Cara penyelesaian yang ditempuh, pertama-tama protes sama petugas pomp,lalu
dijawab bahwa "saya hanya bertugas mengisi saja". Lalu saya bayar dan
mengomel sedikit. Lalu pergi, daripada buat ribut-ribut,nanti malah membuat
ramai-ramai.Saat sekarang kalau bisa hindari sedapat mungkin penyelesaian
yang damai,walau kadang "kalah ".
Bagimana menurut Anda ?


At 05:20 PM 2/17/99 +0800, you wrote:
>Dan bagaimana cara Anda menyelesaikannya. Apakah Anda bersikeras dengan
>menyatakan angka tersebut dimarkup dan hanya mau membayar sesuai dengan
>perkiraan Anda, atau Anda hanya marah sebentar atau hanya mengomel dalam
>hati...Jika ada penyelesaian yang baik dengan pihak pom bensin, dapat
>kiranya dishare ke milis ini, agar bisa diterapkan kalau kasus itu terjadi
>pada yang lain, selain dituntut kehati-hatian dari kita.
>
>-----Original Message-----
>From:  sound 98 [SMTP:[EMAIL PROTECTED]]
>Sent:  Monday, February 15, 1999 11:22 PM
>To:    [EMAIL PROTECTED]
>Subject:       [Kuli Tinta] AWAS HATI-HATI !!
>
>AWAS  HATI-HATI  SPBU. 34-0448 !!
>....delete....
>Kendaraan saya Corolla tahun 1996, sebelum di isi ada sisa bensin sekitar
>kurang dari seperempat, tetapi setelah di isi penuh sampai sebanyak 51,1
>liter,padahal perkiraan saya  selama ini, paling-paling hanya 40 liter
>isinya. Karena kapasitas tangki menurut buku manualnya hanya 50 liter.
>...delete...
>Saya serukan kepada rekan sekalian, agar kalau mengisi bensin di tempat
>tersebut agar dihindari atau diwaspadai, agar pengalaman pahit saya jangan
>terulang kepada Anda.
>
>
>Wassalam,
>
>AH.SUWIGNYO
>Ruko Grogol Permai blok B/7
>Jakarta Barat.
>
>NB. Bukti Bon Bensin bisa diperiksa ditempat saya.
>
>
>
>______________________________________________________________________
>To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
>To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
>
>Indonesia Baru: berkeadilan tanpa kekerasan!
>
>
>
>Content-Type: text/plain; charset=
>
>______________________________________________________________________
>To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
>To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
>
>Indonesia Baru: berkeadilan tanpa kekerasan!
>
>
Reformasi Tanpa Kekerasan,
     menuju Kesatuan dan Persatuan Indonesia ! 

______________________________________________________________________
To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]

Indonesia Baru: berkeadilan tanpa kekerasan!


Kirim email ke