Tempo hari, sewaktu Kerusuhan Mei 98 yang menjadikan WNI Keturunan Cina sebagai sasaran utamanya. Pada sebuah acara di sebuah tv swasta, dibahas masalah kerusuhan dan perkosaan etnis Cina di bulan Mei tersebut. Pada waktu itu juga ditayangkan rekaman kesaksian Pak Chaerul (etnis Cina) yang istri dan kedua anak perempuannya mati terbakar hidup2 di rumah mereka. Pak Chaerul yang diawal kesaksiannya kelihatan menahan rasa periih di hatinya, tetapi akhirnya pertahanannya itu jebol, dan terisak-isak sampai tak mampu meneruskan kesaksiannya, bukannya menimbulkan rasa haru dan simpatik dari sebagian peserta acara itu, tetapi sebaliknya. Tak kecuali dengan Mi'ing yang ditampilkan juga dalam cara itu (tentu saja bukan dalam kapasitasnya sebagai pelawak). tetapi dalam suasana seperti itu dia masih sempat melontarkan leluconnya yang tidak lucu. Mi'ing berkata: "Wah, untung saya tidak ikut diperkosa!" Seolah-olah menganggap tragedi Mei itu sebagai suatu lelucon. At 08:30 06/06/99 -0700, you wrote: >Date: Sat, 05 Jun 1999 13:24:35 GMT >From: Berjuang Terus <[EMAIL PROTECTED]> >Pesan sponsor > > > >Assalamu'alaikum Wr.Wb. > >Melihat lawak Bagito group pada acara Indo-siar Gebyar Tahapan BCA >memang lucu, cuma sayang Mi'ing yang biasanya cukup netral kali ini kok >malahan terima pesan sponsor? Sangat disayangkan sekarang ini orang pada >takut menyuarakan kebenaran, lebih baik terima sponsor untuk >mempengaruhi orang lain lewat segala cara,daripada menyuarakan hati >nurani. > >Saya adalah satu pengagum acara tsb dengan terimanya pesan sponsor oleh >sdr Mi'ing, sekarang saya agak kurang simpatik terhadap group lawak >tsb,lebih baik netral saja daripada menyinggung persoalan yang sekarang >lagi ngetrend dan dibuat-buat untuk menganiaya PDI-P, dengan selalu >menyinggung agama dengan tujuan menggembosi PDI-P, padahal Asaz PDI-P >memang Pancasila, yang berarti mementingkan nasionalisme, sehingga di >dalamnya campur aduk dengan berbagai agama,ras suku dan etnik, kenapa >mesti dipersoalkan? Meskipun taruhlah caleg dari PDI-P itu seumpamanya >banyak yang muslimpun masih akan dipermasalahkan, jadi percuma segala >omongan pemerintah dengan slogannya tidak memperbolehkan Pertentangan >Ras, suku dan agama,semua itu hanya menjadi slogan semata-mata, tapi >dalam praktinya masih berlaku sistim yang membedakan RAS. > >Bagi mereka yang penting bagaimana supaya PDI-P yang mendapat dukungan >rakyat banyak ini bisa gembos, kalau mungkin kalah telak sehingga mbak >Mega nggak bisa jadi presiden, seperti jaman Suharto dulu direkayasa, >antar Banteng diadu,dan di bunuh, ingat peristiwa 27 Juli, jadi sekarang >semua tergantung kepada para simpatisan PDI-P, apakah PDI-P memang sudah >tidak dikehendaki lagi dengan menuruti anjuran para antek pemerintah >sekarang, atau masih tetap pada pendirian semula untuk membuat >pemerintahan yang baru. > >Ingat saja pepatah 'Biarlah anjing menggonggong kafilah tetap >berlalu'semoga ridho dan rahmat Tuhan Yang maha Esa selalu menyertai >kita. Rakyat sudah bosan dengan berbagai slogan yang dalam praktiknya >omong kosong semua, rakyat menginginkan suatu perubahan dalam >pemerintahan baru yang amanah dan selalu menyuarakan hati nurani rakyat. > >Wassalammu'alaikum Wr.Wb. > > > >------------------------------------------------------------------------ >What's everyone looking at? Check out the Top40 most requested stocks! >Plus quotes, charts, news, portfolios, mutual funds, and discussion. >All free, fast, and easy. Visit: http://clickhere.egroups.com/click/237 > > >eGroups.com home: http://www.egroups.com/group/freemail >http://www.egroups.com - Simplifying group communications > > > > > Daniel H.T. ______________________________________________________________________ To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED] To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] PEMILU 7 Juni 1999: Pilih MASA DEPAN BARU bagi Indonesia!
