Pantesan engga banyak yang merespons tulisan saya
ini, rupanya sudah mendapat bocoran kali ya...??
Atau memang kita sudah apatis duluan ?

Coba simak berita dari Jawa-Pos ini deh :
http://www.jawapos.co.id/26ags/ut25a2.htm


Salam,
bRidWaN


At 06:59 PM 8/21/99 +0700, bRidWaN wrote:
>
>
>Kira-kira Kasus BB ini apa bisa dituntaskan semuanya
>atau engga. Siapa yang berani bilang : PASTI ?
>Engga ada kan ?
>So....?
>
>
>Salam,
>bRidWaN
>
>------------------------------------------------------------------
>
>ICW Pesimis Kasus BB Dituntaskan
>Reporter: Iwan Triono
>
>detikcom, Jakarta- Koordinator ICW (Indonesian Corruption Watch) 
>Teten Masduki, pesimis DPR mampu menyelesaikan secara tuntas 
>Skandal Bank Bali. � Saya kira begini, skenarionya adalah kasus 
>Bank Bali ini akan selesai setelah dana tersebut dikembalikan,� 
>kata Teten di Hotel Sari Pan Pacific, Jakarta, Sabtu (21/8/1999) 
>di sela-sela diskusi tuntutan pertanggung jawaban wakil rakyat.
>
>Teten juga tidak yakin kalau orang-orang yang terlibat dalam 
>kasus itu akan dijatuhi hukuman. �Saya rasa mereka tidak akan 
>diadili sampai tuntas,� Ujar dia dengan nada kecewa. ICW sendiri 
>pada prinsipnya sangat mengecam keras tindakan dari orang-orang 
>yang tidak bertanggung jawab, karena tindakan mereka jelas-jelas 
>merugikan negara. 
>
>� Kalau tindakan seperti itu dibiarkan terus menerus tanpa 
>diambil tindakan hukum, maka modus operandi seperti itu akan 
>terus berlangsung,� tandas dia. � Kalau ketahuan baru dikembali-
>kan, tetapi kalau tidak ya aman-aman saja,� tambah dia lagi 
>sambil tertawa.
>
>Teten juga menghimbau, agar pihak aparat kepolisian memeriksa 
>rekening dari Bank Bali karena pihak kepolisian mempunyai 
>wewenang untuk melakukan hal itu. � Itukan sudah masuk dalam 
>kasus korupsi karena melanggar pasal 49 UU No. 98, jadi mereka 
>berhak melakukannya,� kata dia. � Dalam hal ini pihak Bank Bali 
>dan EGP telah benar-benar membuat rugi negara,� ujar dia lagi.
 

______________________________________________________________________
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!










Kirim email ke