Saya rindu pemimpin yang sangat kuat Keislamannya, agar ia dapat memimpin
negara dengan lurus dan damai sesuai ajaran Islam. Dan saya tidak ada
persoalan bila pemipin yang lahir adalah non-jawa. Saya juga oke-oke saja
bila pemimpin memiliki pendidikan tinggi. Saya tidak ada persoalan gender
ketika memilih pemimpin. DAN saya tidak ada persoalan jika pemimpin kita
nantinya pernah menjabat di Orde Baru. Tapi, itu semua tidak membuat saya
memilih Habibie!
Yang penting, pemimpin itu harus jujur dan dipercaya rakyat (legitimated),
tidak suka dan tidak pernah korupsi. Dan Habibie tidak memenuhi kedua syarat
sederhana ini.
Martin Manurung <http://www.cabi.net.id/users/martin>
____________________________________________
Dukunglah Kampanye AGAMA untuk PERDAMAIAN!
Forum Mahasiswa untuk Kerukunan Umat Beragama (FORMA-KUB)
Kunjungi http://come.to/forma-kub E-mail: [EMAIL PROTECTED]
-----Original Message-----
From: iwans <[EMAIL PROTECTED]>
To: [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>;
[EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>
Date: 29 Mei 1999 10:54
Subject: [Kuli Tinta] Habibie dan Jajak Pendapat
>From : Nasrullah Idris ([EMAIL PROTECTED])
Seperti kita ketahui, sebagian segmen masyarakat Indonesia tidak
menghendaki Habibie terpilih lagi menjadi presiden. Kalau dilihat dari
latar belakang pokoknya adalah sama. Tetapi dilihat dari "sub latar
belakang"nya apakah sama juga ? Maksudnya, apakah ada dari yang tidak
menyukai itu juga karena :
* Habibie masih dianggap termasuk Orde Baru ?
atau
* Habibie dianggap sangat kuat terhadap Islam?
atau
* Habibie dianggap bukan orang Jawa?
Berapa kira-kira perbandingan untuk masing-masing ketiga alasan
yang disebutkan di atas itu. Dan anda sendiri bagaimana ? Kita coba
adakan jajak pendapat kecil-kecilan.
Ada yang memulai ?
Salam,
Nasrullah Idris
______________________________________________________________________
To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
TUNTASKAN REFORMASI: Pilih MASA DEPAN BARU di Pemilu 1999!