjadi kampung akhirat  seperti
     yang  dimaui oleh Pak Malin. Jadi dengan demikian Pak Malin  tidak
     bisa  membantah sama sekali bahwa arti kata akhirat  memang  tidak
     terbatas  pada KAMPUNG AKHIRAT semata-mata. Kata itu jugamempunyai
     pengertian  yang  bukan  kampung akhirat yang  merupakan  pasangan
     dunia itu. Karena contoh ayat yang ditampilkan hanya 3(tiga)  buah
     maka   Pak   Mantiko   mengetengahkan  11  buah   tafsir   sebagai
     rujukannya.

     Berikut   inilah  sebagian  cuplikan  makalah  Pak  Mantiko   yang
     dibacakannya pada session pertama hari kedua  dari seminar tsb:

     "Hadirin-Hadirat   yang   berbahagia,  Berikut   ini   kami   akan
     ketengahkan kehadapan majlis ini suatu fakta bahwa tidaklah  semua
     para  muffassirin itu berhasil membelokkan arti kata  AKHIRAT  tsb
     menjadi  kampung akhirat seperti yang dimaui oleh Pak Malin.  Jadi
     Pak  Malin   tidak  bisa  membantah sama sekali  bahwa  arti  kata
     AKHIRAT  itu memang tidak terbatas pada " kampung akhirat "  saja.
     Kata  itu  juga  mempunyai pengertian yang bukan  KAMPUNG  AKHIRAT
     yang   merupakan  pasangan  dunia  itu.  Karena  ayat  yang   saya
     tampilkan  hanya  3  buah sebagai imbangannya  saya  cantumkan  11
     (sebelas)  buah  tafsir  yang  kebetulan  ada  pada  saya  sebagai
     rujukannya.

     Ketiga ayat yang dimaksud adalah:

     1.  Surat Bani Israil ayat 7 yang berbunyi sbb:  ........FAIZA JAA
     WA'DUL AKHIRATI...dst

     2.  Surat Shaad ayat 7 yang bunyinya sbb: MAA SAMI'NA BIHADZA  FIL
     MILLATIL AAKHIRATI...dst......

     3.   Surat  Add  Dhuha  ayat  4  yang  berbunyi:  WALAL   AKHIRATU
     KHAIRULLAKA MINAL ULAA.


     Dan  untuk itu saya ketengahkan 11 buah tafsir dan terjemahan  Al-
     Qur'an  menjelaskan  arti  ayat-ayat  tsb.  Kesebelas  buah  kitab
     rujukan itu adalah sbb:

     1.   DEPARTEMEN  AGAMA, QUR'AN DAN TERJEMAHNYA, Penerbit  CV  Jaya
     Sakti
     Surabaya 1989.

     2.  PROF. H. MAHMUD YUNUS, TAFSIR QUR'AN KARIM, Penerbit  PT  HIDA
     KARYA
     AGUNG JAKARTA 1979.

     3.  A.HASSAN, TAFSIR AL-FURQAAN, Penerbit PERSATUAN BANGIL 1984.

     4.   A.YUSUF   ALI,   THE  HOLY  QUR'AN,  TEXT,  TRANSLATION   AND
     COMMENTARY, Published by AMANA CORP Maryland USA 1983.

     5.  SHEIR  ALI,  THE HOLY QUR'AN ARABIC TEXT ENGLISH  TRANSLATION,
     Published by: QUR'AN PUBLICATION RABWAH PAKISTAN , 1977.

     6.   ZAINUDDIN HAMIDY dan FAKHRUDDIN H.S. ,TAFSIR QUR'AN  TERJEMAH
     DAN KETERANGAN, Penerbit: WIDJAYA JAKARTA 1979.

     7.  MAULANA  MUHAMMAD  ALI  MA,LLB, THE HOLY  QUR'AN  ARABIC  TEXT
     ENGLISH
     TRANSLATION  AND  COMMENTARY, terjemahan HM  Bachrun  ,  Penerbit:
     DARUL KUTUBIL ISLAMYAH JAKARTA 1986.

     8.   Al-QUR'AN DAN TERJEMAH SECARA LAFZHIYAH, Penuntun  bagi  yang
     belajar, Penerbit: CV TRIBUANA UTAMA JAKARTA 1987.

     9.   MALIK  GHULAM FARID, AL-QUR'AN, TERJEMAH DAN TAFSIR  SINGKAT,
     Penerbit: JEMA'AT AHMADIYAH INDONESIA 1987.

     10. H. OEMAR BAKRI, TAFSIR RAHMAT Penerbit: PT MUTIARA 1983.

     11.  MIRZA BASHIRUDDIN MAHMUD AHMAD, THE HOLY QUR'AN WITH  ENGLISH
     AND
     TRANSLATION  AND COMMENTARY, Published by ORIENTAL  AND  RELIGIOUS
     PUBLISHING CORPORATION HEAD QUARTER RABWAH, WEST PAKISTAN 1960.

     Diantara  11  buah tafsir itu mungkin ada yang dimiliki  oleh  Pak
     Malin  sendiri  dan  kelanjutannya Pak  Malin  dipersilakan  untuk
     menceknya pada tafsir-tafsir yang lain sekedar perbandingannya.



BERSAMBUNG...

Wassalamu'alaikum wr.wb.
Nadri Saaduddin,
Jalan Rambutan B-32
Duri 28884,
Riau Daratan, INDONESIA
----------------------------------------------------------------------------
---------------------------
THERE IS NO GOD BESIDE ALLAH AND MUHAMMAD SAW IS HIS MESSENGER...
LOVE FOR ALL, HATRED FOR NONE....!
Hearken! The Messiah Has Come, The Messiah Has Come....
For further details contact Ahmadiyya Mission anywhere over the world.
----------------------------------------------------------------------------
---------------------------




______________________________________________________________________
To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]

Indonesia Baru: berkeadilan tanpa kekerasan!


Kirim email ke