Masih untung dia bilang begitu.
Bisa bayangin seandainya dia ngomong :
" Kalau Golkar menang, yang engga suka sama Golkar
silahkan berhenti jadi orang Indonesia..."
Yah, begitulah type ORANG-ORANG LAMA....
-------
At 23:30 19/03/99 +0700, Daniel H.T. wrote:
>Semakin banyak bicara, semakin kacau-balau. Itulah yang terjadi pada diri
>Ketua DPA sekarang, A.A. Baramuli. Baca saja komentar-komentarnya yang saya
>kutip dari Harian Kompas, Jumat. 19 Maret di bawah ini.
>-------------------------------------
>
>Kutipan:
>--------
>Jumat, 19 Maret 1999
>Baramuli: Golkar Siap Koalisi dengan ABRI
>Manado, Kompas
>Wakil Ketua Penasihat DPP Partai Golkar AA Baramuli menegaskan, target
>perolehan suara Golkar dalam Pemilu 7 Juni mendatang adalah 50 persen
>suara. Perhitungannya, minimal 70 persen diperoleh dari luar Pulau Jawa.
>"Seandainya Golkar gagal mencapai target tersebut, Golkar siap berkoalisi
>dengan ABRI," katanya usai apel akbar Golkar di Manado, Sulut, hari Rabu
>(17/3).
>Baramuli merasa optimis koalisi Golkar-ABRI, sebab selama ini hubungan
>orang-orang Golkar dengan ABRI cukup akrab.
>
>Komentar:
>---------
>Saya jadi teringat dengan aksi Jenderal Hartono lengkap dengan seragam
>Golkar yang dikenakannya tempo hari, ketika dengan lantang dia mengatakan:
>"ABRI adalah kader Golkar!"
>
>Kutipan:
>--------
>"Kalau Golkar cuma dapat 40
>persen, maka akan ada masalah besar. Golkar akan jadi sasaran partai
>lain-lain," tandasnya. Ia tidak merinci yang dimaksud "ada masalah besar"
>itu.
>
>Komentar:
>---------
>Gambaran ketakutan dari orang yang merasa dirinya "bermasalah."
>
>Kutipan:
>--------
>Kepada partai lain, Baramuli meminta agar berhenti menghujat Golkar. "Nanti
>kalau Golkar menang, partai yang menghujat tidak akan diajak," tandasnya
>didampingi Viktor Mailangkay dari DPD Golkar Sulut.
>
>Komentar:
>---------
>Omongan ini lebih pantas disampaikan oleh anak kecil yang ngambek sama
>temannya.
>
>Kutipan:
>--------
>Supaya pemilu berlangsung secara adil dan demokratis, Baramuli mengimbau
>kepada Gubernur, bupati/wali kota, sampai ke kelurahan dan desa untuk
>menganalisis peta politik yang sedang berlangsung saat ini, serta bersikap
>adil terhadap semua parpol.
>
>Komentar:
>---------
>Lho, katanya kalau Golkar menang, parpol yang menghujat Golkar tidak akan
>diajak. Terus katanya harus adil dan demokratis terhadap _semua_ parpol?
>
>Kutipan:
>--------
>"Kalau tidak, maka pemilu yang kita harapkan demokratis tidak akan terjadi.
>Jangan sampai ada parpol yang tidak mau tandatangani hasil pemilu, ini akan
>menjadi masalah. Apalagi jika sampai pemantau pemilu luar negeri melihat
>terjadi kecurangan dan ketidakadilan," katanya.
>
>Komentar:
>---------
>Kira-kira parpol mana yang paling mampu dan biasa berbuat curang?
>
>
>
>
>Mengenai pencalonan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X sebagai calon
>presiden dari Golkar, menurut Baramuli, hal itu terjadi secara spontan. Ia
>membantah adanya rekayasa sebagai target politik partainya menghadapi
>Pemilu 1999 mendatang.
>"Pencalonan Sri Sultan adalah spontan. Daerah-daerah yang mencalonkan Sri
>Sultan. Tidak ada rekayasa," katanya, seraya menambahkan bahwa semua calon
>presiden dari Golkar muncul secara spontan. (son/zal)
>
>
>
>Daniel H.T.
>
>______________________________________________________________________
>To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
>To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
>
>Indonesia Baru: berkeadilan tanpa kekerasan!
>
>
>
>
>
______________________________________________________________________
To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Indonesia Baru: berkeadilan tanpa kekerasan!