komkom, anda salah! Megawati tidak pernah mengatakan tidak akan mengadili Soeharto. Dia katakang Jangan menghujat Soeharto. Dan itu adalah perkataan bijaksana dari seorang negarawan. Kita memang tidak perlu menghujat, lakukan saja tindakan hukum. Daripada serang sana serang sini, giliran diperhadapkan pada orangnya lalu bermanis-manis? Itukan namanya sandiwara politik.. Lalu, Megawati dan PDI Perjuangan tidak pernah menentang otonomi! Yang ditentangnya adalah federalisme. Sedangkan otonomi daerah, malah dipromosikan oleh Kwik sejak ia masih di DPR. Martin Manurung <http://www.cabi.net.id/users/martin> ____________________________________________ Dukunglah Kampanye AGAMA untuk PERDAMAIAN! Forum Mahasiswa untuk Kerukunan Umat Beragama (FORMA-KUB) Kunjungi http://come.to/forma-kub E-mail: [EMAIL PROTECTED] -----Original Message----- From: Raja Komkom S. <[EMAIL PROTECTED]> To: [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]> Date: 10 Juni 1999 18:53 Subject: Nasib Reformasi .....??? Kenapa Saya dan mungkin anda berani menyimpulkan bahwa PDIP/Megawati itu adalah Non-reformis, tidak lain dan tidak bukan karena statement-statement dari Mega sendiri yang menyatakan : 1. Tidak Akan mengadili Suharto 2. Tidak Akan mempermasalahkan dwi-fungsi ABRI/TNI 3. Menentang ide Negara Federal/otonomi 4. Tidak Akan mengamandemen UUD 1945 5. Tim-tim merupakan bagian dari Indonesia. Dan, point-point ini jelas merupakan tema-tema sentral dari Orde Baru, dan mungkin juga(semoga tidak) akan menjadi tema sentral pada orde yang lebih baru (Pemerintahan Hasil Pemilu). ______________________________________________________________________ To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED] To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
