Sinis amat bung. Kalau soal digencet Sri Bintang cs lebih parah. Kalau soal iklan, Golkar dan PDR lebih menggebu. Kalau nganggap rakyat nggak tahu platform dan program, itu menggeneralisir, ciri khas Orba. Kalau soal anak Bapak Bangsa, Probo malah adik Soeharto. Nyatanya mereka semua cuma segitu perolehan suaranya. Nggak itu nggak bener. Jangan sirik dong sama kemenangan PDIP, katanya demokrasi. Kurang puas apa main ayat dan duit segala. Tolong introspeksi diri, mungkin beberapa parts dalam jiwa Anda perlu diservice. PS : Sorry ya, "subject" nya gue benerin, supaya jadi bahasa Inggris seperti mau Anda. >From: abu <[EMAIL PROTECTED]> >Reply-To: [EMAIL PROTECTED] >To: Kuli Tinta List <[EMAIL PROTECTED]> >Subject: [Kuli Tinta] "Riset" Why PDI-P to be winner >Date: Tue, 08 Jun 1999 08:56:54 +0700 > >Saya ingin memprediksi tentang kenapa PDI-P sementara unggul di medan >Pemilu 1999 koreksi bila saya salah : >1. PDI-P selama orde baru selalu "digencet" sehingga masyarakat >cenderung memilih PDI-P karena simpatik >2. Iklan PDI-P banyak yang memberikan "perintah" untuk mencoblos nomor >11 >3. Masyarakat masih belum memandang program-program serta platform >partai tetapi lebih kepada banyaknya peserta > kampanye di jalanan yang didominasi oleh PDI-P (Pokoke gimana >ramenya) >4. Figur Megawati sebagai anak bapak bangsa >lain-lain ada yang nambahkan ? > > >______________________________________________________________________ >To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED] >To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] > >PEMILU 7 Juni 1999: Pilih MASA DEPAN BARU bagi Indonesia! > > > > > > ______________________________________________________ Get Your Private, Free Email at http://www.hotmail.com ______________________________________________________________________ To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED] To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
