Sebulan persis setelah peristiwa mengenaskan di Columbine, OH,
seorang remaja putus cinta di sebuah kota kecil di Gerogia,
menembaki teman sekelasnya pada hari terakhir siswa high school bersekolah.
Kali ini tidak sampai menimbulkan korban jiwa.
Hanya 6 siswa wounded.
Ironis sekali. Peristiwa itu terjadi pada saat Bill Clinton dan
Hillary sedang mengunjungi (menghibur) keluarga korban akibat
peristiwa Columbine, Ohio.
Pada saat yang sama, senat sedang melakukan voting thd gun control
dengan suara 50:50 (pros:con). Ini bukti masyarakat Amerika pun
masih tidak suka kalau ada gun control, meski gun sudah timbulkan
banyak peristiwa berdarah akibat ulah remaja. Beruntung pemerintahan
Clinton lewat Al Gore voted "yes". Jadilah 51:50. Ini tragedi bagi
industry senjata, tapi langkah awal baik upaya menghapuskan "fear"
di lingkungan sekolah.
Pada pesannya, Bill Clinton menegaskan bahwa peran keluarga adalah
nomor satu. Masyarakat dan pemerintah hanya membantu menciptakan
kondisi yang konduksif [ini spt yang saya sampaikan pada posting
saya terdahulu].
Hercule Poirot:
"...If we know what we are searching for,
it is no longer mysteri..."
_______________________________________________________________
Get Free Email and Do More On The Web. Visit http://www.msn.com
______________________________________________________________________
To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Pilih MASA DEPAN BARU di Pemilu 1999!