Pada hari , Selasa, 20 April 1999 jam 11:30 telah datang ke Main Office
Rumbai rombongan mahasiswa dari berbagai universitas dan akademi di Riau
lebih-kurang 1500 orang untuk menyampaikan maklumat yang berisi tuntutan
masyarakat Riau. Kedatangan mereka dihadang oleh sekitar 900 TNI dan 600
Polisi yang sebelumnya sudah disebar untuk berjaga-jaga di kompleks Rumbai.
Walaupun mulanya suasananya damai, namun mereka dengan keras mengajukan
tuntutan sebagai berikut:
* Meminta CPI untuk menghentikan segala kegiatan operasi perusahaan.
* Penghentian kegiatan operasi tersebut berlaku sampai dipenuhinya
keinginan masyarakat Riau yang menuntut bagi hasil 10% kompensasi dari
exploitasi minyak bumi Riau.
* Batas waktu yang diberikan untuk memenuhi tuntutan diatas adalah
sampai tanggal 26 April 1999.
Dalam dialognya Management CPI menyampaikan bahwa sebagai kontraktor
Pertamina CPI tidak berwenang untuk menghentikan produksi. CPI manajemen di
Sumatra mendiskusikan tuntutan ini dengan pimpinan CPI dan Pertamina yang
ada di Jakarta. Kita katakan kepada para demonstran bahwa CPI tidak bisa
memenuhi tuntutan untuk menghentikan kegiatan operasi.
Setelah melalui dialog yang alot dan setelah Rektor UNRI, Prof. Muchtar
Achmad, memperoleh informasi mengenai status tuntutan 10 % bagi hasil yang
sudah masuk dalam agenda pembicaraan RUU anggaran perimbangan pendapatan
pusat dan daerah, maka melalui Rektor UNRI mahasiswa dapat menerima dan mau
meninggalkan Rumbai Main Office.
Dalam process negosiasi telah terjadi beberapa insiden yang tidak dapat
dielakkan yang mengakibatkan kerugian sebagai berikut :
* 7 kendaraan roda empat dibalikkan dan rusak (6 kendaraan CPI dan 1
milik pribadi)
* Bar, restoran RCC rusak dan uang kas di restoran sejumlah Rp. 1,5 -
2 juta hilang
* Wisma Bukit dan bangunan kantor disekitarnya dirusak dengan
memecahkan jendela kaca.
* 8 orang mahasiswa luka ringan dan satu orang rawat inap dengan patah
jari serta tiga luka jahitan.
Sekitar jam 16:30 semua demonstran sudah meninggalkan Rumbai dan TNI &
Polisi kembali ke posnya.. Demikianlah penjelasan singkat tentang unjuk rasa
mahasiswa.
Wass..
David Setiawan
______________________________________________________________________
To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Indonesia Baru: berkeadilan tanpa kekerasan!