ADA BERITA RUMOR SEPERTI INI, SEMOGA HANYALAH PROVOKASI AGAR MEMBANGKITKAN KETAKUTAN SAJA , SUDAH ADA DUA MACAM RUMOR YANG LAIN " THE MASACRE PLAN ", YANG ISINYA SAMA-SAMA MEMUSUHI TIONGHOA DI BEBERAPA WILAYAH DI JAKARTA. From: Andi Lie Sent: Monday, May 24, 1999 4:10 PM To: Sugito; '[EMAIL PROTECTED]'; '[EMAIL PROTECTED]' Subject: Tolong forward mail ini !!!!! sebanyak2nya LAPORAN HASIL TEMU WICARA dengan Sdr. Ustad Lukman Mas Said (NU) Berdasarkan hasil investigasi sdr Lukman menginformasikan tentang situasi saat ini, pra- Pemilu sampai panca Pemilu adalah teramat mengkhawatirkan terutama terhadap golongan golongan keturunan Cina, bahwa ada sekelompok orang yaitu golongan Islam Fudamental yang teramat menginginkan hilangnya golongan keturunan Cina dari Bumi Indonesia. Laporan itu antara lain : * Didaerah Kampung Bandan, Jakarta Utara dan Rawa Buaya, Jakarta Barat telah lama diadakannya pelatihan cara2 membongkar pintu serta cara2 membunuh orang (Musollah AlFalak) * Mereka membentuk regu2 terdiri dari : Regu penghancuran/penyerangan rumah-rumah 1-5 orang/regu Regu penyerangan/penjarahan toko-toko 10-15 orang/regu * Target tiap2 regu dapat membunuh 2 laki2 Cina * Didaerah Bongkaran Tanah Abang, selalu diadakan briefing menanamkan kebencian terhadap etnis Cina Para peserta diberi imbalan Rp. 5.000,-/hari dan Rp. 200.000,- untuk para pembunuh (saluran utama adalah pembunuh (sasaran utama adalah pemilik toko/Boss) * Di Jl.Mangga Besar IX (Gg. Losufan), ada musolah kecil yang mengadakan indoktrinasi kebencian terhadap golongan terhadap golongan Cina (tiap hari) * Cililitan, ada pembinaan terhadap anak2 sekolah dan mahasiswa2 untuk membenci dan menghancurkan golongan Cina (IKIP & IAIN) * Bekasi, di Perum Pekayon dimana diadakan pendidikan Ustad2 muda untuk meyebarkan doktrin2 anti Cina. * Kebayoran Lama dan Petogogar, hal serupa juga dilakukan oleh seorang Padang ex Masyumi * Mesjid di Jl.Kebahagiaan (Kerukut) * Terdapat 8000-9000 pengajian2 yang isinya adalah pengindoktrinasian Anti Cina * Adanya/dibentuknya Pasukan Wisabihillah/Pasukan Jihad Pusat di Jl. Warakas Tanjung Priok, dalam hal ini KISDI (Faisal Biki) sebagai pelaksana sana diatas kertas. * Dead Line / hari H -/+ 3 hari dari Pemilu perkiraan antara tgl 4-10 Juni 1999. * Prioritas hari pertama : Mangga Dua, Pademangan dan Gunung Sahari, arah pegerakan dari Tanjung Priok, sasaran lainnya, Pertokoan2, Rumah Mewah/Besar * Adanya kesopakan tidak tertulis dengan ABRI pada waktu terjadinya/hari H, ABRI akan diam dan bersikap tidak bertindak. * Semua ini dalam rangka program gerakan Makar dan pembasmian etnis Cina sekaligus menunjukkan adanya Gerakan Islam Fundamental (Gerakan Sekrining). Lain-Lain : Seorang penghubung sdr Lukman, dalam ini adalah dari Etnis Tionghoa yang juga menguatkan kesaksian, bahwa pada peristiwa Mei tahun lalu, sdr Lukman pun sudah menginformasikan hal2 seperti ini, jauh2 hari sebelum terjadi. Sdr. Lukman menginformasikan pula bahwa dikalangan ABRI pun banyak tokoh dan perwira yang anti Cina, antara lain salah satu perwira tinggi AURI, juga di AKABRI hal2 seperti inipun ada. Seperti kejadian tahun lalu sebenarnya ada orang nomor satu di BIA yang sadar datang ke Jl.Lautze dimana gerakan2 peristiwa Mei itu dipersiapkan (atasan sdr, Zacky). Dalam kaitan ini semua diperkirakan diperkirakan adanya keterlibatan dari PPP. Jakarta, Jum'at 14 Mei 1999 ______________________________________________________________________ To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED] To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] Pilih MASA DEPAN BARU di Pemilu 1999!
