Selasa, 16 Maret 1999, 14:45 WIB Mahasiswa Desak UU Darurat di Ambon Banjarmasin, Kompas Ratusan mahasiswa Islam dari berbagai perguruan tinggi yang mengatasnaman Kompak (Komite Mahasiswa Pemuda Anti Kezaliman) di Banjarmasin hari Selasa (16/3) melakukan demonstrasi damai. Dengan dikawal petugas kepolisian yang dipimpin Kapolresta Banjarmasin Letkol (Pol) D Jackke dan aparat dari Korem 101/Antasari Banjarmasin pengunjuk rasa mendatangi Polda, Danrem 101 dan Gubernur Kalsel. Kepada Gubernur yang diwakili Wagub Bachtiar Murad, Kapolda Kalsel kolonel (Pol) Mudji Haryadi dan Danrem 101 Kolonel (Kav) Bahir Alamsyah, pengunjuk rasa yang membawa berbagai poster dan spanduk dalam pernyataan sikapnya itu mendesak Presiden BJ Habibie dan Menhankam/Pangab Jenderal Wiranto untuk segera menuntaskan permasalahan Ambon yang terus rusuh belakangan ini, agar masyarakat Ambon dan sekitarnya bisa hidup rukun dan damai sebagaimana sebelumnya. Mendesak Presiden Habibie untuk segera memberlakukan Undang-Undang Darurat Sipil terhadap masyarakat Ambon. Mendesak Pangab untuk segera mengusut tuntas oknum aparat militer yang diduga melakukan penganiayaan terhadap masyarakat muslim Ambon yang dikenal dengan tragedi subuh berdarah. Mengharap media massa cetak dan elektronik untuk memberitakan masalah Ambon ini secara transparan, tanpa berpihak kepada siapa pun dan golongan manapun demi terwujudnya kedamaian di masyarakat Ambon. Baik Wagub Bachtiar Murad, Kapolda maupun Danrem Kolonel (Kav) Bahir Alamsyah menyambut baik usulan mahasiswa Kompak tersebut dan ketiganya berjanji akan menyampaikan kepada pemerintah pusat dalam hal ini Presiden dan Menhankam/Pangab. (bal) FATAL ERROR! SYSTEM HALTED! - Press any key to do nothing... ICQ - 23276722 http://hey.to/kj get the fresh news from news updates: http://www.kompas.com ______________________________________________________________________ To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED] To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] Indonesia Baru: berkeadilan tanpa kekerasan!
