Mas Arief yang baik,
Demikianlah adanya moral mereka. Terimalah dengan lapang dada. Dalam
kamus kita, itu namanya Hit and Run. Bayangkan, sudah berapa orang
mengomentari oknum satu ini : Anda, saya, Pak Hasan, dan yang lainnya
lagi. Tetapi usai memaki dia nyungsep ndak ketahuan rimbanya.
Itulah salah satu segi negatifnya memakai freemail. Mungkin kita ubah
saja nama milis ini menjadi kuli-cangkruk. Pasti pas !
S a m
Arief Rakhmatsyah wrote:
>
> Apakah tidak ada aturan di milis ini sehingga orang brengsek pengecut
> seperti ini bisa lempar batu sembunyi tangan seenaknya?
>
> Riev
>
> BTW, seperti ini ya profil pendukung partai .................
>
> ----- Original Message -----
> From: Hihihiiik Yek <[EMAIL PROTECTED]>
> To: <[EMAIL PROTECTED]>; <[EMAIL PROTECTED]>
> Sent: Thursday, August 26, 1999 10:43 PM
> Subject: [Kuli Tinta] AR : Provokator pengecut
>
> > Jijik banget aku lihat si pendek tengik ini.
> > Udah gagal jilat pantat sana sini, sudah gagal cari perhatian dan belas
> kasihan sama semua orang, sekarang masih juga bela golkar dengan membelokkan
> issue bank bali, dengan lippo-PDIP. Nggak mempan, Min!
> > Kalau dalam seminggu ini nggak berani press conference untuk buka masalah
> itu, berarti AR penipu, pembohong, pecundang!!!
> >
>
> ______________________________________________________________________
> Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
> dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
> Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
> Keluar: [EMAIL PROTECTED]
>
> Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
______________________________________________________________________
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!