In a message dated 6/4/99 10:11:09 AM !!!First Boot!!!, 
[EMAIL PROTECTED] writes:

<< 
 Cuma mau FW aja.
 
 Kali ini cuma mau FW aja, sebuah posting di milis apakabar.
 
 Salam,
 
 GIGIH
 
 ----------
 
 From: "soeharto tolol" <[EMAIL PROTECTED]>
 To: [EMAIL PROTECTED]
 Subject: rahasia Ghalib di Swiss
 Date: Thu, 03 Jun 1999 10:43:38 PDT
 
 Saudara-saudaraku di Indonesia,
 
 Secara kebetulan saya menemukan rahasia keberangkatan Jaksa Agung Andi
 Ghalib and Menkeh Mulyadi di Swiss.
 
 Sebenarnya mereka tidak benar-benar melacak harta Soeharto di Swiss,
 tapi
 Masya Allah, tujuan mereka malah sangat bertolak belakang dari apa yang
 mereka ungkapkan.
 
 Sebenarnya mereka ke Swiss ini malah untuk membantu Soeharto Co, untuk
 menghilangkan bukti-bukti tentang ada nya harta Soeharto di Swiss yang
 telah
 terlacak oleh majalah Time.
 
 Sungguh suatu pengkhianatan yang sangat besar bagi masyarakat Indonesia
 kita.
 
 Mereka membawa surat kuasa yang sebenarnya bukan lah untuk mengambil
 dan
 memeriksa harta Soeharto di Swiss, tetapi malah di kuasakan untuk
 memindahkan uang tersebut ke tempat yang aman dan meminta bantuan
 beberapa
 aparat di sana untuk membantu menghilangkan bukti-bukti yang ada.
 
 Beberapa pejabat dinyatakan mau membantu, karena memang toh sampai
 sekarang
 status daripada Soeharto bukanlah sebagai seorang tersangka.
 
 Malah Menkeh dan Kejagung melindungi Soeharto dan menyatakan Soeharto
 bersih, agar beberapa konco nya di Swiss bisa membantu.
 
 Lucu nya lagi wartawan kita tidak pernah bisa ikut dalam pertemuan
 rahasia
 mereka dengan pejabat di Swiss.
 Jadi apa yang diberikan oleh Surat Khabar dan Televisi tersebut
 merupakan
 informasi karangan Kejagung dan Menkeh yang disampaikan kepada
 wartawan. 
 Padahal berita itu sama sekali bohong dan rekayasa.
 
 Setelah Soeharto mendapatkan informasi dari kedua anak anjing nya itu,
 maka
 dia berani untuk mulai menggugat pihak majalah TIME.
 Karena dia mendapat angin baik, bahwa ada harapan untuk menghilangkan
 bukti-bukti keberadaan uang nya di Swiss.
 
 Sungguh kasihan rakyat Indonesia saudara ku, selama ini hanya termakan
 permainan politik yang serba penuh kebohongan.
 
 ----- End of forwarded message from soeharto tolol -----
  >>
#####
Salam,
Terlepas dari masalah isinya yang "sesuai dengan intuisi hati nurani rakyat", 
apakah posting ini tidak melanggar ketentuan Admin? Membawa isu dari luar, 
dan kebenarannya tak bisa dipertanggung-jawabkan?

Apakah posting ini tidak termasuk yang bakal "dicekal" Admin Kuli Tinta? 
Posting soal penyebaran maupun pencopotan spanduk berbau SARA juga, apakah 
tidak melanggar ketentuan Admin milis ini?

Apa sajakah posting yang berbahaya itu? Usul saya, siapa pun penyebarnya-- 
apakah Islam, Kristen, Ateis atau berlatar belakang etnis Sunda, Batak, Jawa, 
Cina,  de-el-el atau juga dari partai PK, PDI-P, PDR, PAN, PKB, Golkar 
de-el-el-- kita jangan pilih kasih. Mari berpihak pada kebenaran. Berbuat 
adil seadil-adilnya.

Siapa salah dipentung. Atau dibiarkan saja. Tergantung Pak Admin deh.

salam,
ramadhan pohan
(penyimak pinggiran)

______________________________________________________________________
To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]

TUNTASKAN REFORMASI: Pilih MASA DEPAN BARU di Pemilu 1999!




Kirim email ke