Apa benar ini masalah active listening, atau sekedar hilang akal lalu akal
akalan. Dari DPR, FPP juga bilang pidato Mega hanya retorika, tanpa bukti.
Muladi bilang : ancam ancaman. Amien Rais bilang : nggege mongso
(premature). Dewi Fortuna bilang: belum tentu. Mat Pithi : emploken!!!
I don�t think this is a matter of active listening. We all know one
important requirement of active listening is �empty your glass� first, while
this guy still maintain his glass fully contaminated with personal and
hidden interest, Boss. It�s always the case of ridiculous loosers, ha ha
haaa.
Yap
(the clue is how to transform it properly, right? )
>From: GIGIH NUSANTARA <[EMAIL PROTECTED]>
>Reply-To: [EMAIL PROTECTED]
>To: [EMAIL PROTECTED]
>CC: [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED],
>[EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED]
>Subject: Re: [Kuli Tinta] active listening
>Date: Thu, 29 Jul 1999 18:14:22 -0700 (PDT)
>
>Zarkasih hanya ingin mendengar, bahwa 'Mega tidak mengamendir UUD 45,
>tetapi lewat Tap MPR'. Keinginan itu sudah lama diidapnya. Dan itulah
>yang bergemuruh di sekitar telinganya. Dan pengidapan itu sudah terlalu
>lamanya, sehingga sudah berpengaruh kuat, bahwa apa yang ingin
>didengarnya itu baginya sudah sebuah kepastian. Saat kepastian itu
>sudah tertanam di hatinya, maka buntulah semua mata, telinga, dan
>hatinya. Manakala ternyata Mega tidak seperti yang dikehendakinya tadi,
>maka dengan lucu ia pun mati-matian menolak apa yang seharusnya ia
>dengarkan. Juga ketika penyiar SCTV mencoba memebtulkan apa yang sudah
>diucapkan Mega, dan tidak seperti yang ada dalam otak Zarkasi, maka
>Zarkasi tetap ngotot, bahwa penyiarlah yang salah. Saat itulah saya
>matikan teve.
>
>--- �� <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> > Mega baru saja berbicara. Hampir semua isu telah
> > dijawab.
> > Tentu saja banyak komentar terhadap pidato politik
> > tersebut, baik yang
> > kritis maupun yang asal mengkritik.
> >
> > Salah satu komenar yang menurut saya bisa menjadi
> > contoh bagaimana rakyat
> > dbuat menjadi bingung adalah komentar Zarkasi di
> > SCTV. Ia mengatakan bahwa
> > dalam pidato itu Mega tidak mau mengamandemen UUD 45
> > namu hanya akan
> > mengkoreksinya melalui Tap MPR.
> >
> > Pernyataan Zarkasi yang disiarkan oleh SCTV tersebut
> > justru semakin membuat
> > masyarakat menadi tahu bagaimana kualitas a c t i v
> > e l i s t e n i n g
> > Zarkasi didalam mendengar orang berbicara. Pesan
> > yang disampaikan Mega tidak
> > seperti itu. Mega bertanya apakah ada kemungkian
> > koreksi itu dilakuakan
> > melalui Tap MPR ataukah mealui amandemen.
> >
> > Hambatan komunkasi ang disebabkan oleh kualitas a c
> > t i v e l i s t e n i
> > n g yang tidak baik itu bila dilakukan oleh
> > seorang pemimpin masa sangat
> > berbahaya. Itulah yang sebenarnya dikuatirkan oleh
> > Mega. Sayangnya, a c t
> > i v e l i s t e n i n g itu disamping menunjukan
> > perilaku juga
> > menunjukkan tingkat kecerdasan.
> >
> > Akhirnya, seperti harapan Mega dengan sikap diamnya,
> > biarkan saja mereka
> > berbicara agar kelihatan aslinya sehinggra rakyat
> > menjadi tahu. Sikap itu
> > tampaknya membuahkan hasil. Kita akan semakin
> > mengetahui seperti apa
> > sebenarnya kualitas dan integritas para pemimpin
> > itu.
> >
> >
> >
> >
>______________________________________________________________________
> > If you want to subscribe or unsubscribe, send an
> > empty email;
> > To subscribe: [EMAIL PROTECTED]
> > To unsubscribe:
> > [EMAIL PROTECTED]
> >
> > Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
>
>_____________________________________________________________
>Do You Yahoo!?
>Free instant messaging and more at http://messenger.yahoo.com
>
>
>______________________________________________________________________
>If you want to subscribe or unsubscribe, send an empty email;
>To subscribe: [EMAIL PROTECTED]
>To unsubscribe: [EMAIL PROTECTED]
>
>Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
>
>
>
>
>
>
>
>
______________________________________________________
Get Your Private, Free Email at http://www.hotmail.com
______________________________________________________________________
If you want to subscribe or unsubscribe, send an empty email;
To subscribe: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!