-----Original Message-----
From: Martin Manurung <[EMAIL PROTECTED]>
Date: Saturday, May 15, 1999 13:04
Subject: [Kuli Tinta] Isu "Mabok"
>Logic saja lah... kalau anda itu simpatisan suatu partai, mungkinkah anda
>mabok dan memeras orang..? Tentu saja anda akan tampil sebaik-baiknya,
>supaya orang tertarik dan bukan beringas supaya orang tidak tertarik dan
>benci..!
Bung Martin,
pertanyaan anda itu bisa dijawab "mungkin"... :-)
Dan memang perlu disesali dan diakui, bahwa ada simpatisan partai yang
beringas dan suka memeras.
Karena simpatisan yang dimaksud di sini adalah orang yang ikut
konvoi/arak-arakan yang kadang-kadang entah dari mana ikut-ikutan nimbrung.
Dan kebanyakan adalah anak-anak muda yang pengangguran yang sehari-hari cuma
nongkrong di pinggir jalan.
Bahkan anak-anak kecil yang ikut-ikutan pun suka menggedor-gedor kaca mobil
kita minta rokok, uang utk rokok/minum, yang kadang-kadang bisa dibilang
'memaksa'
Seperti kata mbak Wenita, bukannya tidak mungkin simpatisan suatau partai
itu adalah preman.. Namun yang saya sering lihat hanya berkisar di tiga
partai lama itu. Dan yang paling sering saya lihat adalah PDIP dan PPP.
Karena saya sering terjebak juga di antara arak-arakan mereka. Kalau
partai-partai baru, saya lihat tidak ada yang seperti itu.
Jadi mereka-mereka ini memang ikut konvoi/arak-arakan bukan supaya orang
lain tertarik dengan partai ybs, tapi memang mereka ingin numpang tampil
beringas.
Saya kira, kita semua perlu membuka mata akan hal ini. :-)
peace,
DEZIG!
______________________________________________________________________
To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Indonesia Baru: berkeadilan tanpa kekerasan!