He he hee, ini komprehensif sekale.....
Boleh dong menyatakan pendapat pribadi atas fakta aktual yang sama:
1. Golkar memang sebaiknya tidak mengganti Capres, karena akan menimbulkan
keguncangan internal yang hebat, yang berakibat parah bagi Pemilu
berikutnya.
2. Amien Rais sejak semula adalah Capres Poros Tengah yang potensial (sesuai
skenario HH), walaupun tadinya malu malu kucing. Tetapi cara me-replace Gus
Dur perlu alasan yang santun, agar tidak bubrah.
Pertimbangan praktisnya, apa point-nya menggaet Gus Dur tanpa suara PKB.
Cuma alasan keluarnya perlu diformulakan lagi, jangan yang itu.
Oh ya, ternyata prediksi Bung Sams meleset. Mathori sama sekali nggak
didukani Gus Dur sepulang dari Amrik. Malah Gus Dur tetap menegaskan
dukungannya kepada Megawati. Dalam hal ini prediksi bung Gigih yang benar.
Jadi ya Poros Tengah reposisi lagi saja. Toh sudah biasa.
3. Sidang Komisi 8 masih berbau sandiwara, karena setiap pertanyaan telak,
dipotong oleh pertanyaan anggota lain yang membuyarkan fokus pertanyaan.
Akan lain halnya kalau pertanyaan hanya diformulakan oleh Thomas Suyatno dan
Ichsanuddin Noor, kemudian ditanyakan oleh Alfian Darmawan dengan gaya
public attorney-nya. (ini cuma berdasar pengamatan selintas dari tayangan
langsung SCTV ngetop). Tapi lumayanlah, sedikit mendongkrak rupiah dan IHSG.
4. Baramuli adalah politisi kampiun, sehingga Faisal Basri perlu lebih
memanajemeni darah mudanya agar tidak terjebak pada statement boomerang
(Pro-Kont TPI).
5. Bambang Subianto, Syahril Sabirin dan Glenn Yusuf adalah orang yang
melewatkan kesempatan meraih simpati publik dengan mengorbankan mentah
mentah reputasinya. Padahal dia punya kesempatan jadi pahlawan, kalau dia
buka apa adanya. Risikonya dia dipecat? Siapa takut? Toh setelah itu dia
berkibar lagi dalam Pemerintahan baru.
Dalam skala keprihatinan yang sama, saya menyesalkan posisi yang diambil
Ismujoko dan Anwar Nasution yang jauh panggang dari api.
6. Tembakan PDIP yang telanjang tentang keterlibatan Saudara Presiden dan
para Pejabat Tinggi Negara dalam kasus BB membawanya kesituasi dog fight.
Kalau Kwik cs nggak all out, akibatnya akan sangat negatip bagi PDIP.
Lanjuttt....
Yap
>From: �� <[EMAIL PROTECTED]>
>Reply-To: [EMAIL PROTECTED]
>To: "Kuli Tinta" <[EMAIL PROTECTED]>
>CC: "Perspektif Mailing List" <[EMAIL PROTECTED]>,
><[EMAIL PROTECTED]>
>Subject: [Kuli Tinta] dead cock
>Date: Thu, 19 Aug 1999 20:10:09 +0700
>
>Dead Cock!
>
>Berita sore ini di Indosiar, ANTTV, RCTI, dan SCTV dipenuhi oleh berita
>sangat menarik.
>
>1. PDIP dengan terang-terangan mencurigai bahwa Sdr kandung Presiden,
> Menteri, Pejabat Tinggi, Pejabat dibawah menteri terlibat dalam kasus
>Bank Bali.
>
>2. DPR meminta Bambang Menkeu mundur sedang Sahril mengakui bahwa ada
> pejabat yang terlibat. Hal ini membuat sidang dilanjutkan setelah
>makan
> malam. Bila pemerintah masih berbelit-belit maka DPR akan mengajukan
> mosi tidak percaya kepada pemerinah.
>
>3. Baramuli menyanyi di Liputan 6 :
> a. Dia memiliki beberapa milyar rupiah dan membaginya ke daerah
> Irama Nusantara
> b. Dia bercerita mengenai hubungannya dengan Novi padahal dalam
> wawancara sebelumnya menyangkal.
> c. Dia menentang Marzuki dan Akbar yang tidak setuju dengan
> pencalonan Habibie.
> d. Dia heran mengapa tidak ada orang yang berterima kasih
> kepadanya.
> e. Dia menyanggah telah menggunakan uang EGP untuk keperluan
> tim sukses.
> Arief Suditomo sampai cengar cengir menahan geli. mungkin dalam hati
>dia
> ngomong "sakit orang ini.
>
>4. Eep mengaakan bahwa Poros Tengah hendaknya mencari alternatif presiden
> baru karena telah ditinggal PKB.
>
>5. Bambang Yudoyono (apakah ini anak SMA di Surabaya di sekitar tahun 69
>an
> ya?) mengatakan hendaknya partai pemenang pemilu diberi kesempatan
> untuk memimpin pemerintahan.
>
>6. Prajoto tidak lelahnya bersafari untuk mengobarkan semangat pembongkaarn
> kasus BB. Kali ini di PP.
>
>7. Zarkasih mengatakan bahwa pemerintah ini akan semakin terpuruk dengan
> berlarut-larutnya kasus BB.
>
>8. Marwah Daud juga tidak setuju dengan Marzuki dan Akbar yang berbicara
> mengenai kemungkinan penggantian calon presiden dari Golkar.
>
>9. Akbar mengatakan bahwa ia telah mengetahui siapa yang melakukan teror
> dan intimidasi ke DPD-DPD.
>
>10. Yusril menatakan bahwa Poros Tengah semakin solid untuk menetapkan
> calon Presiden.
>
>11. Muladi emosional ketika menanggapi isu menteri yang terlibat kasus BB.
> Ia menatakan: "pecat saja meneri itu!"
>..
>
>Dari mozaik berita tersebut, saya ingin menyimpulkan:
>
>1. Pertentangan di tubuh Golar antara kelompok yang mendukung Habibie dan
> tidak semakin jelas. Pertentangan itu justru akan membongkar borok
>mereka.
> Tentu saja masyarakat yang berakal biasa akan memihak mereka yang
>berkiblat
> kepada kebenaran dan keadilan. Akibatnya dukungan kepada Habibie
>dari Golkar
> tidak bulat.
>
>2. Calon Presiden dari Poros Tengah bukan Gus Dur. Amin Rais adalah
> alternatif yang paling populer namun akan mendapat saingan dari
>Gus
>Dur.
>
>3. TNI akan berpihak kepada upaya untuk menumbuhkan semangat demokrasi
> yang lebih baik dengan mendukung parpol yang memperoleh suara
>terbanyak.
>
>4. Pembongkaran kasus-kasus KKN yang dimulai dari BB ibarat bola salju.
> Pemerintahan HBB dalam posisi kritis hingga SU nanti. Bahkan
>mungkin
> HBB berhenti di tengah jalan.
>
>5. Kemungkinan dead lock semakin kecil sehingga tesis poros tengah harus
> ditinjau ulang agar tujuan mereka bisa terwujud.
>
>
>Terima kasih kepada mereka yang telah memungkinkan saya untuk memperoleh
>mozaik berita tersebut.
>
>��
>(berdebar menunggu kelanjutan sidang komisi 8)
>
>
>
>______________________________________________________________________
>If you want to subscribe or unsubscribe, send an empty email;
>To subscribe: [EMAIL PROTECTED]
>To unsubscribe: [EMAIL PROTECTED]
>
>Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
>
>
>
>
>
>
>
>
______________________________________________________
Get Your Private, Free Email at http://www.hotmail.com
______________________________________________________________________
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan lakukan sendiri dengan mengirim e-mail
kosong ke;
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!