Assalamu'alaikum, ww & Salam Sejahtera,
Saya heran, kok masih ada orang yang memanfaatkan Salah satu agama dengan
ditambah embel-embel "Fundamental" menjadi sumber Inspirasinya untuk
menciptakan teror???
Semestinya kita mesti waspada, penggunaan2 istilah yang kadang kita sendiri
kurang paham, digunakan untuk menjelaskan hal-hal sensitiv.
Islam Fundamentalis, Kristen Fundamentalis, Budha Fundamentalis, dll,
merupakan usaha umat beragama tersebut untuk melakukan ajaran agamanya
secara murni dan konsisten sedangkan di Dunia ini Agama mana yang
menghalalkan Pembunuhan dan pembantaian terhadap orang lain??? semuanya
berdasarkan perdamaian dan kasih sayang.
Saya percaya dan Yakin bahwa kerusuhan selama ini ada yang menyetir. Dan
usaha yang dilakukan oleh operator intelektul itu dengan membuat opini di
masyarakat bahwa Islam ada dibelakang semua ini, hal ini untuk :
1. Mendapat dukungan dari negara-negara yang kurang suka dengan Islam
2. Mendeskreditkan Islam di Indonesia
3. Menghancurkan sendi kerukunan antar umat beragama di Indonesia dengan
saling membunuh
4. Membuat dasar alasan suatu group untuk mengkup Indonesia
5. Menjadi Komoditi Politik yang paling menguntungkan
Saya yakin diantara netters ada yang tahu tentang urusan "mata-mematai"
(intelejen) dan mungkin juga yang terlibat dalam urusan ini (kebetulan
ditugasi untuk memantau jaringan informasi di milis-milis). Jangan mau
tertipu dengan intrik-intrik busuk, untuk membuat kita saling membunuh.
Saya yakin, hal ini (kalaupun benar ada usaha untuk membunuh saudara dari
etnik cina) bukan dari Islam fundamental, kristen fundamental, budha
fundamental dll, yang melakukan ini taklain orang-orang yang berfikiran
FASIS FUNDAMENTAL.....
Kasihan bangsa ini, Agama dijadikan komoditi politik.............
Mohon gunakan saja istilah yang mudah difahami masyarakat....jangan karena
ada orang yang diajari cara membunuh dengan menggunakan Gereja untuk latihan
(karena kosong selain hari minggu) maka kita langsung menyatakan ada Kristen
fundametalis mau mencincang orang cina
Saudaraku, jangan mau dibodohi lagi, setelah 32 tahun kita dibodohi, atau
memang kita menikmati jadi orang bodah dan dibodohi???
Waspada selalu terhadap gerakan dan informasi yang akan membuat kita saling
bunuh............sudah cukup darah menggenang di tanah kita, sudah cukup air
mata mengalir di tanah kita, sudah cukup..............
White Crow
From: Andi Lie
Sent: Monday, May 24, 1999 4:10 PM
To: Sugito; '[EMAIL PROTECTED]'; '[EMAIL PROTECTED]'
Subject: Tolong forward mail ini !!!!! sebanyak2nya
LAPORAN HASIL TEMU WICARA dengan Sdr. Ustad Lukman Mas Said (NU)
Berdasarkan hasil investigasi sdr Lukman
menginformasikan tentang situasi saat ini, pra-
Pemilu sampai panca Pemilu adalah teramat
mengkhawatirkan terutama terhadap golongan
golongan keturunan Cina, bahwa ada sekelompok orang yaitu golongan Islam
Fudamental yang teramat menginginkan hilangnya golongan keturunan Cina dari
Bumi Indonesia.
Laporan itu antara lain :
* Didaerah Kampung Bandan, Jakarta Utara dan Rawa Buaya, Jakarta Barat
telah
lama diadakannya pelatihan cara2 membongkar
pintu serta cara2 membunuh orang
(Musollah AlFalak)
* Mereka membentuk regu2 terdiri dari :
Regu penghancuran/penyerangan rumah-rumah 1-5 orang/regu
Regu penyerangan/penjarahan toko-toko 10-15 orang/regu
* Target tiap2 regu dapat membunuh 2 laki2 Cina
* Didaerah Bongkaran Tanah Abang, selalu
diadakan briefing menanamkan kebencian terhadap etnis Cina
Para peserta diberi imbalan Rp. 5.000,-/hari
dan Rp. 200.000,- untuk para pembunuh (saluran utama adalah pembunuh
(sasaran utama adalah pemilik toko/Boss)
* Di Jl.Mangga Besar IX (Gg. Losufan), ada
musolah kecil yang mengadakan indoktrinasi kebencian terhadap golongan
terhadap golongan Cina (tiap hari)
* Cililitan, ada pembinaan terhadap anak2
sekolah dan mahasiswa2 untuk membenci
dan menghancurkan golongan Cina (IKIP & IAIN)
* Bekasi, di Perum Pekayon dimana diadakan
pendidikan Ustad2 muda untuk meyebarkan
doktrin2 anti Cina.
* Kebayoran Lama dan Petogogar, hal serupa juga dilakukan oleh seorang
Padang ex Masyumi
* Mesjid di Jl.Kebahagiaan (Kerukut)
* Terdapat 8000-9000 pengajian2 yang isinya
adalah pengindoktrinasian Anti Cina
* Adanya/dibentuknya Pasukan Wisabihillah/Pasukan Jihad Pusat di Jl.
Warakas
Tanjung Priok, dalam hal ini KISDI (Faisal Biki) sebagai pelaksana sana
diatas kertas.
* Dead Line / hari H -/+ 3 hari dari Pemilu
perkiraan antara tgl 4-10 Juni 1999.
* Prioritas hari pertama : Mangga Dua,
Pademangan dan Gunung Sahari, arah
pegerakan dari Tanjung Priok, sasaran lainnya, Pertokoan2, Rumah
Mewah/Besar
* Adanya kesopakan tidak tertulis dengan ABRI
pada waktu terjadinya/hari H, ABRI akan diam dan bersikap tidak bertindak.
* Semua ini dalam rangka program gerakan Makar dan pembasmian etnis Cina
sekaligus
menunjukkan adanya Gerakan Islam Fundamental (Gerakan Sekrining).
Lain-Lain :
Seorang penghubung sdr Lukman, dalam ini adalah dari Etnis Tionghoa yang
juga menguatkan kesaksian, bahwa pada peristiwa Mei tahun lalu, sdr Lukman
pun sudah menginformasikan hal2 seperti ini, jauh2 hari sebelum terjadi.
Sdr. Lukman menginformasikan pula bahwa dikalangan ABRI pun banyak tokoh
dan
perwira yang anti Cina, antara lain salah satu perwira tinggi AURI, juga di
AKABRI hal2 seperti inipun ada.
Seperti kejadian tahun lalu sebenarnya ada orang nomor satu di BIA yang
sadar datang
ke Jl.Lautze dimana gerakan2 peristiwa Mei itu
dipersiapkan (atasan sdr, Zacky).
Dalam kaitan ini semua diperkirakan diperkirakan adanya keterlibatan dari
PPP.
Jakarta, Jum'at 14 Mei 1999
______________________________________________________________________
To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Pilih MASA DEPAN BARU di Pemilu 1999!