Ya, kembali tri man (orang ketiga) ini menulis : mari kita kucilkan !

Ajakan apakah itu ? Sekali lagi, omongan kayak begini tidak pantas
keluar dari mulut orang yang mengaku membela demokrasi. Lebih tepat
keluar dari kelompok preman jalanan,

Kenapa harus dikucilkan, biarkan saja ada ....
Anda tidak puas dengan mereka ? Ya, berikan argumentasi,
Jangan mengucilkan kelompok sekecil apapun,
Karena itu meniru perilaku Orde Baru
Saat mengucilkan kelompok Petisi 50,
Saat mengucilkan kelompok Dewan Dakwah,
Saat mengucilkan semua lawan-lawan politiknya,

Biarkan mereka ada,
Agar kita bisa menikmati dagelan politik mereka,
Dengan maklum dan toleransi yang besar di dalam hati,
Biarkan mereka berteriak,
Tanpa harus dendam dan membuat kita kalap dengan menghunus parang,
Karena perbedaan pendapat, itulah esensi demokrasi

S a m


tri man wrote:
> 
> Kadang-kadang ada keinginan aneh yang muncul dalam diri saya, yaitu
> keinginan untuk 'merasakan neg/mual'. Rasanya keinginan aneh ini semakin
> gampang saya penuhi, dengan nonton model-model OC Kaligis, Sitompul
> Bersaudara, Felix, Agus Miftah, Sri Bintang, yang belakangan ditambah dengan
> Anton Lesiangi.
> 
> Mereka-mereka itu sangat bermanfaat buatku, dalam rangka memberikan
> pendidikan 'budi pekerti' yang dulu pernah jadi mata-pelajaran kepada
> anak-anakku. Mungkin aku salah, yaitu dengan mencoba menanamkan 'kebencian'
> kepada orang-orang tadi, sebagai cara saya mengajarkan budi pekerti tadi.
> 
> Lihat saja kalimat-kalimat yang tadinya gampang kita mengerti dan kita
> pahami, menjadi sebuah kalimat yang berpengertian lain, yang dibumbui dengan
> alasan-alasan 'profesional', 'hukum positif', 'demi rakyat' dan sejumlah
> kata-kata beling yang bersayap itu.
> 
> Masihkah kita akan memberikan tempat di masyarakat Indonesia Baru mendatang
> ? Mari kita kucilkan.

______________________________________________________________________
If you want to subscribe or unsubscribe, send an empty email;
To subscribe: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!







Kirim email ke