Ini ada laporan masuk soal Ghalib dan istrinya beli emas 7 kilo. Emang bisa 
dibeli dari gajinya sebagai jaksa? Atau hasil rengekan istri dan anaknya 
sebagaimana kunjungannya ke Swiss pekan lalu? "Pak ayo, pak. Mumpung masih 
menjabat. Nanti kabinet depan bapak kan sudah bukan jaksa lagi, pak." Di 
bawahnya juga ada daftar rekening Ghalib dan istrinya beserta nilai 
deposito. Kalau ada anggota milis yang hendak menyumbang, tolong kasih 
catatan "untuk gulat".

MGH
****************
To keep the latest headlines,
please reload http://www.mandiri.com every hour.
===========
JAKARTA, Mandiri
Jaksa Agung pasangan suami-isteri Andi M Ghalib dan isterinya Andi Murniati 
ternyata memiliki deposito senilai Rp13 miliar dengan nilai saldo hingga 1 
Juni 1999 mencapai Rp9 miliar. Dari catatan transfer rekening pasangan 
tersebut, terungkap pula pembelian 7 kg emas dari sebuah toko emas di 
Cikini, Jakarta Pusat.
Koordinator Indonesian Corruption Watch (ICW) Teten Masduki kepada wartawan 
di Jakarta, Selasa siang, menyatakan, dengan sejumlah rekening yang 
dimilikinya, bila dibanding dengan ukuran gaji yang diperoleh sebagai Jaksa 
Agung, Ghalib sangat kuat diduga melakukan tindak pidana korupsi.
"Saya minta Presiden BJ Habibie memberhentikan Jagung secara tidak hormat. 
Yang dilakukan Ghalib merupakan tidakan menjijikkan," kata Teten.
Dikatakan pula bahwa dalam hal itu, Ghalib diduga telah melanggar sumpah 
jabatan Jaksa sesuai pasal 10 dan 13 ayat 1 UU Nomor 5 tahun 1991 tentang 
Kejaksaan dan dugaan tindak pidana korupsi Pasal 1e junc.to pasal 418 KUHP. 
Di samping itu juga dugaan kuat tindak pidana pasal 3 UU Nomor 11 tahun 1980 
tentang suap.
Menurut Teten dari data-data yang dimiliki ICW, dengan memiliki rekening 
sebesar Rp13 miliar yang saldonya per 1 Juni mencapai Rp9 miliar, diperoleh 
Ghalib kurang dari setahun, atau pada periode September 1998 hingga Mei 
1998.
"Kekayaan itu sangat tidak wajar bila dihitung dari gajinya sebagai Jagung, 
jabatan yang baru didudukinya pada 17 Juni 1998," kata Teten lagi.
Dalam penyidikannya, dengan menelusuri kegiatan transfer melalui rekening 
Ghalib maupun isterinya, ICW memperoleh data bahwa telah terjadi satu kali 
transaksi yang pembayarannya melalui transfer bank. Transaksi tersebut yaitu 
pada tanggal 1 April 1999 ada sejumlah uang yang ditransfer dari rekening 
nomor 502-10-52221-1 (atas nama A M Ghalib) ke rekening nomor 502-30-90996-0 
untuk kemudian ditransfer lagi ke rekening nomor 372-19-00021-5.
Setelah diselidiki lebih jauh, nomor rekening yang terakhir itu adalah milik 
sebuah toko emas di pasar Cikini, Jakarta Pusat dan transfer itu ditujukan 
sebagai pembayaran atas pembelian tujuh kilogram emas senilai Rp495 juta.
Lebih jauh Teten menyatakan pihaknya siap menghadapi apapun ancaman Ghalib 
dan dalam waktu dekat akan berusaha untuk ke Bina Graha menemui presiden 
guna membawa masalah tersebut.
Dia juga menyesalkan ketidaktanggapan pihak Puspom ABRI atas pengaduan ICW. 
"Pihak Polri malah lebih tanggap dan mereka akan segera menyelidikinya," 
uajrnya lagi.
Dalam kesempatan tersebut Teten membeberkan pula 12 nomor rekening milik 
Ghalib dan isterinya. Dan diingatkan pula bahwa ICW menerima laporan baru 
yang mengatakan Ghalib memiliki sejumlah rekening lagi di bank lain.
Berikut daftar rekening bank pasangan suami-isteri itu.
- Rekening no 502.201055.74 berupa deposito senilai Rp900 juta, tanggal 
pembukaan 2 September 1998, sukubunga 38,5 %, jumlah bunga/bulan/jatuh 
tempo, Rp22.593.698 tertanggal 2 Maret 1999.
- Rekening no 502.201.056.98 senilai Rp2,5 miliar tanggal pembukaan 3/9/98, 
sukubunga sama, jumlah bunga/bulan Rp62.760.274 pada 3 Maret 1999.
- Rekening no 502.201.123.09 senilai Rp750 juta tanggal pembukaan 3/11/98 
sukubunga sama, dan jumlah bunga Rp18.828.081 per tanggal 3 Maret 1999
- Rekening no 502.201.030.08 senilai Rp450 juta tanggal pembukaan 5/8/98, 
sukubunga sama senilai Rp11.296.848 per tanggal 5 Maret 1999
- Rekening no 502.201.029.07 senilai Rp191.250.000 tanggal 4/8/98, tingkat 
bunga sama senilai Rp4.801.160 dan jatuh tempo tanggal 4 Maret 1999
- Rekening no 502.201.085.06 senilai Rp200 juta, tanggal pembukaan 24/9/98, 
sukubunga sama senilai Rp5.309.589 dan jatuh tempo tanggal 24/2/99
- Rekening no 502.201.085.14 senilai Rp200 juta, tanggal pembukaan 24/9/98, 
tingkat bunga, nilai dan tanggal jatuh tempo sama dengan rekening sebelumnya
- Rekening no 502.201.100.55 nilai deposito mencapai Rp150 juta, tanggal 
pembukaan 7/10/98, tingkat bunga sama Rp3.716.712 jatuh tempo 8 Maret 1999
- Rekening no 502.201.130.97 senilai Rp100 juta, tanggal pembukaan 12/11/98, 
suku bunga sama senilai Rp2.743.287, tanggal jatuh tempo 12 Februari 1998
- Rekening no 502.200.631.89 dalam bentuk dolar AS senilai 50.000 dolar 
tanggal pembukaan 24 September 1998 dengan suku bunga 12,00% atau nilai 
akhir deposito senilai 52.543 dolar AS, jatuh tempo pada 24 Februari 1999
Seluruh bunga dari ke-10 rekening tersebut dimasukkan dalam satu rekening 
khusus, juga atas nama Andi M Ghalib bernomor 502.105.2221-1.
Sedangkan dua rekening lagi atas nama isterinya, Andi Murniati, adalah:
- Rekening no 502.201.029.91 dengan nilai Rp382,5 juta, tanggal pembukaan 
5/8/98, sukubunga 38,5 dan nilai bunga Rp9.602.322 dan jatuh tempo pada 5 
Maret 1999.
- Rekening no.502.201.130.54 senilai Rp890 juta tanggal pembukaan 11/11/98, 
tingkat bunga sama Rp24.415.260 dan tanggal jatuh tempo 11/2/99.
Tercatat pula untuk bunga deposito rekening nomor 502.201.029.91 atas nama 
Andi Murniati tersebut dimasukkan ke rekening AM Ghalib no.502-10-5222-1 
sedangkan dari bunga deposito rekening nomor 502.201.130.54, juga atas nama 
Andi Murniati dimasukkan ke rekening khusus 502-10-536-8, juga atas nama 
isteri Jaksa Agung mantan wagub Sulsel tersebut.



______________________________________________________
Get Your Private, Free Email at http://www.hotmail.com

______________________________________________________________________
To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!






Kirim email ke