-----Original Message----- From: GIGIH NUSANTARA <[EMAIL PROTECTED]> del. Dan saya berharap, dan mungkin akan yang pertama kali berteriak, menolak seandainya PDI-Perjuangan mirip dengan pemerintahan masa lalu (termasuk pemerintah Habibie). GIGIH _____________________________________________________________ Tanggapan: He.. he... yang akan berteriak pertama kali bukan Anda Bung, namun sebuah orkestra besar bangsa ini baik oposan maupun simpatisannya! Saya rasa siapapun mereka, nanti pasti akan sangat kritis terhadap figur-figur yang memegang pemerintahan. Kebebasan pers pada saat nanti akan menjadi sebuah kekuatan penekan bagi pemegang kekuasaan untuk menjalankan amanat rakyat dalam arti yang sesungguhnya. Bukan seperti di jaman Orba yang seakan-akan menjalankan amanat rakyat seperti pendelegasian kepada Tommy untuk membuat proyek mobil nasional. Bagaimanapun juga kalau kita melihat orang-orang dibelakang PDIP adalah orang-orang yang masih memiliki otak dan hati nurani yang pernah ditempa oleh pengalaman tertindas selama Orba. KKG, Mochtar Buchori, Laksamana, Dimyati, dll adalah sebagian contoh yang tampaknya bisa disebut. Yang pasti, didalam diri mereka semangat patriotik itu ada; jadi bukan cecunguk atau begundal yang numpang hidup. Ditambah dengan dukungan dari PAN dan PKB serta tokoh-tokoh reformis yang lain saya percaya mereka akan menjadi sebuah kekuatan yang tangguh untuk menghadapi cecunguk sisa-sisa Orba. Kekuatan sebuah organisasi bukan terletak pada figur pemimpinnya namun lebih terletak pada kinerja organisasi sebagai sebuah tim. Adalah wakil presiden dan timnya yang dipercaya oleh pihak asing dan bukan presiden ketika Soeharto mengawali pemerintahan 32 tahunnya. Wajah Sultan IX yang terpampang di koran-koran luar negeri dan bukan wajah Soeharto (karena tidak laku). Schumaker dan Tim Ferarri yang menduduki urutan ke 1 dan 2 di Monaco telah menunjukkan bagaimana sinerji sebuah tim. John Lennon yang merintis solo karir tidak pernah sebesar Beatles. Michael Jordan belum tentu bisa membesarkan Chicago Bulls kalau tidak didampingi oleh Dennis, Scotty, dll beserta manajernya. Beatles juga segera menjadi tidak karuan dan akhirnya bubar setelah manajernya meniggal. �� ______________________________________________________________________ To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED] To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] Pilih MASA DEPAN BARU di Pemilu 1999!
