Enak Betul. Enak betul jadi orang-orang besar, seperti Baramuli, Beddu Amang, dan beberapa pemimpin serta orang besar negeri ini. Ketika mereka bikin perbuatan yang bisa dikategorikan sebagai tindak 'kejahatan', yang bisa diundang untuk disidik, bahkan sampai dihadapkan ke meja hijau, maka selalu saja terganjal oleh keharusan 'ada ijin dari presiden' segala macam itu. Ini jelas beda kalau yang melanggar tadi hanya rakyat biasa. Bahkan ada yang karena ada koneksi dari lawannya, malah diberikan prioritas utama untuk didahulukan, dan prioritas untuk memperoleh putusan yang maksimal. Tetapi ketika para 'bos besar' tadi melakukan kejahatan sama sekali mereka tidak 'menunggu ijin presiden', sama lancarnya dengan orang-orang lain yang bukan bos-besar. Malah hasil kejahatan mereka rata-rata mencengangkan sekali, yang berpotensi untuk membuat gonjang-ganjing perekonomian negara, dan membuat kian bututnya nasib warganegara ini. Meski sudah dapat keringanan dengan 'tidak cepatnya turun ijin presiden' tadi, mereka masih bergaya haha-hihi, yang menunjukkan bagaimana tidak mempannya hukum terhadap dirinya, dan seolah-olah dia sudah benar (seperti Ghalieb yang berencana umrah segala itu). Bahkan berani bertaruh 'sumpah pocong' segala, seperti Baramuli itu. Gilanya lagi, beraninya presiden itu untuk mengulur-ulur waktu, sementara sidang umum MPR makin dekat. Yakin sekali pertanggungjawabannya pasti diterima oleh wakil rakyat. Sementara hampir tiap hari terbuka skandal demi skandal yang semakin membuat runtuh kepercayaan rakyat. Seandainya aku jadi Akbar Tanjung, mungkin aku juga sama kuatirnya dengan beliau, atau Marzuki Darusman, atau Eki Syahruddin, bahwa kali ini 'dagangannya tidak laku'. Gigih __________________________________________________ Do You Yahoo!? Bid and sell for free at http://auctions.yahoo.com ______________________________________________________________________ Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI dengan mengirim e-mail kosong ke alamat; Bergabung: [EMAIL PROTECTED] Keluar: [EMAIL PROTECTED] Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
