Utusan Golongan dan Utusan Daerah yang berjumlah cukup signifikan dalam pemilihan Presiden nanti tampaknya telah dijadikan sebagai salah satu sarana politik kelompok Pro SQ. Campur tangan Departemen Agama melalui surat yang mengintervensi KPU dalam penentuan wakil utusan umat Budha jelas menunjukkan pola lama yang masih hidup dimana pemusatan kekuasaan itu ibarat gurita yang menggunakan belalainya untuk mewujudkan tujuan-tujuannya. Demo-demo yang digelar berkaitan dengan perseteruan antara Walubi dengan yang lain semakin menunjukkkan bahwa selama ini ternyata ada masalah didalam organisasi masyarakat Budha di Indonesia namun dibuat seakan-akan tidak ada masalah melalui belalai Walubi. Bila, video berita yang berkaitan dengan ucapan dan tindakan Hartati Murdaya disunting maka kita akan bisa melihat benang merah yang menunjukkan konsistensi pola pikir dan tindakan Hartati Murdaya yang beraroma Orba, yaitu berciri kekerasan dan pemaksaan kehendak. Hal ini sangat bertentangan dengan Delapan Jalan Kebenaran Dharma Budha. Penganiayaan terhadap mereka yang menentang keputusannya serta pengerahan demo tandingan yang tidak mencerminkan karakter seorang Budhis telah menjadi indikator mengenai siapa Hartati Murdaya. Demo yang menentang Walubi selalu penuh dengan nuansa damai dan ketulusan namun demo pendukung Walubi dan Hartati Murdaya berkarakter beringas. Ucapan salah satu biksu bahwa masalah agama Budha hendaknya diselesaikan oleh umat Budha sendiri tanpa campur tangan pemerintah adalah tuntutan reformasi. Selama pemerintahan Orba, Walubi telah digunakan sebagai salah satu belalai Orba dimana mereka Budhis diluar Walubi telah dipinggirkan peranannya. Kini, dengan semangat reformasi para Biksu dan para umat Budha mulai mempertanyakan apa yang sebaiknya dilakukan oleh bangsa ini. Akankah kita membiarkan kekerasan dan pemaksaan kehendak seperti ini berlanjut? �� ______________________________________________________________________ Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI dengan mengirim e-mail kosong ke alamat; Bergabung: [EMAIL PROTECTED] Keluar: [EMAIL PROTECTED] Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
