EKSKLUSIF
dari Mandiri Online, 30 Mei 1999
 
Syamsu Djalal: Ghalib itu tukang cari selamat, korbankan orang lain
JAKARTA, Mandiri - Pencopotan JAM Pidsus (Jaksa Agung Muda Bidang Pidana
Khusus) Anton Sujata dari posisinya pada pekan ketiga Mei menimbulkan
pertanyaan perihal alasan pencopotan, mengingat jaksa yang sudah mengabdi
25 tahun itu justru membuat sejumlah prestasi sebelum akhirnya digeser dan
ditawari posisi Staf Ahli yang lebih rendah kelas eselonnya. Untuk itu
redaksi Mandiri Online mewawancarai mantan JAM Intel (Jaksa Agung Muda
Bidang Intelijen) Kejagung yang juga mantan Komandan Pusat Polisi Militer
ABRI Mayjen TNI Syamsu Djalal. Ia pernah mencicipi posisi itu hanya selama
lima bulan saja dan bukan merupakan jaksa karir sehingga dinilai pantas
memberikan penilaian secara lebih obyektif. Syamsu juga dikenal dekat
dengan Anton Sujata, bahkan mendampinginya saat melakukan talk show di SCTV
pada hari upacara serah terima jabatannya dilakukan. 


Daniel H.T.



______________________________________________________________________
To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]

TUNTASKAN REFORMASI: Pilih MASA DEPAN BARU di Pemilu 1999!




Kirim email ke