[2/15] ISA AL MASIH DALAM AL-QUR'AN DAN BIBEL.....
-----------------------------------------------------------------------
Bismillahirrahmanirrahim
Assalamu'alaikum wr.wb.
Topik kedua: Keselamatan hanya dengan menuruti Hukum Taurat
Kalau kita menelusuri seluruh Kitab Perjanjian Baru (Injil), Nabi Isa
sendiri (yang dalam hal ini orang Kristen menyebutnya dengan Yesus) tak
pernah mengajarakan ajaran penebusan dosa itu. Ia selalu mengatakan
bahwa jalan untuk keselamatan ialah dengan cara berpegang teguh pada
"Hukum Nabi-Nabi". Hukum yang mana yang dimaksud oleh Yesus dalam hal
ini? Tidak disangsikan lagi nyatalah Hukum Musa yang dikenal dengan
Taurat. Nabi yang mana? Jelaslah Nabi-Nabi yang menggantikan Musa
didalam Bani Israil . Ia mengulangi bahwa ia tidaklah datang untuk
menghancurkan Hukum Taurat tetapi mengenapinya, dan bahwa "sehingga
langit dan bumi lenyap, satu noktah atau satu titikpun sekali-kali
tidak akan lenyap dari pada Hukum Taurat itu sampai semuanya telah
"jadi" (Matius 5:18).
Yesus juga menganjurkan kepada murid-murid dan pengikutnya supaya
melakukan apa-apa yang disuruhkan ahli Taurat dan Ulama Parisi, sebab
mereka itu duduk pada kedudukan Nabi Musa dan karena itu itu adalah
orang-orang yang berwenang dan berhak menjelaskan Hukum Taurat ,
walaupun Yesus sendiri selalu memperingatkan pengikutnya supaya jangan
mencontoh kelakuan mereka "karena mereka itu berkata-kata saja, tetapi
tidak mengamalkannya" (Matius 23:2,3).
Kepercayaan yang didasarkan bahwa keselamatan hanya mungkin diperoleh
dengan perantaraan penebusan, adalah bikinan kemudian dan tidak
mendapat sokongan sedikitpun dari perkataan dan perbuatan Yesus. Orang
Kristen mengatakan bahwa Yesus sendiri menyatakan bahwa ia adalah anak
Tuhan, tetapi ini jelas adalah suatu penggunaan arti secara kiasan ,
yang biasa terdapat dalam kitab-kitab suci. Ketika ia dituduh karena
ucapan itu , Yesus menjawab kepada musuh-musuhnya dengan mengatakan
bahwa kalau orang-orang yang menerima kata-kata Tuhan disebut tuhan-
tuhan atau malahan "anak sulung" Tuhan, kenapa ia dituduh menghujat
Tuhan karena menggunakan kata-kata itu juga? Kalau mereka berhak
memberikan arti secara kia mengapa ia dilarang?" (Yahya 10:34-36).
Kitab Perjanjian Lama (Taurat) melukiskan Israil (Yakub) sebagai anak
Tuhan bahkan "anak-Ku yang sulung" (Keluaran 4: 22). Orang-orang yang
mendamaikan dikatakan "anak-anak Tuhan" (Matius 5:9). Dalam do'a
umumnya Tuhan dipanggil dengan kata Bapa yang berarti bahwa orang-
orang itu adalah anak-anak Tuhan. Bibel sering sekali menggunakan
ucapan ini secara kias untuk melukiskan orang-orang pilihan Tuhan,orang-
orang saleh dan malahan seluruh manusia.
Yesus mengatakan bahwa kepada bangsanya yang "jahat dan berzina" tidak
akan diberikan tanda kecuali tanda Nabi Yunus ...dst..(Matius16:4).
Kita hendaklah ingat , bahwa Nabi Yunus masuk keperut ikan dalam
keadaan "hidup" , tinggal disana "hidup" sekalipun tanpa sadarkan
diri, dan keluar dari sana juga "hidup" (Yunus, fasal 2). Dengan begitu
Yesus ketika diturunkan dari salib, harus juga dalam keadaan hidup
sekalipun tidak sadarkan diri, dan keluar dari sana dalam keadaan
hidup. Sekiranya ia mati diatas salib maka tidak ada persamaan diantara
keadaannya dan keadaan Nabi Yunus, kecuali orang-orang (termasuk orang
Kristen sendiri...) percaya pula bahwa Nabi Yunus juga mati diperut
ikan dan hidup kembali setelah setelah ia keluar dari sana.... suatu
teori yang hampir-hampir tidak dapat diterima oleh semua orang-orang
Kristen.
Suatu hal yang menarik sekali ialah bahwa dalam teks dari Revised
Standart Version (1946) bagian Perjanjian Baru, yang diterbitkan oleh
Thomas Nelson and Sons, New York, tidak lagi kenaikan Yesus dengan
tubuh kasarnya kelangit.
bersambung...
Wassalamu'alaikum wr.wb.
Nadri Saaduddin,
Jalan Rambutan B-32
Telp. (+62-0765) 93072
Duri 28884,
Riau Daratan, INDONESIA
----------------------------------------------------------------------------
---------------------------
THERE IS NO GOD BESIDE ALLAH AND MUHAMMAD SAW IS HIS MESSENGER...
LOVE FOR ALL, HATRED FOR NONE....!
Hearken! The Messiah Has Come, The Messiah Has Come....
For further details contact Ahmadiyya Mission anywhere over the world.
----------------------------------------------------------------------------
---------------------------
______________________________________________________________________
To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Indonesia Baru: berkeadilan tanpa kekerasan!